Meski Dinyatakan Mengidap Gangguan Jiwa, Kasus Suami Bunuh Istri di Blitar Tetap Dilanjutkan

Kompas.com - 06/03/2019, 19:56 WIB
Ilustrasi tewas.Shutterstock Ilustrasi tewas.

KEDIRI, KOMPAS.com - Suami yang membunuh istri dan anak balitanya di Blitar, Jawa Timur, pada pertengahan Februari lalu, positif mengidap gangguan jiwa.

"Tersangka hasil pemeriksaan mengalami gangguan jiwa," ujar Kepala Sub Bagian Humas Polres Blitar Iptu Burhanudin saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (6/3/2019).

Burhanudin mengatakan, pemeriksaan terhadap pelaku Nardian (38), dilakukan oleh dokter kejiwaan di Rumah Sakit Bhayangkara. Saat itu observasi dilakukan hingga sepekan lamanya.

Merujuk hasil observasi adanya gangguan jiwa itu, Nardian kemudian diantar ke rumah sakit jiwa yang ada di daerah Malang, Jawa Timur, untuk menjalani perawatan kejiwaan.

"Saat ini sedang dirawat di RSJ Lawang, Malang," kata Burhan.

Burhanudin mengatakan, meski dinyatakan menderia gangguan jiwa,  polisi masih tetap melanjutkan penyidikan terhadap kasus tersebut.

Perkara pidana yang menjerat Nardian, kata Burhanudin, tidak bisa serta merta dihentikan karena ada mekanisme dan prosedur yang harus dilakukan. Penghentian kasusnya, menurut dia, merupakan domain dari pengadilan.

"Yang bisa menghentikan hanya keputusan pengadilan," ujarnya.

Baca juga: Kronologi Suami Bunuh Istri dan Anaknya di Blitar

Sebelumnya diberitakan, Nardian warga Desa Sumberurip, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar menghabisi nyawa istrinya, Sri Dewi (29) dengan luka tusuk sebanyak 9 titik, Sabtu (16/2/2019).

Nardian juga membunuh anak balitanya yang masih berusia 7 bulan berinisial V yang tengah digendong Sri Dewi.

Baca juga: Diduga Karena Cemburu, Suami Bunuh Istri

Nardian langsung ditangkap seusai melakukan perbuatannya itu. Saat itu pihak kepolisian belum bisa melakukan pemeriksaan karena gelagat kejiwaan Nardian.

Jenazah istri dan anaknya sudah dimakamkan di pemakaman umum desa setempat. 



Terkini Lainnya

9 PSK di Mojokerto Terjaring Razia, Salah Satunya Hamil 7 Bulan

9 PSK di Mojokerto Terjaring Razia, Salah Satunya Hamil 7 Bulan

Regional
Tanggapan Ridwan Kamil atas Pelecehan Remaja Penyandang Disabilitas oleh Oknum ASN Jabar

Tanggapan Ridwan Kamil atas Pelecehan Remaja Penyandang Disabilitas oleh Oknum ASN Jabar

Regional
Hari Kedua Pencarian, Nelayan Hilang di Perairan Pulau Buru Belum Ditemukan

Hari Kedua Pencarian, Nelayan Hilang di Perairan Pulau Buru Belum Ditemukan

Regional
 Jalur Dibuka, Pendaki Gunung Rinjani Didominasi Turis Asing

Jalur Dibuka, Pendaki Gunung Rinjani Didominasi Turis Asing

Regional
Oknum ASN di Jabar Lecehkan Remaja Wanita Penyandang Disabilitas

Oknum ASN di Jabar Lecehkan Remaja Wanita Penyandang Disabilitas

Regional
Gubernur NTT Optimistis Miras Sophia Bisa Bersaing dengan Miras Kelas Atas

Gubernur NTT Optimistis Miras Sophia Bisa Bersaing dengan Miras Kelas Atas

Regional
Hamili Anak Kandung hingga Melahirkan, Istri Laporkan Suami ke Polisi

Hamili Anak Kandung hingga Melahirkan, Istri Laporkan Suami ke Polisi

Regional
Ma'ruf Amin: Kemenangan 01 Masih Digantung

Ma'ruf Amin: Kemenangan 01 Masih Digantung

Regional
Nelayan yang Hilang Diseret Buaya Ditemukan Tewas Tanpa Tangan dan Kaki

Nelayan yang Hilang Diseret Buaya Ditemukan Tewas Tanpa Tangan dan Kaki

Regional
Diduga Korupsi Dana Dinkes, Mantan Plt Dirut RSUD Diperiksa Kejaksaan Parepare

Diduga Korupsi Dana Dinkes, Mantan Plt Dirut RSUD Diperiksa Kejaksaan Parepare

Regional
Sri Sultan: Kalau Turun dari Airport Diterima Tol, Yogyakarta Dapat Apa?

Sri Sultan: Kalau Turun dari Airport Diterima Tol, Yogyakarta Dapat Apa?

Regional
Jembatan Darurat Dibangun di Lokasi Ambruknya Jembatan Penghubung Sumsel-Lampung

Jembatan Darurat Dibangun di Lokasi Ambruknya Jembatan Penghubung Sumsel-Lampung

Regional
Diprotes Wali Murid, PPDB SMA 2019 Ditutup Sementara di Jatim

Diprotes Wali Murid, PPDB SMA 2019 Ditutup Sementara di Jatim

Regional
Seorang Warga Hilang di Sungai Saat Merakit Kayu, Diduga Diserang Buaya

Seorang Warga Hilang di Sungai Saat Merakit Kayu, Diduga Diserang Buaya

Regional
6 Fakta Uji Coba Malioboro Bebas Kendaraan, Sri Sultan Pungut Sampah hingga Steril Selama 15 Jam

6 Fakta Uji Coba Malioboro Bebas Kendaraan, Sri Sultan Pungut Sampah hingga Steril Selama 15 Jam

Regional

Close Ads X