Kompas.com - 01/03/2019, 18:30 WIB
Pemesanan tiket KA Lokal melalui aplikasi KAI Access dengan metode pembayaran menggunakan LinkAja. Dok. PT KAI Daop 8 SurabayaPemesanan tiket KA Lokal melalui aplikasi KAI Access dengan metode pembayaran menggunakan LinkAja.

SURABAYA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuka akses pemesanan tiket semua KA lokal melalui aplikasi KAI Access dengan metode pembayaran menggunakan LinkAja.

Hal itu dilakukan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Akses pemesanan KAI lokal melalui KAI Access itu dibuka mulai hari ini atau 1 Maret 2019.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto mengatakan, LinkAja merupakan aplikasi pembayaran digital karya dari Sinergi BUMN.

Untuk mendapatkan layanan ini, kata Suprapto, pengguna  harus melakukan update aplikasi KAI Access terlebih dahulu menjadi versi terbaru.

Pembelian tiket KA lokal dilakukan pada menu Local Train di aplikasi KAI Access.

Baca juga: Stasiun Tanjung Priok Layani KA Lokal, Tiket Bisa Dibeli H-7

Adapun untuk periode pembelian tiket KA lokal melalui KAI Access ini tetap mengikuti aturan yang berlaku sesuai masing-masing KA.

"Yaitu ada KA yang bisa dipesan H-7 (tujuh hari sebelum keberangkatan), dan ada yang bisa dilakukan hanya dengan pembelian langsung (go show) selama tiket masih ada," kata Suprapto, Jumat (1/3/2019).

Suprapto menjelaskan, pembelian tiket KA lokal melalui KAI Access ini berlaku satu identitas penumpang hanya untuk satu relasi atau rute KA pada hari yang sama.

Nantinya, sambung Suprapto, penumpang yang membeli tiket KA Lokal di KAI Access, cukup menunjukkan kartu identitas asli sesuai nama pada tiket dan e-boarding pass saat melakukan boarding untuk naik KA.

Tiket KA Lokal yang dibeli di KAI Access hanya dapat dibatalkan dan diubah jadwalnya melalui loket stasiun.

"KAI melihat bahwa animo masyarakat sangat tinggi terhadap moda transportasi KA Lokal. Sebelumnya, penumpang masih harus mengantre panjang hanya untuk membeli tiket KA lokal," ujar Suprapto.

Menurutnya, saat ini, calon penumpang semakin mudah untuk memesan tiket KA lokal hanya dengan melalui ponsel di mana saja dan kapan saja.

Ia berharap, dengan kemudahan pemesanan ini, jumlah penumpang KA Lokal di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya terus meningkat.

"Tercatat pada tahun 2017, jumlah penumpang KA Lokal di wilayah Daop 8 Surabaya mencapai 5.413.358 penumpang. Di tahun 2018, naik sebesar 8 persen menjadi 5.585.342 orang," imbuh Suprapto.

Untuk diketahui, pemesanan melalui KAI Access dapat dilakukan dengan cara memilih menu local train, kemudian pilih stasiun asal dan stasiun tujuan KA lokal lalu klik tombil "Cari Tiket".

Selanjutnya pilih KA lokal sesuai dengan jam keberangkatan yang diinginkan dilanjutkan dengan melakukan konfirmasi.

Sebelumnya, pastikan jadwal KA lokal yang ditampilkan telah sesuai dengan yang dipilih pada tahap sebelumnya.

Sebelum melakukan pembayaran, pastikan membaca halaman syarat dan ketentuan.

Setelah itu, lakukan pembayaran dengan memilih tipe pembayaran yang tersedia hingga proses berhasil.

E-ticket KA lokal dapat dilihat pada menu My Trips, kemudian klik halaman Local Train.

Berikut ini adalah daftar nama KA Lokal yang beroperasi di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya yang dapat dibeli melalui aplikasi KAI Access mulai 1 Maret 2019.

1. KA Komuter relasi Surabaya Pasarturi -Lamongan/PP (Penjualan Langsung/Go Show)

2. KA Komuter relasi Surabaya Kota -Porong/PP (Penjualan langsung/ Go Show)

3. KA Jenggala relasi Sidoarjo-Mojokerto/PP (Pemesanan H-7)

4. KA Tumapel relasi Malang - Surabaya Gubeng- Surabaya Kota/PP (Pemesanan H-7)

5. KA Dhoho - Penataran relasi Surabaya Kota - Kertosono - Blitar/PP (Pemesanan H-7)

6. KA Penataran - Dhoho relasi Surabaya Kota - Malang - Blitar/PP (Pemesanan H-7)

7. KA Ekonomi Lokal relasi Kertosono - Surabaya Kota/PP (Pemesanan H-7)

8. KA Ekonomi Lokal relasi Surabaya Pasar Turi - Sidoarjo/PP (Pemesan H-7).

9. KA Ekonomi Lokal relasi Sidoarjo - Bojonegoro/PP (Pemesanan H-7)

Kompas TV Sejak tanggal 25 Februari 2019, pengguna jasa kereta api sudah bisa memesan tiket kereta untuk angkutan lebaran tahun 2019. Untuk keperluan arus mudik lebaran PT Kereta Api Daop 2 Bandung juga menyiapkan 4 kereta api tambahan. Tahun lalu PT KAI menyiapkan 68 ribu tempat duduk per hari sebelum lebaran hingga setelah lebaran. Namun untuk tahun ini PT KAI menyiapkan 70 ribu lebih tempat duduk setiap hari. Di Stasiun Kereta Api Kota Malang, Jawa Timur tiket kereta api kelas ekonomi untuk lebaran yang dijual sejak Senin (25/2/2019) kemarin sudah habis. Tiket kereta api yang habis adalah tiket untuk kereta Matarmaja kelas ekonomi jurusan Pasar Senen-Malang. Khusus untuk keberangkatan pada tanggal 26 Mei 2019. Menurut petugas Stasiun Kota Malang tiket kereta api Matarmaja memang menjadi buruan calon penumpang. Karena harganya yang terjangkau. Namun tiket kelas eksekutif dan bisnis masih banyak tersedia. Untuk angkutan kereta lebaran kemungkinan besar pihak stasiun akan melakukan penambahan kereta seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Apalagi diprediksi jumlah penumpang kereta api saat arus mudik lebaran tahun ini akan mengalami kenaikan.




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X