Gus Sholah Bantah Bakal Hadiri Deklarasi Kiai Dukung Prabowo

Kompas.com - 05/03/2019, 10:00 WIB
Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur, KH. Salahuddin Wahid, saat ditemui di Pesantren Tebuireng Jombang, Senin (4/3/2019). KOMPAS.com/MOH. SYAFII Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur, KH. Salahuddin Wahid, saat ditemui di Pesantren Tebuireng Jombang, Senin (4/3/2019).

JOMBANG, KOMPAS.com - Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur, KH. Salahuddin Wahid ( Gus Sholah), menegaskan dirinya pada posisi netral dalam percaturan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Gus Sholah juga membantah dirinya bakal hadir ataupun terlibat dalam pertemuan dan deklarasi dukungan kiai dan santri kepada pasangan Capres-Cawapres Nomor urut 02 Prabowo - Sandi yang direncanakan digelar di Pasuruan.

Pernyataan bantahan tersebut menyusul beredarnya surat undangan dengan kop surat Barisan Kiai dan Santri Nahdliyin (BKSN) yang beredar lewat pesan Whatsapp grup, sejak Minggu (4/3/2019) kemarin.

Surat pemberitahuan dan undangan yang ditujukan kepada Hj. Nur Asia Uno tersebut, mengagendakan kegiatan Gerakan Hizb Nasional dan Deklarasi Dukungan Prabowo-Sandi di Pondok Pesantren Tajul Muslimin Pasuruan, pada Jum'at (8/3/2019) mendatang.

Baca juga: Putra Gus Sholah Fokus Menangkan Jokowi di Banten, DKI dan Jabar

Dalam surat yang belum ditanda tangani oleh Ketua dan Sekretaris panitia tersebut tercantum nama KH. Salahuddin Wahid sebagai salah satu tokoh pesantren yang bakal menghadiri kegiatan tersebut.

"Enggak lah, mengerti juga tidak. Saya tidak ngerti sama sekali, dihubungi juga tidak. Dihubungi pun saya tidak akan datang," ujar Gus Sholah saat ditemui di Pesantren Tebuireng Jombang, Senin (4/3/2019) siang.

Sebelumnya, bantahan Gus Sholah bahwa dirinya bakal hadir dalam pertemuan Barisan Kiai dan Santri Nahdliyin di Pasuruan dipublikasikan laman tebuireng.online, situs milik Pesantren Tebuireng, pada Senin (4/3/2019) pagi.

Pada laman tersebut, Gus Sholah menegaskan sikap netralnya dalam Pilpres 2019. Pernyataan senada disampaikan saat adik kandung Gus Dur ini ditemui Kompas.com di kediamannya.

Baca juga: Bareng Gus Sholah dan Yenny Wahid, Jokowi Ziarahi Makam Pendiri NU

"Saya kan sudah menyatakan netral. Saya tidak mendukung Pak Jokowi, saya juga tidak mendukung Pak Prabowo," katanya.

Ditambahkan, para kiai dan tokoh yang tergabung dalam Jaringan Kiai dan Santri Nasional (JKSN) ataupun Barisan Kiai dan Santri Nahdliyin (BKSN), telah bertemu dan berdiskusi dengan mantan anggota Komnas HAM ini.

Kepada keduanya, Gus Sholah menyatakan tidak akan berdiri pada salah satu pihak, baik JKSN maupun BKSN. "Sudah saya sampaikan kepada keduanya, saya harus netral," ujarnya.


Terkini Lainnya

Ratna Sarumpaet: Tompi yang Sadarkan Saya untuk Berhenti Berbohong...

Ratna Sarumpaet: Tompi yang Sadarkan Saya untuk Berhenti Berbohong...

Megapolitan
Mencegah Polarisasi Politik Pasca-Pilpres 2019 Semakin Tajam

Mencegah Polarisasi Politik Pasca-Pilpres 2019 Semakin Tajam

Nasional
Sempat Ditunda, Tuntutan Kasus 'Vlog Idiot'  Ahmad Dhani Dibacakan Hari Ini

Sempat Ditunda, Tuntutan Kasus "Vlog Idiot" Ahmad Dhani Dibacakan Hari Ini

Regional
Harga Jengkol di Bekasi Tembus Rp 50.000

Harga Jengkol di Bekasi Tembus Rp 50.000

Megapolitan
KPU Rekomendasikan Pemilu Serentak Dipecah Dua, Ini Penjelasannya

KPU Rekomendasikan Pemilu Serentak Dipecah Dua, Ini Penjelasannya

Nasional
Petugas KPPS Meninggal Dunia di DIY Bertambah Jadi Lima Orang

Petugas KPPS Meninggal Dunia di DIY Bertambah Jadi Lima Orang

Regional
Ini 4 Komedian yang Sukses Melangkah dari Panggung Komedi ke Politik

Ini 4 Komedian yang Sukses Melangkah dari Panggung Komedi ke Politik

Internasional
Dalam Putusan, Hakim Ikut Pertimbangkan Jabatan Idrus Sebagai Menteri Sosial

Dalam Putusan, Hakim Ikut Pertimbangkan Jabatan Idrus Sebagai Menteri Sosial

Nasional
5 Fakta Tragedi Petugas KPPS di Pemilu 2019, Korban Meninggal 91 Orang hingga Demo Tagih Honor

5 Fakta Tragedi Petugas KPPS di Pemilu 2019, Korban Meninggal 91 Orang hingga Demo Tagih Honor

Regional
Farhat Abbas Klarifikasi Pelaporan 17 Orang Terkait Kasus Ratna Sarumpaet di Polda Metro

Farhat Abbas Klarifikasi Pelaporan 17 Orang Terkait Kasus Ratna Sarumpaet di Polda Metro

Megapolitan
Jumlah Petugas KPPS Meninggal di Sumsel Bertambah Jadi 6 Orang

Jumlah Petugas KPPS Meninggal di Sumsel Bertambah Jadi 6 Orang

Regional
Bupati Mandailing Natal Sebut Jokowi Tolak Pengunduran Dirinya

Bupati Mandailing Natal Sebut Jokowi Tolak Pengunduran Dirinya

Regional
[UPDATE] Hasil Sementara Situng KPU di Jakarta: Jokowi-Ma'ruf Unggul 52,71 Persen

[UPDATE] Hasil Sementara Situng KPU di Jakarta: Jokowi-Ma'ruf Unggul 52,71 Persen

Megapolitan
Istana: Kalau Pasukan Turun Harus Merasa Nyaman, Jangan Ketakutan

Istana: Kalau Pasukan Turun Harus Merasa Nyaman, Jangan Ketakutan

Nasional
Tak Ada Penghitungan 'Real Count' di DPP Gerindra

Tak Ada Penghitungan "Real Count" di DPP Gerindra

Nasional

Close Ads X