Aktivis Berencana Ajukan Gugatan ke PTUN soal Perubahan Status Cagar Alam Kamojang dan Papandayan

Kompas.com - 03/03/2019, 19:10 WIB
Sebanyak 25 aktivis lingkungan dari Aliansi Cagar Alam Jawa Barat, menggelar longmarch dari Bandung menuju Kementerian Lingkungan Hidup, Jakarta, Minggu (3/3/2019). Longmarch tersebut merupakan aksi lanjutan dari penolakan para aktivis lingkungan  terhadap SK 25/MENLHK/SETJEN/PLA2/1/2018 tertanggal 10 Januari 2018. KOMPAS.com/RENI SUSANTISebanyak 25 aktivis lingkungan dari Aliansi Cagar Alam Jawa Barat, menggelar longmarch dari Bandung menuju Kementerian Lingkungan Hidup, Jakarta, Minggu (3/3/2019). Longmarch tersebut merupakan aksi lanjutan dari penolakan para aktivis lingkungan terhadap SK 25/MENLHK/SETJEN/PLA2/1/2018 tertanggal 10 Januari 2018.

BANDUNG, KOMPAS.comAktivis lingkungan yang tergabung dalam Aliansi Cagar Alam Jawa Barat telah berkonsultasi dengan LBH Bandung tentang langkah hukum yang akan diambil terkait SK 25/MENLHK/SETJEN/PLA2/1/2018 tertanggal 10 Januari 2018.

SK yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kementerian LHK) tersebut berisi mengenai perubahan fungsi pokok kawasan hutan dari sebagian kawasan cagar alam Kawah Kamojang seluas 2.391 hektare dan cagar alam Gunung Papandayan seluas 1.991 hektare menjadi Taman Wisata Alam.

"Kami sudah berkoodiansi dengan LBH Bandung, bagaimana konteks advokasi non litigasi kami perjuangkan," ujar Tim Pengkampanye Hutan Walhi Jabar Dedi Kurniawan kepada Kompas.com, di Jalan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Minggu (3/3/2019).

Baca juga: Tolak Perubahan Status Cagar Alam Kamojang dan Papandayan, Puluhan Aktivis Jalan Kaki Bandung-Jakarta

Jika ada celah hukum yang bisa diambil untuk membatalkan SK tersebut, pihaknya akan memperjuangkan, termasuk rencana menggugat Kementerian LHK ke PTUN.

Dalam aturannya, lanjut dia, keberatan bisa dilakukan selama 90 hari setelah SK dikeluarkan.

Saat SK tersebut dikeluarkan, tak ada tanggapan dari masyarakat.

“Persoalannya mereka tidak menginformasikan hal itu. Kami sudah ajukan surat keberatan. Surat tersebut menjadi dasar litigasi ke depan," ujarnya. 

Baca juga: SK Perubahan Status Cagar Alam Kawah Kamojang dan Gunung Papandayan Sudah Final

"Kami punya kesempatan ke PTUN. Kalau mentok kami akan PTUN-kan. Teman LBH sudah siapkan (materi), tetapi itu langkah akhir, kami tetap upayakan gerakan massa," kata Dedi.

Hal lain yang dilakukan adalah menggelar aksi longmarch dari Bandung ke Jakarta.

Di Jakarta, peserta longmarch akan disambut aktivis lain untuk beraudiensi dengan Kementerian LHK.

Baca juga: Tolak Perubahan Status Cagar Alam Kamojang dan Papandayan, Massa Segel Kantor BBKSDA

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akibat Guguran Lava, Morfologi Gunung Merapi Berubah, Permukaan Kawah Terangkat

Akibat Guguran Lava, Morfologi Gunung Merapi Berubah, Permukaan Kawah Terangkat

Regional
Paslon Pilkada Cianjur Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Bawaslu hanya Bisa Menegur

Paslon Pilkada Cianjur Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Bawaslu hanya Bisa Menegur

Regional
Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Regional
Hasil Otopsi, Mayat Wanita Dikubur di Fondasi Rumah Ternyata Hamil 7 Bulan

Hasil Otopsi, Mayat Wanita Dikubur di Fondasi Rumah Ternyata Hamil 7 Bulan

Regional
Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Regional
Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Regional
Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Regional
2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

Regional
Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Regional
Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Regional
Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Regional
Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Regional
Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Regional
Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X