Pelaku dan Korban Pembunuhan di Kebun Jagung Saling Kenal di Facebook

Kompas.com - 05/03/2019, 15:46 WIB
Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro (tengah) bersama pelaku pembunuhan, saat rilis di Mapolres Gresik, Selasa (5/3/2019).KOMPAS.com / HAMZAH Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro (tengah) bersama pelaku pembunuhan, saat rilis di Mapolres Gresik, Selasa (5/3/2019).

GRESIK, KOMPAS.com - Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro mengatakan, tersangka pembunuhan terhadap Ida Nurhayati (58), Agus Vilthon (58), mengenal korbannya melalui media sosial Facebook.

Wahyu mengatakan, hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan pelaku setelah tertangkap di Yogyakarta, Sabtu (2/3/2019).

"Menurut pengakuan tersangka, mereka ini berhubungan sudah lama. Pertama kali kenal melalui Facebook pada 2013, kemudian pertama kali ketemu (di Yogyakarta) pada 2016. Bahkan, semakin sering pada awal 2019, sebelum korban ditemukan meninggal dunia," ujar Wahyu saat pengungkapan kasus di Mapolres Gresik, Selasa (5/3/2019).

Baca juga: Pembunuh Perempuan di Kebun Jagung Ditangkap di Yogyakarta

Wahyu mengatakan, tersangka yang merupakan warga Lamongan bahkan sampai memilih indekos di Sleman, Yogyakarta. Dengan kepindahan ini, membuat intensitas pertemuan antara pelaku dengan korban lebih sering.

"Sejak 20 Januari 2019 hingga Februari sebelum kejadian, atau sejak pelaku tinggal di kosnya di Sleman, itu paling tidak dikatakan minimal bertemu dua kali dalam seminggu. Baik itu bertemu makan atau jalan-jalan," jelasnya.

Baca juga: Jenazah Perempuan Diduga Korban Pembunuhan Ditemukan di Kebun Jagung

Wahyu mengatakan, pihaknya masih mencari tahu motif pelaku melakukan pembunuhan. 

"Untuk sementara akan kami dalami lagi. Hanya yang pasti, dari temuan di lapangan sesuai dengan bukti-bukti yang kami dapatkan, ini (kejadian) adalah pelaku tunggal," kata dia.

Jenazah Ida ditemukan di kebun jagung milik warga di Desa Bulungan, Kecamatan Dukun, Gresik, Jawa Timur, pada 21 Februari.

Pelaku adalah Agus Vilthon (38), warga Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, Lamongan. 



Terkini Lainnya

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Regional
Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Regional
Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Regional
Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

Regional
Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Regional
Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Regional
2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

Regional
Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Regional
Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Regional
Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Regional
WN, Tersangka Kasus Hoaks 'Server KPU Diatur' Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

WN, Tersangka Kasus Hoaks "Server KPU Diatur" Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

Regional
Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Regional

Close Ads X