Tolak Tambang, Warga Konkep Duduki Kantor Gubernur Sultra, Dibubarkan dengan Gas Air Mata

Kompas.com - 06/03/2019, 17:27 WIB
Ratusan warga Kabupaten Konawe Kepulauan menduduki kantor gubernur Sultra, menolak kegiatan 15 Izin Usaha Pertambangan di wilayah mereka (KOMPAS.com/KIKI ANDI PATI) Ratusan warga Konkep demo tolak tambang di kantor gubernur SultraRatusan warga Kabupaten Konawe Kepulauan menduduki kantor gubernur Sultra, menolak kegiatan 15 Izin Usaha Pertambangan di wilayah mereka (KOMPAS.com/KIKI ANDI PATI)

Warga ditemui oleh Plt Kadis ESDM Sultra, Andi Azis. Ia mengatakan bahwa saat ini gubernur tidak berada di tempat.

Baca juga: Selasa Malam, Sudah 11 Kantong Jenazah Dievakuasi di Tambang Emas Sulut, Sebagian Tak Utuh

Terkait permintaan warga untuk mencabut IUP, pihaknya harus menyampaikan ke gubernur dan berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait.

"Kami tinjau kembali tidak bisa langsung dicabut. Karena ada pemerintah daerah, pemerintah provinsi dan kementerian, kami dudukkan dulu," terang Azis.

Warga enggan menerima penjelasan kadis tersebut, dan bersikukuh akan menduduki kantor gubernur hingga mendapat penjelasan dari Gubernur Sultra.

Karena tak mau bubar, ratusan warga yang berada di bawah terik matahari itu berhamburan seteleh ditembakkan gas air mata dan semprotan air dari mobil water canon oleh petugas kepolisian. Akibat peristiwa ini, dua orang warga terluka. 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X