Angin Kencang di Tongas Probolinggo, 1 Tewas, 45 Rumah Rusak

Kompas.com - 06/03/2019, 23:44 WIB
Motor milik Rohim tertimpa pohon yang tumbang akibat angin kencang di Kabupaten Probolinggo. Rohim meninggal dunia. KOMPAS.com/A. FaisolMotor milik Rohim tertimpa pohon yang tumbang akibat angin kencang di Kabupaten Probolinggo. Rohim meninggal dunia.


PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Bencana angin kencang yang terjadi di Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (6/3/2019) sore, memakan korban jiwa.

Selain itu, puluhan bangunan, termasuk rumah, SPBU, toko swalayan, dan restoran, mengalami kerusakan.

Kepala Desa Tambakrejo Kecamatan Tongas, Arifin mengatakan, korban meninggal bernama Rohim, warga Kabupaten Pasuruan.

Baca juga: Banjir Bandang Madiun Meluas Masuk ke Ruas Tol JNK

"Saat angin kencang berlangsung, korban naik motor sendirian. Tiba-tiba ada pohon randu tumbang dan jatuh menimpanya. Lukanya cukup parah di bagian kepala dan dada. Setelah dibawa ke puskesmas, dia meninggal dunia. Warga sudah berusaha menolongnya," kata Arifin.

Video amatir berdurasi puluhan detik merekam amukan angin kencang yang merusak SPBU AKR di Jalur Pantura, Kecamatan Tongas, juga beredar.

Amukan angin memporak-porandakan atap berbahan baja ringan dan terlempar hingga puluhan meter. Bahkan, sejumlah sepeda motor di dalam SPBU roboh, dan warga terlihat ketakutan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat Anggit Hermanuadi mengatakan, angin kencang mengakibatkan 17 pohon besar dan 3 tiang listrik roboh. 

"Bersamaan dengan kejadian tersebut terdapat 1 orang korban jiwa meninggal dunia atas nama Abdul Rohim dengan alamat Dusun Pandean RT 003 RW 012, Desa Nguling, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, tertimpa pohon dan korban meninggal dunia saat dirawat di Puskesmas Nguling," kata dia.

Baca juga: Cerita 43 Siswa SMK Madiun Terkepung Banjir Bandang Usai Ikut USBN

Menurut dia, kondisi saat ini listrik masih padam dan cuaca hujan sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan pembersihan pohon yang tumbang, karenanya akan dilanjutkan besok pagi.

Pihaknya saat ini juga melakukan pengamatan untuk mengetahui dampak kerusakan di sekitar lokasi tersebut.

"Informasi awal dari Camat Tongas terdapat 30 rumah yang terdampak antara lain di Desa Tambakrejo dan 15 rumah terdampak di Desa Curahtulis Kecamatan Tongas. Kami terus menghimpun informasi dan data," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

Regional
Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Regional
Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi 'New Normal' di Jabar Selama 14 Hari

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi "New Normal" di Jabar Selama 14 Hari

Regional
2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

Regional
Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Regional
'Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah'

"Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah"

Regional
14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

Regional
Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Regional
Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Regional
Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Regional
Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Regional
Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X