BPOM Gerebek Gudang Kosmetik Ilegal, Sita Produk Senilai Rp 860 Juta

Kompas.com - 09/03/2019, 15:41 WIB
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kepulauan Riau (Kepri) di Batam menyita 167 jenis kosmetik ilegal, Sabtu (26/1/2019).KOMPAS.com/ HADI MAULANA Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kepulauan Riau (Kepri) di Batam menyita 167 jenis kosmetik ilegal, Sabtu (26/1/2019).

BATAM, KOMPAS.com - Balai Pengawasan Obat dan Makanan ( BPOM) wilayah Kepulauan Riau bersama Polresta Barelang menggerebek salah satu gudang yang berada di kawasan Pinuin Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau, yang diduga berisi kosmetik ilegal

Dari penggerebekan tersebut, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) BPOM berhasil mengamankan 32 item kosmetik tanpa izin edar dengan total 31.017 pcs.

"Keberhasil ini berkat informasi dari masyarakat yang peduli dengan dampak buruk yang ditimbulkan dari kosmetik ilegal," kata Kepala BPOM Kepri Yosef Dwi Irwan melalui pesan singkatnya, Sabtu (9/3/2019).

Yosef mengatakan dari jumlah itu, nilai ekonominya diperkirakan sekitar Rp 860.282.000.


Baca juga: BPOM Kepri Sita Kosmetik Ilegal Senilai Rp 150 Juta

"Bisa dibayangkan berapa banyak kerugian yang ditimbulkan dari kosmetik ilegal tersebut," jelas Yosef.

Ditanyai ada berapa orang yang sudah diamankan dari penggerebekan ini, Yosef mengaku masih melakukan pendalaman sampai saat ini.

Namun yang jelas dirinya mengatakan pelaku pelanggaran dijerat dengan pasal 197 Undang–Undang Nomor 36 Tahun 2009, Tentang Kesehatan dengan sanksi pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar.

" Kosmetik ilegal ini sangat berisiko terhadap kesehatan karena diedarkan sebelum melalui evaluasi mutu dan keamanan oleh BPOM," ungkapnya.

Bahaya kosmetik ilegal

Lebih jauh Yosef menjelaskan kandungan bahan berbahaya seperti merkuri, hidrokuinon dan asam retinoat yang ada di dalam produk kosmetik ilegal berpotensi menyebabkan berbagai macam penyakit, seperti rusaknya kulit wajah, kanker kulit, gangguan fungsi hati dan ginjal serta penyakit lainnya.

Baca juga: BPOM RI Geledah 4 Pabrik Kosmetik Ilegal Senilai Rp 30 M di Kalideres

Maka dari itu pihaknya selalu menghimbau agar masyarakat Kepri selalu menjadi konsumen yang cerdas, dengan membeli produk kosmetik yang telah terdaftar di BPOM.

"Selalu terapkan Cek KLIK saat membeli produk, yakni Cek Kemasan jangan sampai terima produk dengan kemasan rusak, Cek Label seperti kelengkapan label berupa nama dan alamat produsen atau importir, komposisi, netto, kode produksi, ED serta Cek Izin Edar dan harus terdaftar di BPOM dan cek Kadaluarsa," pungkasnya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

Regional
Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Regional
Sirkulasi 'Eddy' Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Sirkulasi "Eddy" Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Regional
50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

Regional
Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Regional
Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Regional
Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Regional
Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Regional
Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Regional
Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Regional
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Regional
2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Regional
Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X