Jasad Bayi Ditemukan di Kali Anderep Asmat, Diduga Hasil Hubungan Gelap

Kompas.com - 06/03/2019, 18:05 WIB
ilustrasi bayi. (Getty Images via BBC) ilustrasi bayi. (Getty Images via BBC)


TIMIKA, KOMPAS.com - Sesok bayi yang diduga baru berusia beberapa hari ditemukan warga di Kali Anderep, Kota Agats, Kabupaten Asmat, Papua.

Kapolres Asmat AKBP Andi Yoseph Enoch, Rabu (6/3/2019) mengatakan, jasad bayi itu ditemukan pada Selasa (5/3/2019) kemarin.

Awalnya, sekitar pukul 07.30 WIT, Kanit SPKT Polres Asmat Bripka Obaja T Msen mendapati laporan warga bila ditemukan sesok mayat di kali tersebut.

Baca juga: Mayat Bayi Perempuan Ditemukan di Kali Mookervart Jakarta Barat

Kemudian, personel kepolisian mendatangi kali yang dimaksud selanjutnya mengamankan TKP.

Tim indentifikasi kemudian melakukan olah TKP dan mengangkat jasad bayi tersebut untuk dibawa ke rumah sakit.

"Setelah mengamankan TKP, tim identifikasi datang melakukan olah TKP dan mengangkat jenazah dan dilarikan ke RSUD Agats guna visum lanjut," kata AKBP Andi, kepada Kompas.com.

Dari hasil visum luar yang dilakukan pihak rumah sakit, bayi berjenis kelamin perempuan itu baru saja dilahirkan sekitar lima hari, sebab masih terdapat plasenta.

Selain itu, dalam proses lahiran sudah mencukupi bulan. Polisi menduga, jasad bayi yang dibuang itu hasil hubungan gelap.

Baca juga: Dosen Ini Gendong Bayi yang Bukan Anaknya Saat Berikan Kuliah

"Dari temuan kasus tersebut pihak kepolisian melakukan penyelidikan guna mencari orangtua atau pelaku pembuangan bayi," pungkas AKBP Andi.

Setelah dilakukan koordinasi antara pihak kepolisian, rumah sakit, dan Dinas Sosial, jasad bayi itu kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X