Buron 3 Tahun, Terpidana Kasus Korupsi Diringkus Kejari Sumedang

Kompas.com - 26/02/2019, 19:11 WIB
Kasi Pidsus Kejari Sumedang Lucky Maulana KOMPAS.com/AAM AMINULLAHKasi Pidsus Kejari Sumedang Lucky Maulana

SUMEDANG, KOMPAS.com - Setelah buron 3 tahun, Dodi Sugriwa (38), terpidana kasus korupsi Sustainable Aquaculture for Food Security and Property Reductiond (Safver), akhirnya diringkus timsus Kejari Sumedang, Selasa (26/2/2019) siang sekitar pukul 12.00 WIB.

Dodi ditangkap di kediamannya di Lingkungan Karapyak RT 02/08, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumedang Lucky Maulana mengatakan, sebelumnya Dodi dinyatakan bebas oleh Pengadilan Tipikor Bandung pada tahun 2014.

Baca juga: PN Jaksel Tolak Praperadilan MAKI soal Dugaan Korupsi PT TPPI

Saat itu, Kejari Sumedang langsung melakukan kasasi ke Mahkamah Agung.

Kemudian, pada Januari 2016, turun putusan dari Mahkamah Agung yang menyatakan terpidana korupsi, Dodi, bersalah.

Dodi divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta, subsider 6 bulan.

"Setelah turun putusan itu, kami melayangkan surat pemanggilan kepada saudara Dodi untuk menjalani hukuman. Namun, terpidana Dodi tak mengindahkan pemanggilan ini," ujar Lucky didampingi Kasi Intel Agus Hendrayanto kepada wartawan saat jumpa pers di Kejari Sumedang, Selasa siang.

Lucky menuturkan, karena tak kunjung mengindahkan surat pemanggilan ini, pada September 2016, Kejari Sumedang berupaya melakukan penjemputan.

"Tapi saat kami berupaya melakukan penjemputan itu, terpidana Dodi melarikan diri. Dan sejak bulan September 2016 itu, Dodi dinyatakan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang) kasus korupsi," tuturnya.

Baca juga: Di Persidangan, Jaksa KPK Beberkan Modus Praktik Korupsi Wali Kota Pasuruan

Lucky menjelaskan, kronologi kasus korupsi program Safver ini terjadi pada tahun anggaran 2010 di Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sumedang.

Program yang merugikan keuangan negara Rp 821 juta ini, sejatinya ditujukan untuk pengembangan budidaya berkelanjutan untuk ketahanan pangan dan pengurangan angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang.

Kejari Sumedang mulai mengungkap kasus tersebut pada tahun 2013. Kemudian, di tahun 2014, PN Tipikor Bandung mengeluarkan vonis bebas untuk 4 terdakwa kasus tersebut. Di antaranya, terdakwa Dodi Sugriwa.

"Alhamdulillah, hari ini (Selasa) kami sudah melaksanakan eksekusi kepada terpidana Dodi. Pelaku saat ini sudah dilimpahkan ke Lapas Kelas II B Sumedang, untuk menjalani hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 400 juta subsider 6 bulan," katanya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PN Surabaya Minta PT Antam Bayar 1,1 Ton Emas kepada Budi Said, Begini Duduk Perkaranya

PN Surabaya Minta PT Antam Bayar 1,1 Ton Emas kepada Budi Said, Begini Duduk Perkaranya

Regional
1.598 Warga Semarang Kedapatan Langgar Aturan PPKM, 115 Unit Usaha Disegel

1.598 Warga Semarang Kedapatan Langgar Aturan PPKM, 115 Unit Usaha Disegel

Regional
Prostitusi Online Berkedok Spa di Bandung, Pelaku Beralasan Terdampak Pandemi

Prostitusi Online Berkedok Spa di Bandung, Pelaku Beralasan Terdampak Pandemi

Regional
Masuk Zona Merah Covid-19, Bupati Ponorogo Segera Terapkan PPKM

Masuk Zona Merah Covid-19, Bupati Ponorogo Segera Terapkan PPKM

Regional
Kata Bupati Pati soal Fotonya Tak Kenakan Masker di Acara Pernikahan Viral

Kata Bupati Pati soal Fotonya Tak Kenakan Masker di Acara Pernikahan Viral

Regional
Pria yang Buat Status Facebook soal Tabrak Lari Flyover Manahan Minta Maaf

Pria yang Buat Status Facebook soal Tabrak Lari Flyover Manahan Minta Maaf

Regional
Anak Perempuan yang Tewas Terbungkus di Subang Mengenakan Baju Worms Zone

Anak Perempuan yang Tewas Terbungkus di Subang Mengenakan Baju Worms Zone

Regional
Ada ASN yang Positif Covid-19, Pemkab Bangkalan Tutup 11 Kantor OPD

Ada ASN yang Positif Covid-19, Pemkab Bangkalan Tutup 11 Kantor OPD

Regional
Hujan Es dan Puting Beliung Terjadi di Kabupaten Cianjur

Hujan Es dan Puting Beliung Terjadi di Kabupaten Cianjur

Regional
Iming-iming Paket Internet, Pria Ini Cabuli Anak Tetangganya yang Berusia 8 Tahun

Iming-iming Paket Internet, Pria Ini Cabuli Anak Tetangganya yang Berusia 8 Tahun

Regional
Pengungsi Korban Gempa Sulbar Mulai Berdatangan ke Makassar

Pengungsi Korban Gempa Sulbar Mulai Berdatangan ke Makassar

Regional
Kronologi Bus Jurusan Magetan-Jakarta Tabrak Warung, Pemilik Tertimpa Etalase

Kronologi Bus Jurusan Magetan-Jakarta Tabrak Warung, Pemilik Tertimpa Etalase

Regional
Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 3 Warga Ditetapkan sebagai Tersangka

Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 3 Warga Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
Sebagian Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Sudah Pulang

Sebagian Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Sudah Pulang

Regional
4 Fakta Mobil Jokowi Terjang Banjir di Kalsel, Tinjau Jembatan Putus dan Sampaikan Duka Cita

4 Fakta Mobil Jokowi Terjang Banjir di Kalsel, Tinjau Jembatan Putus dan Sampaikan Duka Cita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X