Ini Alasan Mahfud MD Laporkan Akun Twitter @KakekKampret_ ke Polres Klaten

Kompas.com - 01/03/2019, 23:04 WIB
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD di Polres Klaten, Jawa Tengah, Jumat (1/3/2019).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD di Polres Klaten, Jawa Tengah, Jumat (1/3/2019).


SOLO, KOMPAS.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengatakan, ada dua alasan kenapa dirinya melaporkan akun Twitter @KakekKampret_ ke Polres Klaten, Jawa Tengah, Jumat (1/3/2019).

Untuk diketahui akun @KakekKampret_ tersebut dilaporkan ke polisi karena mengunggah postingan menuduh Mahfud MD menerima sebuah mobil Camry dengan pelat nomor B 1 MMD dari salah seorang pengusaha.

"Ini tujuannya dua. Satu, pendidikan hukum. Semacam penyuluhan hukum kepada masyarakat. Ingan anda hidup ada hukum. Yang bisa dihukum bukan karena orang yang membunuh. Orang yang membuat insinuasi itu bisa dibaca dari kalimatnya bahwa itu tindak pidana," kata Mahfud, Jumat.

Baca juga: Dituduh Terima Camry dari Pengusaha, Mahfud MD Laporkan Akun Twitter @KakekKampret_

Tujuan yang kedua, lanjut Mahfud, untuk memberitahu masyarakat bahwa hukum itu terbuka di semua polres untuk UU ITE. Sebab tidak ada locus delicti sebelum tertangkap orangnya.

"Kenapa saya lapor ke Klaten, saya ini orang Sleman. Saya ingin mendidik masyarakat bahwa hukum itu terbuka di semua polres untuk UU ITE ini karena tidak ada locus delicti sebelum tertangkap orangnya," terang dia.

Mahfud mengungkapkan, jika ada masyarakat di Indonesia yang merasa terhina dengan kasus UU ITE dapat segera melaporkannya ke polres setempat, tanpa harus datang ke Jakarta.

"Dan saya melaporkan kasus ini ke Polres Klaten agar masyarakat tahu saja. Kalau saya mau di Jakarta, kan. Lebih sensasional dan macam-macam. Tapi saya lapor di sini biar masyarakat tahu anda bisa lapor di mana saja kalau diperlakukan begini," jelasnya.

Sementara dalam laporannya ke Polres Klaten, Mahfud membawa bukti berupa screenshot postingan dari akun Twitter @KakekKampret_.



Terkini Lainnya

KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

Nasional
[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

Megapolitan
Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Internasional
Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Nasional
Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Megapolitan
'Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong'

"Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong"

Nasional
Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Megapolitan
Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Internasional
Kesaksian Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi hingga ke Kaki Gunung Guntur

Kesaksian Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi hingga ke Kaki Gunung Guntur

Megapolitan
KPU: Mikir kalau Mau Bilang Curang

KPU: Mikir kalau Mau Bilang Curang

Nasional
4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

Megapolitan
[BERITA POPULER] TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Buktikan Kecurangan Kubu 02 | Sandiaga Tak Hadiri Syukuran Prabowo-Sandi

[BERITA POPULER] TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Buktikan Kecurangan Kubu 02 | Sandiaga Tak Hadiri Syukuran Prabowo-Sandi

Nasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kanada Bikin Geram Duterte| India Peringatkan Sri Lanka

[POPULER INTERNASIONAL] Kanada Bikin Geram Duterte| India Peringatkan Sri Lanka

Internasional
Mengintip 'War Room' TKN Jokowi-Ma'ruf, 250 Personel Bekerja 24 Jam

Mengintip "War Room" TKN Jokowi-Ma'ruf, 250 Personel Bekerja 24 Jam

Nasional
Komisioner: Dalam Sehari Situs KPU Bisa Diserang Ratusan Peretas

Komisioner: Dalam Sehari Situs KPU Bisa Diserang Ratusan Peretas

Nasional

Close Ads X