Sudah 87 Mortir Ditemukan di Rumah Warga Bandung, Diserahkan ke Pihak TNI

Kompas.com - 05/03/2019, 22:56 WIB
Tim Jibom Polda Jabar tengah melakukan penggalian dan penyisiran di lokasi penemuan benda yang diduga granat mortir. sementara ada 87 granat mortir yang ditemukan tertimbun tanah di halaman rumah warga di Jalan Ir H Djuanda, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. KOMPAS.com/AGIEPERMADITim Jibom Polda Jabar tengah melakukan penggalian dan penyisiran di lokasi penemuan benda yang diduga granat mortir. sementara ada 87 granat mortir yang ditemukan tertimbun tanah di halaman rumah warga di Jalan Ir H Djuanda, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

BANDUNG, KOMPAS.com - Setelah dilakukan penggalian dan penyisiran selama enam jam, tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Jabar, mengevakuasi kurang lebih 87 mortir di halaman salah satu rumah warga di Jalan Ir H Djuanda atau Dago, tepatnya di samping Gang Cinta Wangi, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat.

"Sampai malam ini, sudah ditemukan hingga 87 mortir," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema, yang ditemui di lokasi, Selasa (5/3/2019).

Tumpukan puluhan mortir yang tertimbun di dalam tanah ini awalnya ditemukan oleh salah seorang tukang yang tengah melakukan renovasi kanopi depan garasi rumah itu.

Ketika menggali lubang untuk fondasi, linggis tukang beradu dengan benda seperti besi. Ketika diangkat, ternyata mortir.

Baca juga: Mortir yang Ditemukan di Rumah Warga Bandung Diperkirakan Lebih dari 10

Polisi yang mendapatkan laporan kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), hingga berkoordinasi dengan tim Jibom Brimob Polda Jabar.

Penggalian dilakukan petugas mulai Selasa siang pukul 14.00 WIB hingga malam pukul 20.30 WIB.

Berdasarkan pantauan di lapangan, lokasi penemuan telah dipasangi garis polisi di gerbang yang menjadi akses masuk ke rumah putih tersebut.

Mortir yang dievakuasi tersebut sudah tampak usang dengan tanah cokelat yang menempel di bagian badannya. "Seperti ditanam yang rapi di dalam tanah," kata Irman.

Setelah dikumpulkan, rencananya mortir ini akan diserahkan ke Paldam III Siliwangi untuk dianalisa lebih lanjut. "Akan diserahkan ke Paldam III Siliwangi untuk dianalisa," kata Irman.

Kepolisian bersinergi dengan TNI akan melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut tentang sumber atau keberadaan granat mortir itu sendiri.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petugas Karantina Gagalkan Penyelundupan Ular Berbisa via Pesawat

Petugas Karantina Gagalkan Penyelundupan Ular Berbisa via Pesawat

Regional
4 Nelayan Bengkulu Hilang di Laut Lepas Sejak 23 Hari Lalu

4 Nelayan Bengkulu Hilang di Laut Lepas Sejak 23 Hari Lalu

Regional
Bawa Kabur Gadis di Bawah Umur, Pria Beristri Ini Mengaku Ingin Jadi Pacar Korban

Bawa Kabur Gadis di Bawah Umur, Pria Beristri Ini Mengaku Ingin Jadi Pacar Korban

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal di Bali, Ada Gangguan Jantung dan Kencing Manis

Pasien Covid-19 Meninggal di Bali, Ada Gangguan Jantung dan Kencing Manis

Regional
Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar: Saya Minta Korban Melapor agar Cepat Selesai

Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar: Saya Minta Korban Melapor agar Cepat Selesai

Regional
Khofifah dan Emil Dardak Kirim Ucapan Selamat HUT Ke-727 Surabaya, Ini Kata Sosiolog

Khofifah dan Emil Dardak Kirim Ucapan Selamat HUT Ke-727 Surabaya, Ini Kata Sosiolog

Regional
Gadis ABG Dicabuli Kakek dan Teman Kakaknya, Terungkap Setelah Korban Menikah

Gadis ABG Dicabuli Kakek dan Teman Kakaknya, Terungkap Setelah Korban Menikah

Regional
Korban Keracunan Nasi Kuning Ulang Tahun Bertambah Jadi 40 Orang, Mayoritas Anak-anak

Korban Keracunan Nasi Kuning Ulang Tahun Bertambah Jadi 40 Orang, Mayoritas Anak-anak

Regional
Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Regional
Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Regional
Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Regional
Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Regional
38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

Regional
Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X