6 Fakta Tukang Becak Divonis 1,5 Tahun Penjara, Dianggap Lalai hingga Fakta Hindari Mobil

Kompas.com - 06/03/2019, 18:21 WIB
Ilustrasi garis polisi. THINKSTOCKIlustrasi garis polisi.

Baca Juga: 7 Fakta Tukang Becak Divonis 1,5 Tahun Penjara, Korban Tabrak Lari hingga Anak Terancam Putus Sekolah

5. Mediasi dilakukan jika tidak ada korban meninggal 

Polisi menjelaskan, proses mediasi hanya bisa dilakukan jika tidak ada korban meninggal dunia.

“Proses mediasi dalam menyelesaikan masalah bisa dilakukan apabila korban mengalami luka ringan dan keluarga korban belum melaporkan ke polisi itu bisa dilakukan mediasi. Nah, dalam kasus ini ada korban meninggal dunia,” kata Iptu Fiat.

Menurut Fiat, surat pernyataan dari keluarga korban itu di luar domain penyidik yang menangani kasus tersebut saat itu. Dia menyebut, meski sudah ada surat pernyataan itu, tapi proses hukum tidak bisa dihentikan begitu saja.

“Surat pernyataan itu silakan saja dibicarakan kedua belah pihak dengan catatan tidak menggugurkan proses hukum yang berjalan. Karena kami dalam penyidikan laka lantas, kami berpatokan pada perkap sehingga itu hanya membantu pada saat hakim memutuskan perkara,” terangnya.

Baca Juga: Polisi: Laporan terhadap Rasilu Dicabut, Proses Hukum Tetap Jalan

6. Fakta persidangan ungkap Rasilu menghindari mobil 

Neles Latuny, kuasa hukum Rasilu yang divonis hakim pengadilan negeri AMbon 1 tahun 6 bulan penjara saat diwawancarai Kompas.com di AMbon, Senin (4/3/2019)KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTY Neles Latuny, kuasa hukum Rasilu yang divonis hakim pengadilan negeri AMbon 1 tahun 6 bulan penjara saat diwawancarai Kompas.com di AMbon, Senin (4/3/2019)

Kuasa hukum Rasilu, Neles Latuny mengatakan, berdasarkan fakta persidangan, Rasilu sengaja berbelok arah karena ingin menghindari sebuah mobil yang nyaris menyerempet becak yang dia bawa saat itu.

"Fakta persidangan bahwa Rasilu saat itu hendak menghindari mobil yang nyaris menyerempet becaknya saat itu,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (5/3/2019).

Neles juga membantah jika kliennya itu sempat melarikan diri usai becaknya terbalik. Dia menyebut Rasilu saat itu hanya pergi minum teh tak jauh dari lokasi kejadian dan waktunya hanya beberapa menit saja.

“Dia (Rasilu) tidak melarikan diri dia hanya minum teh sebentar di warung tak jauh dari lokasi kejadian dan setelah itu dia ke rumah sakit,” ujarnya.

Baca Juga: Kuasa Hukum Sebut Rasilu Membelokkan Becaknya agar Tidak Terserempet Mobil

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X