Kepala BNN Sebut 15 Lokasi di Jabar Terpapar Narkoba, Pengedarnya Ibu Rumah Tangga

Kompas.com - 27/02/2019, 15:09 WIB
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Heru Winarko (tengah), Direktur Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Brigjen Pol Bahagia Dachi (keempat kanan) dan Kepala BNN Provinsi Jawa Timur Brigjen Pol Bambang Budi Santoso (ketiga kiri) menunjukkan barang bukti saat ungkap kasus narkoba jenis sabu di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (8/2/2019). BNN menangkap tujuh orang tersangka berinisial AD (39), ER (33), F (35), HL (44), I (55), HN (31) dan WS (23) dan mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 18,3 kilogram yang dibeli dari Malaysia melalui Dumai, Provinsi Riau untuk diedarkan ke Madura. ANTARA FOTO/Moch Asim/ama. MOCH ASIMKepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Heru Winarko (tengah), Direktur Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Brigjen Pol Bahagia Dachi (keempat kanan) dan Kepala BNN Provinsi Jawa Timur Brigjen Pol Bambang Budi Santoso (ketiga kiri) menunjukkan barang bukti saat ungkap kasus narkoba jenis sabu di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (8/2/2019). BNN menangkap tujuh orang tersangka berinisial AD (39), ER (33), F (35), HL (44), I (55), HN (31) dan WS (23) dan mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 18,3 kilogram yang dibeli dari Malaysia melalui Dumai, Provinsi Riau untuk diedarkan ke Madura. ANTARA FOTO/Moch Asim/ama.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol Heru Winarko mengatakan, ada 15 lokasi di Jawa Barat ( Jabar) yang kerap dijadikan sarang aktivitas transaksi dan pengguna narkoba.

Hal itu dikatakan Heru saat meresmikan Gedung BNN Jabar di Bandung, Selasa (26/2/2019).

"Ada 15-an (lokasi terpapar narkoba), sembilan ada di Depok, dan yang lainnya tersebar. Saya bicara dengan Pak Gubernur (Jabar) agar kampung-kampung (lokasi terpapar narkoba) ini bisa kita garap, kita kembalikan kampung-kampung ini menjadi seperti kampung-kampung yang lain,” ujar Heru seperti dikutip dari siaran pers Pemprov Jabar, Rabu (27/2/2019).

Heru mengatakan, 15 lokasi tersebut akan dilakukan pemberdayaan ekonomi. Karena sebagian besar para pengedar narkoba di kampung tersebut merupakan ibu rumah tangga.

“Kampung-kampung ini nanti kita garap, karena banyak pengedar di kampung itu ibu-ibu. Sekarang kita coba bagaimana mereka punya mata pencaharian, pengedar narkoba ini kita ubah agar punya keterampilan. Nanti ada start up atau kita pasarkan secara online hasil-hasil binaan dari BNN, namanya stopnarkoba.com," ungkap Heru.

Heru menyebut angka prevalensi pengguna narkoba di Jawa Barat mencapai 1,7 persen atau sekitar 800.000-900.000 pengguna. Sementara, pengguna narkoba ada tiga jenis, yaitu pengguna coba pakai 57 persen, pengguna reaksional atau rutin 27 persen, dan pengguna pecandu 16 persen.

Heru juga menuturkan bahwa salah satu kendala dalam gerakan antinarkoba adalah tempat rehabilitasi. Hingga saat ini, kata Heru, Jawa Barat belum memiliki tempat rehabilitasi bagi para pengguna narkoba.

"Untuk tempat rehab, terus terang saja di Jawa Barat ini tidak ada tempat rehab, masih di Lido punya BNN. Maka kita optimalkan bagaimana tempat rehab sosial, tempat rehab kesehatan bisa kita optimalkan termasuk rumah sakit, puskesmas harus bisa kita optimalkan,” tutur Heru.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, gerakan antinarkoba bukan hanya tugas BNN semata, tapi harus menjadi gerakan semua pihak termasuk para ulama atau tokoh masyarakat dan unsur pendidikan.

Ridwan meminta peran semua elemen masyarakat terutama para ulama dan sekolah dalam gerakan pemberantasan narkoba.

"Saya selalu percaya bahwa peran ulama ini menjadi sebuah cara di Republik Indonesia ini agar apa pun programnya menjadi lebih berhasil. Mungkin sudah ada tapi kalau belum tolong dimaksimalkan apakah melalui Majelis Ulama Indonesia yang bisa memberikan ceramah-ceramah atau kajian di masyarakat. Dan kedua, peran sekolah," kata Emil, sapaan akrabnya.

"Kita gerakan para ulama, kita gerakan pencegahan di pendidikan melalui pendidikan karakter dan juga kita siapkan instrumennya. Jadi, itulah kenapa penyakit masyarakat, musuh bersama yang bernama narkotika ini harus kita lawan lahir batin," kata Emil melanjutkan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Disertai Angin Kencang di Pangkal Pinang, Pagar Rumah Sakit Ambruk

Hujan Disertai Angin Kencang di Pangkal Pinang, Pagar Rumah Sakit Ambruk

Regional
Hendak Menembak Saat Ditangkap, Residivis Curanmor Ditembak Mati Polisi

Hendak Menembak Saat Ditangkap, Residivis Curanmor Ditembak Mati Polisi

Regional
Seorang Mahasiswi di Makassar Ditemukan Tewas Dalam Kamar, Ternyata Dibunuh Kekasih

Seorang Mahasiswi di Makassar Ditemukan Tewas Dalam Kamar, Ternyata Dibunuh Kekasih

Regional
Atap Kelas SDN Ambruk, Anggota DPRD Jember Sebut karena Lelang “Gila-gilaan”

Atap Kelas SDN Ambruk, Anggota DPRD Jember Sebut karena Lelang “Gila-gilaan”

Regional
Pemohon SIM di Polres Gresik Harus Lolos Tes Psikologi

Pemohon SIM di Polres Gresik Harus Lolos Tes Psikologi

Regional
Curi Celana Dalam dan Sabun di Minimarket, Pria Ini Ditangkap

Curi Celana Dalam dan Sabun di Minimarket, Pria Ini Ditangkap

Regional
Warga Ramai-ramai ke DPRD DIY Cari Bantuan Hukum Gratis

Warga Ramai-ramai ke DPRD DIY Cari Bantuan Hukum Gratis

Regional
Karung Pasir Ditumpuk Cegah Longsor Susulan di Jalan Penghubung Balikpapan-Samarinda

Karung Pasir Ditumpuk Cegah Longsor Susulan di Jalan Penghubung Balikpapan-Samarinda

Regional
Emil Dardak Curhat Terlambat karena Jalan ke Jember Sempit, Langsung Telepon Kementerian PU

Emil Dardak Curhat Terlambat karena Jalan ke Jember Sempit, Langsung Telepon Kementerian PU

Regional
Oded Sebut Rusuh Saat Penggusuran Tamansari akibat Provokasi dari Luar

Oded Sebut Rusuh Saat Penggusuran Tamansari akibat Provokasi dari Luar

Regional
Disaksikan Istri, Petani Kopi di Lahat Tewas Diterkam Harimau

Disaksikan Istri, Petani Kopi di Lahat Tewas Diterkam Harimau

Regional
Melihat Indahnya Setigi Gresik, Istana Batu Kapur Perpaduan Honai Papua

Melihat Indahnya Setigi Gresik, Istana Batu Kapur Perpaduan Honai Papua

Regional
Polda Jabar Selidiki Video Polisi Pukul Penolak Penggusuran Tamansari

Polda Jabar Selidiki Video Polisi Pukul Penolak Penggusuran Tamansari

Regional
Satgas Tinombala Buru Mujahidin Indonesia Timur, Penembak Anggota Brimob di Parigi

Satgas Tinombala Buru Mujahidin Indonesia Timur, Penembak Anggota Brimob di Parigi

Regional
Temukan Jejak Harimau di Riau, BBKSDA Beberkan Cara Hindari Serangan

Temukan Jejak Harimau di Riau, BBKSDA Beberkan Cara Hindari Serangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X