"Gowes" Trans Jawa 900 KM, 50 Pesepeda Singgah di Semarang

Kompas.com - 05/03/2019, 13:15 WIB
Sebanyak 50 orang pesepeda yang mengikuti kegiatan Jelajah Trans Jawa sepanjang 900 Km tiba di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (5/3/2018). HandoutSebanyak 50 orang pesepeda yang mengikuti kegiatan Jelajah Trans Jawa sepanjang 900 Km tiba di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (5/3/2018).

SEMARANG, KOMPAS.com - Sebanyak 50 orang pesepeda yang mengikuti kegiatan Jelajah Trans Jawa sepanjang 900 Km tiba di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (5/3/2018).

Mereka berhasil menuntaskan sebagian perjalanan menuju ibu kota, dengan berhasil menempuh perjalanan hampir 400 kilometer dari Surabaya.

Koordinator kegiatan Jelajah Trans Jawa 900 Km, Hendra Dharmanto, mengatakan, gowes menyusuri Trans Jawa untuk melihat secara dekat perkembangan infrastruktur di Pulau Jawa.

Sebelum singgah di Semarang, para peserta juga sempat singgah di Madiun untuk melihat bangunan irigasi berupa cor beton yang digunakan untuk mengairi sawah.


"Para peserta yang ikut, melihat perkembangan Pulau Jawa. Selain bersepeda, kami juga berbagi pengelolaan infrastruktur desa satu ke desa lainnya," ujar Hendra, melalui siaran tertulisnya ke Kompas.com, Selasa (5/3/2019). 

Baca juga: Gowes 900 Km, 50 Pesepeda Menjelajah Trans Jawa hingga Istana Negara

Singgah di dua desa

Setelah menempuh perjalanan sekitar 400 Km, 50 pesepeda itu singgah di dua desa di perbatasan Kabupaten Semarang dan Kota Semarang.

Dua desa yang dipilih yaitu di Desa Lerep, dan Desa Kalisidi, Kabupaten Semarang. Kedua desa ini dinilai sukses mengelola dana desa untuk membangun infrastruktur pedesaan.

Di Desa Lerep, para pesepeda diajak melihat bangunan embung yang dibangun melalui dana desa. Embung yang berfungsi untuk mengairi pertanian warga itu juga ternyata dikemas menjadi satu destinasi wisata.

Lokasi desa Lerep sendiri berada di lereng kaki Gunung Ungaran.

Baca juga: Promosikan KA Galunggung, PT KAI Gandeng Komunitas Sepeda Lipat Gowes Keliling Tasik

Setelah dari Embung Lerep, para pesepeda juga diajak mampir di desa Kalisidi. Di lokasi itu, para bikers diperlihatkan bagaimana warga menyalurkan air dari sumber air di pegunungan langsung ke rumah-rumah warga. Instalasi air dibuat dengan rapi.

Setelah puas melihat proyek infrastruktur desa, para bikers berkesempatan mencicipi makanan berupa sayur daun kopi.

Kegiatan Jelajah Trans Jawa diikuti oleh 50 pesepeda dari berbagai daerah di Indonesia dengan rute Surabaya-Jakarta. Start dimulai dari dari titik nol Surabaya menuju Istana Negara, Jakarta.

Kegiatan itu secara resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perahu Terbalik, Tujuh Pelajar Tenggelam, Satu Tewas

Perahu Terbalik, Tujuh Pelajar Tenggelam, Satu Tewas

Regional
Tak Punya Lubang Anus, Bayi Ini Buang Air Lewat Lubang Buatan di Perut

Tak Punya Lubang Anus, Bayi Ini Buang Air Lewat Lubang Buatan di Perut

Regional
Pengungsi Banjir Bandang Butuh Selimut, Makanan, Tikar dan Air bersih

Pengungsi Banjir Bandang Butuh Selimut, Makanan, Tikar dan Air bersih

Regional
Gibran Daftar Lewar DPD PDI-P Jateng, Rudy Enggan Komentar: Tugas Saya Sudah Selesai

Gibran Daftar Lewar DPD PDI-P Jateng, Rudy Enggan Komentar: Tugas Saya Sudah Selesai

Regional
Banjir di Kampar Meluas, Rendam Rumah Warga di Tiga Kecamatan

Banjir di Kampar Meluas, Rendam Rumah Warga di Tiga Kecamatan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Digugat Eropa, Jokowi Siapkan Pengacara Terbaik | Kasus Pembunuhan Mahasiswi Bengkulu

[POPULER NUSANTARA] Digugat Eropa, Jokowi Siapkan Pengacara Terbaik | Kasus Pembunuhan Mahasiswi Bengkulu

Regional
5 Fakta Gibran Daftar Pilkada Solo, Pilih Kamis Legi hingga Janji Sejahterakan Warga Solo

5 Fakta Gibran Daftar Pilkada Solo, Pilih Kamis Legi hingga Janji Sejahterakan Warga Solo

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Regional
Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Regional
Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Regional
Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Regional
5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

Regional
Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Regional
4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

Regional
4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X