BNN: Wilayah Pelosok Sumedang Sudah Terpapar Narkoba

Kompas.com - 05/03/2019, 22:36 WIB
Ilustrasi narkobaTOTO SIHONO Ilustrasi narkoba

SUMEDANG, KOMPAS.com - Wilayah pedesaan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, telah terpapar narkoba.

Data di Badan Narkotika Nasiona; (BNN) Kabupaten Sumedang menyebutkan, dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, peredaran narkoba di Sumedang tidak hanya terjadi di wilayah perkotaan.

Ini terlihat dari hasil penjaringan yang dilakukan. Sedikitnya 91 orang pengguna dan pengedar narkoba ditangkap di berbagai daerah di Sumedang.

Dari 91 orang yang terjaring itu, 54 orang di antaranya merupakan pengguna berikut pengedar. Sisanya hanya pengguna narkoba saja.


Kepala BNNK Sumedang AKBP Kunto Prasetyo SH melalui Kasi Berantas Kompol Agus Suryana mengatakan, dari sekian banyak pengguna narkoba, sebagian besarnya merupakan warga Kecamatan Jatinangor.

"Ada 14 orang warga Jatinangor yang terjaring. Mereka ada yang pengguna ada juga yang merupakan pengedar," ujar Agus kepada Kompas.com di kantor BNNK Sumedang, Jalan Raya Prabu Gajah Agung, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Sumedang Selatan, Selasa (5/3/2019).

Baca juga: Didakwa Pasal Berlapis, WN Prancis Gembong Narkoba Dorfin Felix Terancam Hukuman Mati

Agus menuturkan, selain Kecamatan Jatinangor, peringkat kedua tertinggi pengguna dan pengedar narkoba adalah Kecamatan Sumedang Utara, lalu disusul Kecamatan Tanjungsari.

"Di dua kecamatan ini, telah teraring 12 orang pengguna dan pengedar di tiap kecamatan," tuturnya.

Agus menyebutkan, selain warga asal tiga kecamatan itu, pengguna dan pengedar narkoba juga tersebar di sejumlah kecamatan lainnya. Yakni di Cimanggung 5 orang, Sumedang Selatan 8 orang, Cimalaka 7 orang, Situraja 2 orang dan di Pamulihan 8 orang.

Bahkan, kata Agus, di wilayah yang jauh dari pusat Sumedang kota dan Jatinangor pun sudah ada yang terjaring karena narkoba.

Seperti di Rancakalong 1 orang, Darmaraja 5 orang, Paseh 6 orang, Conggeang 1 orang, Ujungjaya 1 orang, Buahdua 1 orang, Tanjungkerta 2 orang, Cisitu 2 orang, Jatigede 1 orang, Surian 1 orang, Tanjungmedar 1 orang dan Ganeas 1 orang.

"Jadi hampir tiap kecamatan sudah terpapar narkoba," ucapnya.

Agus menyebutkan, 91 orang yang telah terjaring pemberantasan narkoba ini semuanya sudah diproses hukum dan divonis hukuman penjara oleh pengadilan.

"Langkah antisipasi ke depan, mereka (pengguna atau pengedar) yang telah keluar dari masa tahanan, akan terus kami awasi. Dengan harapan, mereka tidak kembali ke jurang hitam narkoba," tutur Agus.

Baca juga: Gelar Razia di Lapas Kerobokan, Petugas Temukan Alat Konsumsi Narkoba

Agus menambahkan, pengawasan terhadap para pengguna dan pengedar narkoba ini sebagai upaya pencegahan yang dilakukan BNNK Sumedang.

"Kami tentunya akan terus berupaya untuk melakukan pencegahaan. Dan, pengawasan terhadap residivis narkoba ini," ucapnya lagi.

Agus mengimbau seluruh warga Sumedang agar selalu waspada terhadap ancaman peredaran narkoba yang dapat membahayakan masa depan bangsa.

"Saya minta, warga bisa turut serta memerangi narkoba. Karena, pemberantasan narkoba ini bukan hanya tanggung jawab BNN saja, tetapi juga seluruh warga negara," katanya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Akun Lisa Marlina Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa, Ni Luh Djelantik Lapor Polisi

Akun Lisa Marlina Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa, Ni Luh Djelantik Lapor Polisi

Regional
Preman Tewas Ditembak setelah Palak Truk, Sopirnya Ternyata Polisi

Preman Tewas Ditembak setelah Palak Truk, Sopirnya Ternyata Polisi

Regional
Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart Asal Solo yang Ciptakan 800 Lagu

Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart Asal Solo yang Ciptakan 800 Lagu

Regional
Cerita Lilik Gantikan Nazar Amien Rais, Idolakan Wayang Sengkuni hingga Hati Geram

Cerita Lilik Gantikan Nazar Amien Rais, Idolakan Wayang Sengkuni hingga Hati Geram

Regional
Jenazah Perempuan yang Diduga Korban Pembunuhan di Sukabumi Tiba di Rumah Duka

Jenazah Perempuan yang Diduga Korban Pembunuhan di Sukabumi Tiba di Rumah Duka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Lilik Gantikan Nazar Amien Rais | Viral Kicauan Lisa Marlina tentang Bali

[POPULER NUSANTARA] Lilik Gantikan Nazar Amien Rais | Viral Kicauan Lisa Marlina tentang Bali

Regional
Upaya Menyelamatkan Anisa, TKW yang Disiksa Majikan Malaysia hingga Gigi Rontok

Upaya Menyelamatkan Anisa, TKW yang Disiksa Majikan Malaysia hingga Gigi Rontok

Regional
Ditemukan Reruntuhan Diduga Ruang Tamu Istana Kesultanan Banten

Ditemukan Reruntuhan Diduga Ruang Tamu Istana Kesultanan Banten

Regional
Keluarga Nunung di Solo: Tak Sangka Orang Sebaik Mama Nunung Pakai Sabu...

Keluarga Nunung di Solo: Tak Sangka Orang Sebaik Mama Nunung Pakai Sabu...

Regional
Kisah Pilu TKW Turini, Tak Digaji 21 Tahun hingga 'Dipenjara' Dalam Rumah

Kisah Pilu TKW Turini, Tak Digaji 21 Tahun hingga "Dipenjara" Dalam Rumah

Regional
Harapan Sang Taruna yang Berujung Maut di Sekolah Impian

Harapan Sang Taruna yang Berujung Maut di Sekolah Impian

Regional
6 Fakta Baru Kebakaran Hutan Gunung Panderman, 60 Hektar Dilalap Api hingga Semua Pendaki Selamat

6 Fakta Baru Kebakaran Hutan Gunung Panderman, 60 Hektar Dilalap Api hingga Semua Pendaki Selamat

Regional
Ini Nama 50 Anggota DPRD Kota Bandung 2019-2024

Ini Nama 50 Anggota DPRD Kota Bandung 2019-2024

Regional
Terungkap, Identitas Mayat Perempuan Nyaris Tanpa Busana di Sukabumi

Terungkap, Identitas Mayat Perempuan Nyaris Tanpa Busana di Sukabumi

Regional
Didi Kempot, Penyanyi Campursari yang Digandrungi Anak Muda Masa Kini...

Didi Kempot, Penyanyi Campursari yang Digandrungi Anak Muda Masa Kini...

Regional
Close Ads X