Mortir yang Ditemukan di Rumah Warga Bandung Diperkirakan Lebih dari 10

Kompas.com - 05/03/2019, 15:55 WIB
Tampak sejumlah peluru mortir berhasil dikeluarkan setelah sebelumnya tertanam didalam tanah di salah satu rumah warga di Jalan Ir H Djuanada atau Dago, Kota Bandung. KOMPAS.com/AGIEPERMADITampak sejumlah peluru mortir berhasil dikeluarkan setelah sebelumnya tertanam didalam tanah di salah satu rumah warga di Jalan Ir H Djuanada atau Dago, Kota Bandung.

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi memastikan benda yang ditemukan terkubur di halaman rumah warga di Jalan Ir H Djuanda atau Dago, tepatnya di samping Gang Cinta Wangi, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, adalah peluru mortir.

Saat ini, tim Penjinak Bom (Jibom) dari Polda Jabar sedang melakukan penyisiran sekaligus penggalian peluru mortir yang terkubur itu.

Seperti diketahui, mortir ini ditemukan salah satu tukang yang tengah menggali tanah. Lubang yang dibuat itu rencananya akan digunakan untuk fondasi renovasi kanopi rumah tersebut.

"Jadi, awalnya jam 08.00 WIB, penghuni rumah bangun garasi, di kedalaman satu meter ditemukan satu buah mortir, pemilik rumah langsung hubungi kepolisiaan," kata Kapolsek Coblong AKP Auliya Dhjabar, yang ditemui di lokasi, Selasa (5/3/2019).

Baca juga: Dikira Knalpot, Mortir Ditemukan Tertimbun di Halaman Rumah

Mendapat laporan tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi penemuan. Salah satu mortir sudah dipindahkan dari lubangnya oleh tukang yang mengira benda tersebut adalah knalpot.

Sementara, polisi langsung memasang garis kuning polisi di lokasi penemuan. Tim Jibom melakukan deteksi dengan menggunakan metal detector untuk menyisir peluru mortir yang terimbun di dalam tanah tersebut.

Polisi menduga, peluru mortir ini diperkirakan lebih dari sepuluh. "Tim Jibom saat ini mengevakuasi bahan berbahaya tersebut. Ada sekitar 9 (peluru mortir) yang sudah dievakuasi, diduga lebih dari 10 mortir," ujar dia.

Menurut dia, peluru mortir ini tertanam dalam tanah dalam kondisi menumpuk. "Kondisinya masih dalam keadaan utuh, ini tertanam menumpuk," ujar dia.

Auliya menuturkan, pemilik rumah tidak mengetahui asal muasal peluru mortir tersebut. Bahkan, berdasarkan informasi sementara, sebelum ditempati pemilik, rumah tersebut merupakan tanah lapang.

Baca juga: Pengusaha Rongkosan Mengaku Tak Tahu 60 Mortir yang Dibeli Masih Aktif

 

"Mungkin ada pejuang dulu yang menanam," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, peluru mortir ini ditemukan pukul 09.00 WIB oleh tukang yang tengah melakukan renovasi.

"Kami sedang melakukan renovasi, pas tukang sedang menggali, dia menemukan benda, setelah diangkat ternyata mortir," ujar Kevin Permana (27).

Kevin mengaku, ini pertama kalinya ia menemukan ada peluru mortir di kediaman warisan kakeknya itu. "Dikiranya knalpot, pas diangkat ternyata mortir," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Istri Gubernur Bali Terpapar Covid-19, Diumumkan lewat Video Berdurasi 13 Menit

Istri Gubernur Bali Terpapar Covid-19, Diumumkan lewat Video Berdurasi 13 Menit

Regional
Tak Hanya Gowes, Tour de Borobudur 12 Hadirkan Pengalaman Naik Kereta Uap

Tak Hanya Gowes, Tour de Borobudur 12 Hadirkan Pengalaman Naik Kereta Uap

Regional
Dugaan Kampanye Terselubung Petahana di Pilkada Ogan Ilir, Lantik Karang Taruna hingga Bantuan Covid-19

Dugaan Kampanye Terselubung Petahana di Pilkada Ogan Ilir, Lantik Karang Taruna hingga Bantuan Covid-19

Regional
Terungkap, Ini Motif Pelaku Pembunuh Sekretaris yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Terungkap, Ini Motif Pelaku Pembunuh Sekretaris yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Regional
Mayat Sekretaris yang Hamil Ditemukan di Kebun Sawit Ternyata Korban Begal, Pelaku Ditangkap

Mayat Sekretaris yang Hamil Ditemukan di Kebun Sawit Ternyata Korban Begal, Pelaku Ditangkap

Regional
Tak Kuat Lewati Jalan Rusak, Wahyuni Menepi dan Melahirkan di Jalan Berlumpur

Tak Kuat Lewati Jalan Rusak, Wahyuni Menepi dan Melahirkan di Jalan Berlumpur

Regional
Ini Daftar 12 Daerah dan Paslon yang Mengikuti Pilkada Serentak Sulsel 2020

Ini Daftar 12 Daerah dan Paslon yang Mengikuti Pilkada Serentak Sulsel 2020

Regional
Wali Kota Tegal Mengaku Tak Tahu Ada Panggung Dangdut Megah di Hajatan Wakil Ketua DPRD

Wali Kota Tegal Mengaku Tak Tahu Ada Panggung Dangdut Megah di Hajatan Wakil Ketua DPRD

Regional
Marak Atraksi Topeng Monyet di Semarang, Satpol PP Gandeng Komunitas Pencinta Hewan

Marak Atraksi Topeng Monyet di Semarang, Satpol PP Gandeng Komunitas Pencinta Hewan

Regional
Jadi Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Dikritik Pukat UGM

Jadi Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Dikritik Pukat UGM

Regional
30 Nakes di Sorong Terpapar Covid-19, Rumah Sakit dan 3 Puskesmas Ditutup

30 Nakes di Sorong Terpapar Covid-19, Rumah Sakit dan 3 Puskesmas Ditutup

Regional
'Tiba-tiba Ada Mobil Oleng dan Menabrak Mereka, Istri Saya Langsung Meninggal'  

"Tiba-tiba Ada Mobil Oleng dan Menabrak Mereka, Istri Saya Langsung Meninggal"  

Regional
Detik-detik Keluarga Pengemis Ditabrak Mobil Saat Gelar Tikar Duduk di Pinggir Jalan

Detik-detik Keluarga Pengemis Ditabrak Mobil Saat Gelar Tikar Duduk di Pinggir Jalan

Regional
Terobos IGD Covid-19 di Bali, WNA Ini Mengamuk dan Nyaris Pukul Dokter, Ini Penyebabnya

Terobos IGD Covid-19 di Bali, WNA Ini Mengamuk dan Nyaris Pukul Dokter, Ini Penyebabnya

Regional
Diduga Kampanye Terselubung, Calon Bupati Petahana di Ogan Ilir Dilaporkan ke Bawaslu

Diduga Kampanye Terselubung, Calon Bupati Petahana di Ogan Ilir Dilaporkan ke Bawaslu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X