Kompas.com - 27/02/2019, 05:47 WIB

PANDEGLANG, KOMPAS.com - Taman Nasional Ujung Kulon ditargetkan berubah status menjadi Geopark Nasional November 2019 mendatang. Saat ini proses perubahan status tengah digarap oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, pihaknya memperoleh banyak dukungan untuk menjadikan Ujung Kulon sebagai Geopark Nasional, satu di antaranya adalah dari Kementerian Pariwisata.

"Bertahap prosesnya, kita sudah ikuti tahap demi tahap, hari ini kita bahas badan pengelolanya, nilai jualnya seperti apa," kata Irna kepada wartawan di sela FGD Pembentukan Badan Pengelola Geopark di Labuan, Pandeglang, Selasa (26/2/2019).

Irna mengatakan, kawasan Ujung kulon memenuhi syarat untuk menjadi Geopark dimana memiliki keragaman budaya, keanekaragaman hayati berupa badak bercula satu dan warisan geologi.

Baca juga: Di Ujung Kulon, Badak Jawa Bercula Satu Bernama Samson Ditemukan Mati

Sementara Anton Setyo Nugroho dari Kesekretariatan Komite Nasional Geopark Indonesia mengatakan, jika tidak ada hambatan, Ujung Kulon bisa berubah menjadi Geopark Nasional pada November 2019 mendatang.

"Kalau pemerintah daerah siap, November bisa jadi Geopark, prinsipnya kami ingin mendorong saja, karena potensinya luar biasa," kata Anton kepada media di tempat yang sama.

Anton mengatakan, didorongnya Ujung Kulon menjadi Geopark Nasional, sebagai jalan supaya diakui sebagai Geopark UNESCO. Diketahui salah satu syarat menjadi Geopark UNESCO, satu di antaranya telah menjadi Geopark Nasional minimal satu tahun.

Baca juga: Bupati Pandeglang Minta Camat Patroli Ingatkan Warga Jauhi Area Pantai

Saat ini di Indonesia sudah terdapat 19 Geopark, empat di antaranya sudah diakui sebagai Geopark Dunia oleh UNESCO.

"Harapannya jika sudah diakui dunia, UNESCO Global Geopark, lebih mudah pengenalan kepada masyarakat luas dan mendatangkan wisatawan," kata dia.

Terkait status Ujung Kulon saat ini sebagai Taman Nasional, Anton mengatakan, tidak akan masalah. Jika ditetapkan sebagai Geopark, kata dia, Ujung Kulon akan dikelola oleh Badan Kelola khusus.

Baca juga: Sempat Lumpuh 18 Jam, Jalan Kawasan Geopark Ciletuh Kembali Bisa Dilalui

"Tidak akan bentrok, tetap dikelola oleh Undang-undang Menteri Kehutanan, teman-teman di Taman Nasional. Tapi mereka satu integrasi satu jalan bahwa ini kawasan Geopark," Ujar dia.

Geopark Ujung Kulon direncanakan meliputi delapan kecamatan di Kabupaten Pandeglang antara lain, Kecamatan Sumur, Cimanggu, Carita, Labuan, Pagelaran, Sukaresmi, Panimbang dan Cigeulis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Regional
Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Regional
Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Regional
Warga Kota Medan Bisa Berobat Gratis Mulai 1 Desember, Walkot Bobby Minta Jajarannya Sosialisasikan

Warga Kota Medan Bisa Berobat Gratis Mulai 1 Desember, Walkot Bobby Minta Jajarannya Sosialisasikan

Regional
Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Regional
Terima Program Beli Rumah Dapat Rumah dari Ganjar, Masyarakat: Alhamdulilah Punya Rumah

Terima Program Beli Rumah Dapat Rumah dari Ganjar, Masyarakat: Alhamdulilah Punya Rumah

Regional
Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Regional
Bupati Ipuk Berharap Festival Arsitektur Nusantara Lahirkan Arsitek Top dari Banyuwangi

Bupati Ipuk Berharap Festival Arsitektur Nusantara Lahirkan Arsitek Top dari Banyuwangi

Regional
Melirik Program Prioritas Dinkes Jabar, Apa Saja?

Melirik Program Prioritas Dinkes Jabar, Apa Saja?

Regional
Gubernur Syamsuar Serahkan Bantuan kepada Pensiunan PNS Pemprov Riau

Gubernur Syamsuar Serahkan Bantuan kepada Pensiunan PNS Pemprov Riau

Regional
Wadahi Ketangkasan Digital Anak Muda, Pemkab Banyuwangi Kembali Gelar Hacking Day Competition

Wadahi Ketangkasan Digital Anak Muda, Pemkab Banyuwangi Kembali Gelar Hacking Day Competition

Regional
Turnamen Tenis Meja Pemkab Banyuwangi Diikuti 220 Atlet se-Jawa dan Bali

Turnamen Tenis Meja Pemkab Banyuwangi Diikuti 220 Atlet se-Jawa dan Bali

Regional
Gelar Gebyar Ekraf Rumaket Greget, Upaya Pemkab Trenggalek Dorong UMKM dan Industri Kreatif

Gelar Gebyar Ekraf Rumaket Greget, Upaya Pemkab Trenggalek Dorong UMKM dan Industri Kreatif

Regional
Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubernur Riau Berharap Pembangunan Jembatan Selat Malaka Terwujud

Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubernur Riau Berharap Pembangunan Jembatan Selat Malaka Terwujud

Regional
Ganjar Bentuk Timsus untuk Atasi Masalah Pembebasan Lahan Proyek Tol Semarang-Demak

Ganjar Bentuk Timsus untuk Atasi Masalah Pembebasan Lahan Proyek Tol Semarang-Demak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.