Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Tak Cuma Penanggulangan Kemisikinan, TMMD Diharapkan Bisa Tangkal Hoax

Kompas.com - 27/02/2019, 20:10 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menghadiri TMMD Sengkuyung Kota Semarang Tahap I, di Lapangan Tapak, Mangunharjo Kecamatan Tugu, Semarang, Selasa (26/02/2019) Dok. Humas Pemerintah Kota SemarangWali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menghadiri TMMD Sengkuyung Kota Semarang Tahap I, di Lapangan Tapak, Mangunharjo Kecamatan Tugu, Semarang, Selasa (26/02/2019)

KOMPAS.com - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berharap kehadiran Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) tidak hanya berfokus pada program penanggulangan kemiskinan di wilayah pedesaan saja.

Namun juga bisa disisipkan program yang mengunggah wawasan kebangsaan dan nilai-nilai nasionalisme. Dengan demikian TMMD dapat menangkal maraknya hoax, bully, dan ujaran kebencian yang muncul di tengah masyarakat.

“Tak hanya itu, TMMD diharapkan dapat pula mengedukasi masyarakat di tengah riuhnya media sosial untuk dapat bijak dalam pemanfaatannya," kata Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini ketika membuka TMMD Sengkuyung Kota Semarang Tahap I, di Lapangan Tapak Mangunharjo, Tugu, Semarang, Selasa (26/02/2019).

Harapan Hendi itu pun senada dengan tema TMMD Sengkuyung Tahap I, yaitu melalui TMMD dapat meningkatkan kebersamaan umat serta gotong royong dalam kehidupan berbangsa dan bernegara guna mewujudkan ketahanan Nasional.

Menurut Hendi, tema yang diangkat dalam TMMD kali ini sangat pas diterapkan karena mendekati pemilihan presiden dan pemilihan legislatif. Adanya perbedaan, termasuk pandangan politik jangan sampai memecah belah bangsa.

“Sejarah telah mengajarkan kepada kita bahwa semangat kebersamaan, kegotong-royongan, serta persatuan dan kesatuan adalah merupakan kekuatan utama Bangsa Indonesia dalam menghadapi permasalah dan tantangan,” ucap dia.

Hendi mengingatkan, agar semua hal itu tidak luntur dan sirna, tergerus oleh berbagai perbedaan yang ada, termasuk dalam hal pandangan politik.

Terkait pelaksanakan TMMD Sengkuyung setiap tahunnya, Hendi menilai, gerakan ini mampu membawa pengaruh positif bagi masyarakat. Salah satunya dengan mengurangi angka kemiskinan di Kota Semarang.

Menurut data Badan Pusat Statistika (BPS) pada 2011 tingkat kemiskinan Kota Semarang berada di angka 5,68 persen. Namun, pada 2018 angka tersebut turun menjadi 4,14 persen.

“Tidak kita pungkiri bahwa penurunan persentase kemiskinan di Kota Semarang salah satunya karena program TMMD yang rutin dilaksanakan setiap tahun", jelas Hendi.

Pada kesempatan yang sama, Hendi juga menyerahkan beberapa proyek fisik dan non fisik. Nantinya proyek tersebut akan dilaksanakan secara sengkuyung oleh berbagai elemen, seperti TNI dan warga.

Untuk proyek fisik antara lain pembangunan talud, pengaspalan, dan paving beberapa ruas jalan. Rehabilitasi dan pemasangan jamban rumah tidak layak huni, serta pemasangan instalasi air bersih untuk musholla.

Sementara itu, untuk proyek non fisik terdapat beberapa kegiatan, yaitu bazaar pasar murah, pengobatan gratis, donor darah, pelayanan KB, penyuluhan Ranham, sosialisasi Wawasan Kebangsaan.

Ada juga pelatihan PBB untuk anak sekolah, penyuluhan pola asuh anak dan remaja dari PKK Kota Semarang, serta kegiatan penyuluhan atau sosialisasi lainnya dari OPD terkait.

Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegunungan Menoreh Akan Dilengkapi Kereta Gantung

Pegunungan Menoreh Akan Dilengkapi Kereta Gantung

Regional
Keluar Masuk Makassar Tak Perlu Lagi Surat Bebas Covid-19

Keluar Masuk Makassar Tak Perlu Lagi Surat Bebas Covid-19

Regional
Berstatus OTG, Anggota DPRD Maluku yang Positif Covid-19 Jalani Karantina Mandiri

Berstatus OTG, Anggota DPRD Maluku yang Positif Covid-19 Jalani Karantina Mandiri

Regional
Pemkot Cilegon Pertama Kali Uji Coba Belajar di Sekolah, Ini Hasilnya

Pemkot Cilegon Pertama Kali Uji Coba Belajar di Sekolah, Ini Hasilnya

Regional
Viral, Surat Terbuka Istri ABK Kapal China kepada Jokowi: Dia Tak Sanggup Lagi Bekerja

Viral, Surat Terbuka Istri ABK Kapal China kepada Jokowi: Dia Tak Sanggup Lagi Bekerja

Regional
Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Regional
Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Regional
Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Regional
Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Regional
Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Regional
Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Regional
Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Regional
Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
komentar di artikel lainnya