Pembakaran Atribut Jokowi-Ma'ruf di Sampang Diduga Hanya Provokasi

Kompas.com - 28/02/2019, 14:56 WIB
Potongan video aksi pembakaran atribut pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Maruf di Kabupaten Sampang Kode Penulis : KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMANPotongan video aksi pembakaran atribut pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Maruf di Kabupaten Sampang

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Rekaman video aksi pembakaran atribut kampanye pasangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, yang dilakukan sejumlah pemuda pada Selasa (26/2/2019) malam, diduga hanya untuk memprovokasi masyarakat Sampang.

Dengan demikian, suasana jadi tidak kondusif menghadapi pemilu 17 April 2019 mendatang. 

Hal ini disampaikan Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sampang Ahmad Fauzan Zaini, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (28/2/2019) melalui ponselnya.

Menurutnya, tim Jokowi-Ma'ruf tidak ada upaya dan kegiatan yang mengganggu calon lain. Apalagi, sampai dikabarkan ada pengadangan.

"Saya menduga aksi (pembakaran) itu hanya untuk memprovokasi saja. Tim Jokowi-Ma'ruf di Sampang ingin bersaing secara sehat tanpa ada provokasi dan ujaran-ujaran kebencian," terang Ahmad Fauzan Zaini.

Baca juga: Beredar, Video Pembakaran Atribut Kampanye Jokowi-Maruf Amin

Meskipun demikian, partai pengusung Jokowi-Ma'ruf dan relawan Sampang tidak akan melakukan langkah-langkah hukum menyikapi peristiwa tersebut. Hal itu untuk menghindari kejadian yang lebih memanas.

"Biarkan masyarakat memilih presiden dan wakil presiden berdasarkan hati nurani mereka masing-masing," katanya.

Sementara itu, Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sampang, Insyiatun saat dikonfirmasi mengatakan, Bawaslu Sampang sudah melakukan investigasi atas peristiwa pembakaran atribut yang terjadi di area monumen Kabupaten Sampang itu.

Namun, sejauh ini belum ada laporan resmi dari tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf kepada Bawaslu Sampang.

"Kami sudah melakukan investigasi. Hasilnya, masih menunggu waktu," ungkapnya. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di Cilegon Ini 2 Tahun Menipu Para Pencari Kerja

Pria di Cilegon Ini 2 Tahun Menipu Para Pencari Kerja

Regional
Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembakaran Lahan di Kalimantan Tengah

Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembakaran Lahan di Kalimantan Tengah

Regional
Ibu Rumah Tangga Histeris Minta Tolong Saat Diterkam dan Diseret Buaya

Ibu Rumah Tangga Histeris Minta Tolong Saat Diterkam dan Diseret Buaya

Regional
Tak Cuma Online, Pelajar SD dan SMP di Surabaya Bisa Belajar lewat Televisi

Tak Cuma Online, Pelajar SD dan SMP di Surabaya Bisa Belajar lewat Televisi

Regional
Bayi Usia 8 Hari di Kudus Meninggal, Terkonfirmasi Positif Covid-19

Bayi Usia 8 Hari di Kudus Meninggal, Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
4 Orang Tertimbun Longsor di Sibolga, 2 Tewas

4 Orang Tertimbun Longsor di Sibolga, 2 Tewas

Regional
Rekor Baru Penambahan Kasus Covid-19 di Riau

Rekor Baru Penambahan Kasus Covid-19 di Riau

Regional
Kapolda Maluku Menyuapi Sejumlah Taruna Akpol, Ingatkan Jangan Serakah

Kapolda Maluku Menyuapi Sejumlah Taruna Akpol, Ingatkan Jangan Serakah

Regional
Pengunjung Pulau Komodo Dibatasi Maksimal 50.000 Orang Setahun

Pengunjung Pulau Komodo Dibatasi Maksimal 50.000 Orang Setahun

Regional
Satu Penumpang Positif Corona, Lion Air: Bukan Kesalahan dan Kesengajaan Maskapai

Satu Penumpang Positif Corona, Lion Air: Bukan Kesalahan dan Kesengajaan Maskapai

Regional
Erick Thohir: Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Tersedia Mulai Desember 2020

Erick Thohir: Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Tersedia Mulai Desember 2020

Regional
Masuk Zona Hijau Covid-19, Pemkot Kupang Pertimbangkan Buka Sekolah

Masuk Zona Hijau Covid-19, Pemkot Kupang Pertimbangkan Buka Sekolah

Regional
Kronologi Lengkap Temuan Kerangka Wanita Berjaket Merah Wonogiri, Hilang Jejak Usai Jual Motor

Kronologi Lengkap Temuan Kerangka Wanita Berjaket Merah Wonogiri, Hilang Jejak Usai Jual Motor

Regional
Soal Klaim Risma Surabaya Jadi Hijau, Kadis: Yang Berubah Bukan Zona, tapi Reproduksi Efektif

Soal Klaim Risma Surabaya Jadi Hijau, Kadis: Yang Berubah Bukan Zona, tapi Reproduksi Efektif

Regional
Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19: Sebelum Swab, Saya Ikut Rapat di Kantor

Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19: Sebelum Swab, Saya Ikut Rapat di Kantor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X