Warga Dilarang Dekati Lokasi Penemuan Puluhan Mortir Bandung

Kompas.com - 06/03/2019, 10:35 WIB
Tim Gegana Brimob Polda Jabar tengah memfoto temuan benda diduga mortir di salah satu rumah warga di Jalan Bangbayang, Kelurahan Dago , Kecamatan Coblong, Kkta Bandung, Jawa Barat.KOMPAS.com/AGIEPERMADI Tim Gegana Brimob Polda Jabar tengah memfoto temuan benda diduga mortir di salah satu rumah warga di Jalan Bangbayang, Kelurahan Dago , Kecamatan Coblong, Kkta Bandung, Jawa Barat.

BANDUNG, KOMPAS.com- Sebanyak 87 mortir berkaliber 80 milimeter ditemukan di rumah warga di Jalan Ir H Djuanda (Dago) Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Selasa (5/3/2019).

Dandim 0618 BS Letkol Inf M.Herry Subagyo mengatakan, jenis mortir yang diduga digunakan pada Perang Dunia II ini memiliki daya ledak yang cukup mematikan.

"Ledakannya kemungkinan bisa dalam radius 20-30 meter bisa mematikan. Tapi itu perkiraan ya," ujarnya di lokasi penemuan mortir.

"Kalau dilihat dari fisiknya kami lihat itu ukuran kaliber 80, tapi secara lebih detail pihak dari Paldam lebih tahu secara lebih spesifik," tambahnya.

Baca juga: Puluhan Granat Mortir di Bandung Diduga Digunakan pada Perang Dunia Kedua

Dikatakan, dari puluhan mortir yang ditemukan, kondisinya variatif ada yang sudah berkarat, namun mortir yang memiiki panjang 30 sentimeter ini ada juga yang masih dalam keadaan baik.

Meski begitu, pihaknya tidak bisa memprediksi apakah mortir itu masih berfungsi atau tidak.

"Kondisi dari 87 ada yang sudah rusak tapi kami bisa memprediksi bahwa itu rusak total, tidak bisa berfungsi. Ada beberapa bagian yang masih bagus dan kami khawatirkan itu bisa meledak setiap saat kalau tidak diperhatikan dengan benar," katanya.

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema mengatakan bahwa lokasi penemuan mortir ini akan dijaga ketat oleh petugas.

"Nanti ada petugas yang mengamankan dan mensterilkan tempat tersebut sampai besok kemudian nanti besok akan dituntaskan," ujarnya.

Meski dilakukan penjagaan ketat, warga di daerah sekitar tetap bisa beraktivitas seperti biasa, hanya saja warga dilarang keras mendekati lokasi penemuan mortir.

"Tetap tinggal aktivitas tapi tidak mendekati lokasi tempat ditemukannya mortir tersebut," tuturnya.


Terkini Lainnya

Forum Rektor Minta Capres dan Parpol Pegang Komitmen Siap Menang Siap Kalah

Forum Rektor Minta Capres dan Parpol Pegang Komitmen Siap Menang Siap Kalah

Nasional
Gunung Agung Erupsi, Lontaran Abu Vulkanik hingga 3.000 Meter ke Segala Arah

Gunung Agung Erupsi, Lontaran Abu Vulkanik hingga 3.000 Meter ke Segala Arah

Regional
Jubir BPN Pastikan Prabowo Tak Agendakan Bertemu Luhut

Jubir BPN Pastikan Prabowo Tak Agendakan Bertemu Luhut

Nasional
Korban Tewas Capai 207 Orang, Ini 4 Hal Soal Teror di Sri Lanka

Korban Tewas Capai 207 Orang, Ini 4 Hal Soal Teror di Sri Lanka

Internasional
Alasan Pengunduran Diri Tak Lazim, Mendagri Akan Panggil Bupati Mandailing Natal

Alasan Pengunduran Diri Tak Lazim, Mendagri Akan Panggil Bupati Mandailing Natal

Regional
KPU Putuskan 9 TPS di Jatim Pemungutan Suara Ulang

KPU Putuskan 9 TPS di Jatim Pemungutan Suara Ulang

Regional
PMII Sebut Politik Uang Marak di Tasikmalaya, Bawaslu Diminta Bertindak

PMII Sebut Politik Uang Marak di Tasikmalaya, Bawaslu Diminta Bertindak

Regional
Penasihat Hukum Sebut Surat Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Tak Penuhi Syarat untuk Ditindaklanjuti

Penasihat Hukum Sebut Surat Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Tak Penuhi Syarat untuk Ditindaklanjuti

Regional
200 Pasukan Brimob Polda Maluku Akan Dikirim ke Jakarta, Ada Apa?

200 Pasukan Brimob Polda Maluku Akan Dikirim ke Jakarta, Ada Apa?

Regional
Majelis Dzikir Hubbul Wathon Kecam Ledakan Bom Sri Lanka

Majelis Dzikir Hubbul Wathon Kecam Ledakan Bom Sri Lanka

Regional
Tangga yang Dilewati Yesus saat Menghadap Pilatus Kini Dibuka untuk Umum

Tangga yang Dilewati Yesus saat Menghadap Pilatus Kini Dibuka untuk Umum

Internasional
Untuk Pertama Kali, Seluruh SMP di Landak Kalbar Gelar UNBK

Untuk Pertama Kali, Seluruh SMP di Landak Kalbar Gelar UNBK

Nasional
Seorang Pemuda Tewas Dibacok Puluhan Orang Tidak Dikenal di Ciputat

Seorang Pemuda Tewas Dibacok Puluhan Orang Tidak Dikenal di Ciputat

Megapolitan
Bupati Mandailing Natal Ajukan Pengunduran Diri karena Kecewa Warganya Tak Pilih Jokowi

Bupati Mandailing Natal Ajukan Pengunduran Diri karena Kecewa Warganya Tak Pilih Jokowi

Regional
Meninggal, Bayi yang Dikubur Hidup-hidup oleh Ibunya di Purwakarta

Meninggal, Bayi yang Dikubur Hidup-hidup oleh Ibunya di Purwakarta

Regional

Close Ads X