Kompas.com - 07/03/2019, 13:09 WIB
Banjir di Kabupaten Bandung meluas dengan tinggi muka air hampir mencapai 3 meter. Foto BasarnasBanjir di Kabupaten Bandung meluas dengan tinggi muka air hampir mencapai 3 meter.

BANDUNG, KOMPAS.com - Seorang warga ditemukan meninggal dunia dilokasi banjir, Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Sudrajat mengatakan penemuan jenazah warga ini terjadi pada Kamis sekira pukul 09.10 WIB.

Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa oleh adiknya sendiri.

"Adik korban menemukan sang kakak tepat di bawah tangga depan rumahnya dalam keadaan meninggal dunia," kata Sudrajat yang dihubungi Kompas.com, Kamis (7/3/2019).

Baca juga: Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Tinggi Muka Air Mencapai Hampir 3 Meter

Korban kemudian dibawa sang adik ke jalan untuk meminta bantuan dari petugas SAR Gabungan yang tengah melaksanakan penyisiran lokasi banjir dan evakuasi korban terjebak.

"Oleh petugas, korban langsung dibawa ke rumah sakit Al-Ikhsan dan diserahkan kepada pihak rumah sakit dan kepolisian," katanya.

Koordinator Humas dan Protokoler Kantor SAR Bandung Joshua Banjarnahor mengatakan Tim Basarnas yang melakukan evakuasi korban di lokasi banjir pun harus berhati-hati mengingat masih banyak rumah yang aliran listriknya masih menyala.

"Dalam evakuasi,kami sangat berhati-hati, karena masih banyak rumah yang aliran listriknya masih menyala," kata Joshua.

Baca juga: 8 Kecamatan di Kabupaten Bandung Terendam Banjir

Terkait korban meninggal yang diketahui Riki (21) warga Kampung Cigosol Rt05 RW09 Keurahan Andir Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung ini, Basarnas juga ikut membantu evakuasi korban.

Menurutnya, korban ini tinggal bersama adiknya, karena orang tua korban sedang berada di luar kota.

Korban langsung dibawake RS Al-Ikhsan untuk dilakukan identifikasi pihak kepolisian.Baca juga: Banjir Bandang di Madiun Naik Hingga 75 Cm, Ruas Tol Caruban-Solo Ditutup

Diberitakan sebelumnya, banjir di Kabupaten Bandung meluas hingga mencapai 10 Kecamatan yang terdiri dari Kecamatan Baleendah, Kecamatan Dayeuh Kolot, Kecamatan Bojongsoang, Kecamatan Rancaekek, Kecamatan Cileunyi, Kecamatan Majalaya, Kecamatan Banjaran, Kecamatan Cicalengka, Kecamatan Kutawaringin, dan Kecamatan Ibun.

Setiap kecamatan memiliki tinggi muka air yang variatif dari 10-280 centi meter. Jumlah terdampak banjir di seluruh kecamatan ini mencapai 22.105 kepala keluarga.

Wilayah Balendah menjadi wilayah banjir yang paling banyak merendam pemukiman dengan ketinggian air mencapai 280 centimeter.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X