Mayat Laki-laki Ditemukan di Pinggir Jalan Perumahan di Batam

Kompas.com - 27/02/2019, 20:32 WIB
Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga sekitar di pinggiran jalan Perumahan Bukit Tiban Permai, Sekupang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (27/2/2019). KOMPAS.com/ HADI MAULANASesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga sekitar di pinggiran jalan Perumahan Bukit Tiban Permai, Sekupang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (27/2/2019).


BATAM, KOMPAS.com - Sosok mayat laki-laki ditemukan warga di pinggiran jalan Perumahan Bukit Tiban Permai, Sekupang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (27/2/2019).

Belum diketahui identitas korban, namun informasi di lapangan menyebutkan mayat tersebut merupakan salah seorang pekerja galian kabel.

Pihak kepolisian dari Satreskrim Polresta Barelang telah mengamankan tempat kejadian perkara dan langsung melakukan penyelidikan.

Irvan (32), warga Delta Villa yang ditemui di sekitar TKP mengatakan, awalnya warga yang melihat mengira pria yang belum diketahui identitasnya ini sedang beristirahat.

Baca juga: Ditemukan di Sungai, Mayat Pria di Jombang Diduga Korban Pembunuhan

Namun, karena tidak kunjung bergerak, akhirnya warga mendekati dan baru mengetahui korban sudah tidak bernyawa.

"Saat itulah warga yang menemukannya langsung melaporkannya ke perangkat RT RW dan diteruskan ke polisi," kata Irvan, disekitar TKP, Rabu.

Irvan menyebut, warga yang pertama kali melihatnya adalah warga Perumahan Tiban Permai. Karena lokasi kejadian bersebelahan dengan pintu masuk perumahan tersebut.

"Namun, pastinya juga tidak tahu persis, namun jika dilihat dari pakaiannya diduga mayat tersebut merupakan pekerja galian kabel," ujar dia.

Riki, warga Perumahan Bukit Indah Tiban Permai mengatakan, mayat tersebut bukan warga perumahan Bukit Tiban Permai. Sebab, tidak ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya.

"Kami para warga menduga korban ini tewas tersambar petir, soalnya tadi sempat hujan lebat dan ada petir. Mungkin korban ini berteduh di sekitar pohon tersebut," ungkap dia.

Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri mengatakan, pihaknya masih melakukan olah TKP dan pendalaman.

Baca juga: Sidik Jari di e-KTP Ungkap Identitas Mayat Wanita dalam Karung di Jepara

"Kami belum tahu identitas dan penyebab kematiannya, yang jelas mayat akan dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum," ungkap dia.

Andri berharap, agar warga Batam yang merasa kehilangan sanak saudaranya bisa mendatangi RS Bhayangkara, untuk memastikan mayat yang ditemukan tergeletak di pinggiran jalan Bukit Tiban Permai Sekupang.

"Jika ada yang merasa kehilangan keluarganya, bisa langsung mengeceknya ke RS Bhayangkara," ujar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Surati Australia dan Jerman soal Sampah, Siswi SMP Ini juga Akan Surati Inggris dan Kanada

Usai Surati Australia dan Jerman soal Sampah, Siswi SMP Ini juga Akan Surati Inggris dan Kanada

Regional
Detik-detik Pembunuhan Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Berawal dari Titipan Kado

Detik-detik Pembunuhan Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Berawal dari Titipan Kado

Regional
3 Turis Diduga Terjangkit Virus Corona, Dinkes Bali Minta Warga Tak Panik

3 Turis Diduga Terjangkit Virus Corona, Dinkes Bali Minta Warga Tak Panik

Regional
Cerita Putra Penderita ODGJ: Kami Selalu Berdoa Ayah Lepas dari Pasungan...

Cerita Putra Penderita ODGJ: Kami Selalu Berdoa Ayah Lepas dari Pasungan...

Regional
Kerajaan Kandang Wesi di Garut, Padepokan Silat dan Tempat Pembuatan Senjata di Masa Padjadjaran

Kerajaan Kandang Wesi di Garut, Padepokan Silat dan Tempat Pembuatan Senjata di Masa Padjadjaran

Regional
Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Regional
Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Regional
Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Regional
Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Regional
8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

Regional
Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Regional
Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Regional
Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Regional
Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Regional
Ini Permintaan Sukiyah Setelah Rambutnya yang Jadi Sarang Tikus Dipotong

Ini Permintaan Sukiyah Setelah Rambutnya yang Jadi Sarang Tikus Dipotong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X