Cuti Tiap Rabu, Wakil Wali Kota Semarang Kampanye untuk Jokowi

Kompas.com - 06/03/2019, 19:00 WIB
Wakil Wali Kota Semarang, Jawa Tengah, Hevearita Gunaryati Rahayu memutuskan untuk mengajukan cuti untuk ikut berkampanye memenangkan pasangan Joko Widodo-Ma?ruf Amin di Pilpres, 17 April 2019 mendatang, Rabu (6/3/2019). Cuti diajukan khusus setiap hari Rabu, hingga tanggal pencoblosan. HandoutWakil Wali Kota Semarang, Jawa Tengah, Hevearita Gunaryati Rahayu memutuskan untuk mengajukan cuti untuk ikut berkampanye memenangkan pasangan Joko Widodo-Ma?ruf Amin di Pilpres, 17 April 2019 mendatang, Rabu (6/3/2019). Cuti diajukan khusus setiap hari Rabu, hingga tanggal pencoblosan.


SEMARANG, KOMPAS.comWakil Wali Kota Semarang, Jawa Tengah, Hevearita Gunaryati Rahayu memutuskan untuk mengajukan cuti untuk ikut berkampanye memenangkan pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Cuti diajukan khusus setiap hari Rabu, hingga tanggal pencoblosan. 

“Iya, tiap hari Rabu,” kata Ita, kepada wartawan, seusai mengunjungi Pasar Karangayu, Semarang, Rabu (6/3/2019) sore.

Pengajuan izin cuti untuk kampanye telah disetujui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melalui surat bernomor 273/0004370 tertanggal 5 Maret 2019. Ita mengajukan cuti setiap hari Rabu mulai Rabu hari ini sampai Rabu tanggal 10 April 2019.

Baca juga: Bawaslu: Jokowi Selalu Cuti Kampanye, tapi Fasilitas Negara Tetap Melekat

“Kenapa hari Rabu, karena Pilpres digelar hari Rabu. Kami bentuk gerakan ‘Rabo-an’ akan bergerak sosialiasi di pasar-pasar serta door to door ke rumah warga, konsolidasi, dan pasar murah,” ucap politisi PDI-P ini.

Konsep gerakan ‘Rebo-nan’ sendiri akan berfokus menyasar kaum perempuan di Kota Semarang, terutama yang berbelanja di pasar tradisional.

Oleh karena itu, bersama dengan para relawan, ia akan berkeliling mengunjungi dan bersosialisasi di Pasar Karangayu, Pasar Kremyeng, Pasar Damar, Pasar Jrakah, Pasar Mangkang, Pasar Purwogondo, serta sejumlah pasar lainnya.

Menurut Ita, pasar merupakan tempat strategis karena bertemunya pedagang dan pembeli, terutama kaum perempuan. Ita menargetkan dapat merangkul kaum perempuan memilih pasangan nomor urut 01 Jokowi-Amin.

Baca juga: Ini Zonasi Kampanye Rapat Umum Peserta Pemilu

“Saya ingin menggalang ibu-ibu untuk mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf. Saya tidak ingin kaum emak-emak ini salah pilih pemimpin, saya mengajak mereka untuk memilih pemimpin yang punya keluarga harmonis dan pemimpin yang berhasil pimpin keluarga,” ujar dia.

Di sela bersosialisasi, Ita bersama relawan juga akan membagi-bagikan pernak-pernik yang kerap dipakai kaum perempuan, antara lain kerudung, celemek, jarik, kaos, hingga alat kecantikan.

“Konsep utama kampanye kami memberikan manfaat kepada masyarakat. Kami akan terus mendorong kawan-kawan agar berkampanye secara positif,” ujar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangis Guru Honorer di Hadapan DPRD Ende, Sudah 11 Bulan Tidak Digaji

Tangis Guru Honorer di Hadapan DPRD Ende, Sudah 11 Bulan Tidak Digaji

Regional
Sengatan Tawon Berujung Kematian, Siswa SD di Garut hingga Petani di Klaten Jadi Korban

Sengatan Tawon Berujung Kematian, Siswa SD di Garut hingga Petani di Klaten Jadi Korban

Regional
[POPULER NUSANTARA] Umar Patek Minta Kelompok Teroris Hentikan Aksinya | YouTuber Aniaya Kakek

[POPULER NUSANTARA] Umar Patek Minta Kelompok Teroris Hentikan Aksinya | YouTuber Aniaya Kakek

Regional
Kisah di Balik Ulang Tahun Risma, Wartawan 'Kesurupan' hingga Foto di Bawah Pohon Tabebuya

Kisah di Balik Ulang Tahun Risma, Wartawan "Kesurupan" hingga Foto di Bawah Pohon Tabebuya

Regional
5 Fakta Video Viral Cucu Tendang dan Pukuli Kakek, Berawal dari Pakan Ikan yang Masuk Mulut

5 Fakta Video Viral Cucu Tendang dan Pukuli Kakek, Berawal dari Pakan Ikan yang Masuk Mulut

Regional
Cerita di Balik Siswa SD Tewas Disengat Tawon, Ingin Bongkar Sarang yang Resahkan Warga

Cerita di Balik Siswa SD Tewas Disengat Tawon, Ingin Bongkar Sarang yang Resahkan Warga

Regional
Cerita di Balik Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa, Berawal dari Hujan Deras

Cerita di Balik Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa, Berawal dari Hujan Deras

Regional
Usaha Pemerintah Naikkan Kesejahteraan Petani

Usaha Pemerintah Naikkan Kesejahteraan Petani

Regional
Bocah SD Tewas Terpeleset ke Parit Saat Banjir di Samarinda

Bocah SD Tewas Terpeleset ke Parit Saat Banjir di Samarinda

Regional
Seorang Pemuda Tewas Diduga Dibunuh usai Pesta Miras

Seorang Pemuda Tewas Diduga Dibunuh usai Pesta Miras

Regional
Di Hari Ulang Tahunnya Ke-58, Risma Dikerjai Wartawan

Di Hari Ulang Tahunnya Ke-58, Risma Dikerjai Wartawan

Regional
Gedung SD Nyaris Ambruk, Siswa Ketakuan hingga Kerap Digigit Rayap Saat Belajar

Gedung SD Nyaris Ambruk, Siswa Ketakuan hingga Kerap Digigit Rayap Saat Belajar

Regional
Ridwan Kamil Jamin Gizi Bayi Kembar Siam di Bekasi agar Bisa Dioperasi Pemisahan

Ridwan Kamil Jamin Gizi Bayi Kembar Siam di Bekasi agar Bisa Dioperasi Pemisahan

Regional
Menag Akan Cari Jalan Tengah Terkait Polemik Aset First Travel

Menag Akan Cari Jalan Tengah Terkait Polemik Aset First Travel

Regional
Mantan TNI Ditemukan Tewas dalam Keadaan Sujud, Istri Curiga Akibat Kekerasan

Mantan TNI Ditemukan Tewas dalam Keadaan Sujud, Istri Curiga Akibat Kekerasan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X