Kompas.com - 28/02/2019, 13:04 WIB
Jalan di Desa Kayu Besi, Puding, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung terendam banjir, Kamis (28/2/2019) menyebabkan akses transportasi warga terganggu. BPBD Kepulauan Bangka Belitung.Jalan di Desa Kayu Besi, Puding, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung terendam banjir, Kamis (28/2/2019) menyebabkan akses transportasi warga terganggu.

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Banjir yang merendam ruas jalan sepanjang 300 meter di Desa Kayu Besi, Kecamatan Puding, Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, menyebabkan akses transportasi warga terganggu.

Genangan banjir membuat jalan tersebut berubah bak kolam dengan air berwarna kuning bercampur lumpur.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Bangka Belitung Mikron Antariksa mengatakan, kendaraan roda dua dan pejalan kaki belum bisa melintas karena arus banjir yang cukup deras.

Baca juga: Puluhan Rumah dan Satu SD di Kabupaten Bangka Terendam Banjir

"Akses jalan dari daerah Transmigrasi Kayu Besi dan Sungailiat terganggu. Karena kondisi masih hujan, banyak yang memutar arah lewat Balunijuk," kata Mikron, saat dikonfirmasi Kompas.com, via ponsel, Kamis (28/2/2019).

Ketinggian air yang merendam jalan diperkirakan 30 hingga 50 sentimeter. Selain kendaraan roda dua, sejumlah kendaraan roda empat dengan sasis rendah juga terlihat mengantre menunggu air surut.

"Untuk warga dan kendaraan roda dua kami bantu melintas menggunakan kendaraan offroad. Sepeda motornya diangkut ke dalam bak mobil," ujar Mikron.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Inisiatif Pola Jaring Pelajar SMP di Sumedang Mampu Atasi Sampah Biang Banjir

Hingga berita ini dibuat Kamis sekitar pukul 12.45 WIB, banjir masih menggenangi ruas jalan di Desa Kayu Besi.

Ketinggian air diperkirakan masih bertahan karena adanya luapan sungai dan hujan yang belum reda.

Desa Kayu Besi merupakan potret perkampungan warga transmigrasi yang topografinya diubah dari kawasan hutan menjadi areal perkebunan kelapa sawit.

Kompas TV Ratusan warga korban banjir yang berada di perumahan Organda Distrik Heram kota Jayapura membutuhkan air bersih dan makanan. Warga secara bergotong royong membersihkan sisa banjir yang terdiri dari material lumpur dan sampah plastik yang terbawa banjir warga yang masih berada di lokasi banjir berharap Pemerintah kota Jayapura segera turun ke lokasi untuk melihat dampak banjir.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.