Gelombang Tinggi dan Air Keruh Hambat Pencarian 2 Pelajar Tenggelam di Pelabuhan Kewapante

Kompas.com - 07/03/2019, 17:59 WIB
Foto : Tim Basarnas Maumere sedang melakukan proses pencarian terhadap dua pelajar yang tenggelam, Kamis (7/3/2019).    Kompas.com/NANSIANUS TARIS Foto : Tim Basarnas Maumere sedang melakukan proses pencarian terhadap dua pelajar yang tenggelam, Kamis (7/3/2019).

MAUMERE, KOMPAS.com - Gelombang tinggi dan air laut keruh menghambat proses pencarian dua pelajar yang tenggelam terseret ombak di pelabuhan Fery Kewapante, Kabupaten Sikka, Flores, NTT.

Kepala Sub Seksi Operasi Basarnas Maumere, Isran Asrani mengatakan, Basarnas sudah melakukan proses pencarian di sekitar lokasi kejadian sejak pukul 11.00. Namun, hasilnya masih nihil.

"Sudah dua perahu karet yang bergerak dan ada dua penyelam. Kendalanya, gelombang saat ini sangat tinggi dan air laut keruh. Jarak pandang tim sangat terbatas untuk melihat dua korban yang hilang," kata Isran kepada Kompas.com di lokasi, Kamis (7/3/2019).

Baca juga: Mandi di Pantai, 2 Pelajar SMA Tenggelam di Pelabuhan Kewapante

Ia mengatakan, upaya pencarian hari ini dilakukan sampai pukul 18.00. Hal itu dikarenakan angin laut saat ini sangat kencang.

"Kita utamakan juga keselamatan tim. Sehingga tidak bisa sampai malam," katanya.

Ia menambahkan tim dari Basarnas Maumere akan terus melakukan pencarian sampai 7 hari ke depan.

"Kita kerja ikut aturan saja. Harapannya dalam 7 hari, dua korban bisa ditemukan," tambah Isran.



Terkini Lainnya

PDI-P Sebut Cucu Bung Karno Borong Suara di Dapil Jatim 1

PDI-P Sebut Cucu Bung Karno Borong Suara di Dapil Jatim 1

Regional
Viral, Penumpang Wanita Alami Pelecehan Seksual Saat Naik Kereta Jakarta-Surabaya

Viral, Penumpang Wanita Alami Pelecehan Seksual Saat Naik Kereta Jakarta-Surabaya

Megapolitan
Rumah Diterjang Banjir Rob, 37 Warga Karawang Mengungsi

Rumah Diterjang Banjir Rob, 37 Warga Karawang Mengungsi

Regional
Migran Balita Ditemukan Menangis Sendirian di Ladang Jagung Texas

Migran Balita Ditemukan Menangis Sendirian di Ladang Jagung Texas

Internasional
KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

Nasional
[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

Megapolitan
Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Internasional
Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Nasional
Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Megapolitan
'Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong'

"Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong"

Nasional
Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Megapolitan
Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Internasional
Kesaksian Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi hingga ke Kaki Gunung Guntur

Kesaksian Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi hingga ke Kaki Gunung Guntur

Megapolitan
KPU: Mikir kalau Mau Bilang Curang

KPU: Mikir kalau Mau Bilang Curang

Nasional
4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

Megapolitan

Close Ads X