Pemuda Diduga Terkena Peluru Nyasar, Kapolda Sumsel Sesalkan Minimnya Koordinasi

Kompas.com - 03/03/2019, 15:32 WIB
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat memberikan keterangan terkait seorang bidan di Kabupaten Ogan Ilir yang mengaku menjadi korban pemerkosaan, Jumat (22/2/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAKapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat memberikan keterangan terkait seorang bidan di Kabupaten Ogan Ilir yang mengaku menjadi korban pemerkosaan, Jumat (22/2/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menyesalkan tindakan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang melakukan razia narkoba di kawasan eks lokalisasi Jalan Teratai Putih, Palembang tanpa melakukan koordinasi.

Menurut jenderal bintang dua ini, BNN semestinya telah memperhitungkan resiko yang diambil sebelum melakukan razia di eks lokalisasi yang diduga dijadikan tempat kampung narkoba.

"Saya sebenarnya mengharapkan kalau kegiatan yang bersama begitu diinformasikan ke Polda. Saya sudah konfirmasi dengan Kepala BNN, apa masalahnya kalau di-back up Polda Sumsel dengan kekuatan penuh," kata Kapolda Sumsel saat berada di Polresta Palembang, Sabtu (2/3/2019).

Zulkarnain pun tak menampik jika eks lokalisasi tersebut diduga sebagai kampung narkoba. Namun, menurutnya, pihak BNN semestinya mengambil tindakan pencegahan dan koordinasi sebelum razia itu dilakukan.

Baca juga: 5 Fakta Dugaan Peluru Nyasar Saat Razia BNN, Terdengar Letusan Berulang Kali hingga Kesaksian Korban Salah Tembak

 "Memang itu kan kampung narkoba, mestinya dengan kekuatan penuh, tapi itu hanya beberapa orang Pol PP dan BNN, jadi kami menyayangkan. Niat BNN bagus dan berapi-api tetapi  resiko juga harus dihitung, mungkin ada konsep yang lain, kan BNN ada konsep pencegahan  sekedar penindakan pencehana mereka kan intens sekali untuk pencegahan, misalnya kampung bersinar tanpa narkoba," ujarnya.

Mengenai dugaan peluru nyasar yang mengenai salah seorang pemuda bernama Muhammad Akbar Tanjung (17) saat razia itu berlangsung, Zulkarnain mengaku akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami juga belum bisa menyimpulkan apakah peluru yang menembus anak itu dari peluru BNN atau bukan, karena kan namanya kampung narkoba mereka juga pasti punya senpi rakitan, kampung seperti itu tidak mungkin mulus-mulus saja.  Nanti harus kami periksa, kalibernya apa, sekarang  masih dilakukan penyelidikan," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Muhammad Akbar Tanjung (17) mengalami luka tembak di bagian dada sebelah kiri saat adanya razia gabungan di eks lokalisasi Jalan Teratai Putih, Kecamatan Sukarami Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (1/3/2019).

Akibatnya, Akbar kini harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Myria Palembang setelah mengalami luka tembak tersebut.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Selatan Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan ketika dikonfirmasi membenarkan adanya seorang warga yang terluka saat razia tersebut berlangsung pada Kamis (28/2/2019) malam kemarin.

Menurutnya, mereka saat ini sedang menelusuri apakah Akbar terkena luka tembak dari petugas atau bukan.

"Iya memang benar ada yang terluka, sekarang lagi mau cek ke rumah sakit, akan dipastikan itu kesalahan dari siapa," kata Jhon, saat dihubungi melalui telepon.

Kompas TV Dana desa pada prinsipinya bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat di desa dan pembangunan infrastruktur di desa. Sejak 2015, anggaran dana desa meningkat. Namun, disaat yang bersamaan tren kasus korupsi dana desa meningkat pula. Artinya, dana desa masih menyisakan celah korupsi. Lalu, bagaimana cara menutup celah korupsi tersebut?
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.