Lima Fakta Pernikahan Remaja 16 Tahun dan 14 Tahun di Parepare, Sempat Kabur dari Rumah hingga Bentuk Eksploitasi Anak

Kompas.com - 06/03/2019, 13:17 WIB
Ilustrasi pernikahan dini Ilustrasi pernikahan dini

KOMPAS.com - Pernikahan pasangan di bawah umur AA (16) dan DA (14) di Desa Lanyer, Kelurahan Galung Maloang, Kota Parepare, menjadi sorotan masyarakat. 

Foto-foto pernikahan mereka pun sudah tersebar di media sosial. Dari hasil penelusuran Kompas.com, kedua remaja ternyata sempat kabur dari rumah karena tak diizinkan untuk menikah.

Sementara itu, para aktivis menyayangkan pernikahan AA dan DA tersebut. Para pemerhati masalah anak menganggap pernikahan itu adalah bentuk eksploitasi.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Pernikahan AA dan DA menjadi viral di media sosial

Ilustrasi media sosialTHINKSTOCKS/IPOPBA Ilustrasi media sosial

AA (16), warga Lanyer, Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, akhirnya mempersunting kekasihnya DA (14), warga Kabupaten Sidrap, di Sidrap.

Foto-foto pasangan pengantin yang masih berusia belia ini pun viral di media sosial. Sejumlah komentar pun bermunculan di tengah masyarakat. 

Dari keterangan N, ibu mempelai laki-laki, anaknya pernah menyampaikan niatnya untuk menikahi DA. 

Namun, pihak keluarga tidak setuju karena umurnya masih belia. Setelah pengakuan itu, orangtua kedua belah pihak melarang hubungan mereka.

Baca Juga: Viral, Remaja di Bawah Umur dari Parepare, Resmi Menikah

2. Sempat kabur dari rumah karena dilarang menikah

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marah Tak Diberi Uang oleh Ibu, Seorang Anak Divonis Hukuman Penjara

Marah Tak Diberi Uang oleh Ibu, Seorang Anak Divonis Hukuman Penjara

Regional
Bupati Langkat Izinkan Kawasan Wisata Bukit Lawang Dibuka, tapi...

Bupati Langkat Izinkan Kawasan Wisata Bukit Lawang Dibuka, tapi...

Regional
Kasus Kerangka Wanita Berjaket Merah di Wonogiri, Sebelum Terbunuh Jual Motor Suami

Kasus Kerangka Wanita Berjaket Merah di Wonogiri, Sebelum Terbunuh Jual Motor Suami

Regional
Sedang Pasang Umbul-umbul HUT RI, Pelajar Tewas Tersengat Listrik

Sedang Pasang Umbul-umbul HUT RI, Pelajar Tewas Tersengat Listrik

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 4 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 4 Agustus 2020

Regional
Kejar Layangan Putus, Bocah Usia 10 Tahun Diserang 3 Anjing Herder

Kejar Layangan Putus, Bocah Usia 10 Tahun Diserang 3 Anjing Herder

Regional
Penularan Covid-19 di Rumah Makan, 8 Orang Positif, 2 di Antaranya Meninggal

Penularan Covid-19 di Rumah Makan, 8 Orang Positif, 2 di Antaranya Meninggal

Regional
Merasa Diminta Mundur dari Sekolah Secara Halus, Pelajar Difabel Ini Menangis di Samping Ibunya

Merasa Diminta Mundur dari Sekolah Secara Halus, Pelajar Difabel Ini Menangis di Samping Ibunya

Regional
Sempat Jadi DPO, Kamerawan YouTuber Prank Daging Isi Sampah Tertangkap

Sempat Jadi DPO, Kamerawan YouTuber Prank Daging Isi Sampah Tertangkap

Regional
Air Sungai Citarum Berubah Jadi Hitam, Penyelidikan Dilakukan

Air Sungai Citarum Berubah Jadi Hitam, Penyelidikan Dilakukan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 4 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 4 Agustus 2020

Regional
Kasus Kerangka Wanita Berjaket Merah di Wonogiri, Polisi Periksa 8 Saksi

Kasus Kerangka Wanita Berjaket Merah di Wonogiri, Polisi Periksa 8 Saksi

Regional
Untuk Perkuat Imunitas Tubuh, Wali Kota Salatiga Canangkan Gerakan Sehari Tanpa Nasi

Untuk Perkuat Imunitas Tubuh, Wali Kota Salatiga Canangkan Gerakan Sehari Tanpa Nasi

Regional
Dokter Senior Ahli Bedah di Medan Meninggal karena Covid-19

Dokter Senior Ahli Bedah di Medan Meninggal karena Covid-19

Regional
Dicabuli Ayah Kandung Selama 2 Tahun, Korban Alami Trauma Berat

Dicabuli Ayah Kandung Selama 2 Tahun, Korban Alami Trauma Berat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X