Status Gunung Merapi Waspada, Masyarakat Diminta Tetap Beraktivitas Normal

Kompas.com - 02/03/2019, 11:28 WIB
Kepala Balai Penyelidikan, dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida saat memberikan penjelasan terkait aktivitas Gunung Merapi, Sabtu (02/03/2019) KOMPAS.com / WIJAYA KUSUMAKepala Balai Penyelidikan, dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida saat memberikan penjelasan terkait aktivitas Gunung Merapi, Sabtu (02/03/2019)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi ( BPPTKG) Yogyakarta memastikan jarak terjauh luncuran awan panas Gunung Merapi yang terjadi pada Sabtu (2/3/2019) dini hari adalah dua kilometer dari puncak.

Awan panas guguran yang terjadi juga masih tergolong kecil.

"Tadi memang terjadi awan panas guguran sebanyak tujuh kali," ujar Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik Humaida, Sabtu. 

Baca juga: Merapi Keluarkan Awan Panas, Hujan Abu Terjadi di Lereng


Hanik menyampaikan, saat ini Gunung Merapi memang masuk pada fase awan panas.

Hanya saja, dari data BPPTKG Yogyakarta, luncuran awan panas guguran Gunung Merapi, termasuk yang terjadi pada Sabtu dini hari tadi, masih di dalam radius 3 kilometer.

"Memang fase awan panas, tetapi awan panas ini masih kecil, jarak terjauhnya tadi dua kilometer. Masih di dalam radius bahaya yang kami rekomendasikan," tuturnya.

Menurutnya, BPPTKG Yogyakarta masih menetapkan status Gunung Merapi pada level 2 atau waspada. Sehingga masyarakat diminta tenang dan tetap beraktivitas normal.

"Dari data-data pengamatan yang ada, saat ini kondisinya tenang lagi," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Gunung Merapi pada Sabtu dini hari kembali mengeluarkan awan panas guguran sebanyak tujuh kali.

Baca juga: Sabtu Dini Hari, Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas 7 Kali

Awan panas guguran terjadi pada 04.51 WIB , 04.54 WIB, 05.03 WIB, 05.07 WIB, dan 05.10 WIB. Jarak luncur maksimum dua kilometer, mengarah ke Kali Gendol.

Awan panas guguran kembali terjadi pada pukul 05.33 WIB, disusul pada 05.40 WIB dan 05.40 WIB. Jarak luncur awan panas guguran 800 meter dan 900 meter.

Rekomendasi BPPTKG, radius bahaya yang dikosongkan dari aktivitas penduduk masih tetap tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X