Polisi Masih Selidiki Pelaku Penculikan Buruh Batu yang Dipaksa Mengaku Memperkosa Bidan

Kompas.com - 26/02/2019, 17:09 WIB
Harismail alias Ujang (25) korban aksi salah tangkap yang diduga dilakukan oleh oknum polisi kondisinya kini mulai membaik setelah empat hari menjalani perawatan di rumah sakit Bhayangkara Palembang, Selasa (26/2/2019). ISTIMEWAHarismail alias Ujang (25) korban aksi salah tangkap yang diduga dilakukan oleh oknum polisi kondisinya kini mulai membaik setelah empat hari menjalani perawatan di rumah sakit Bhayangkara Palembang, Selasa (26/2/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Polda Sumatera Selatan kini masih melakukan penyelidikan terkait kasus penculikan yang menimpa Harismail alias Ujang (25) yang ditemukan dalam kondisi luka lebam disekujur tubuhnya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel Kombes Pol Slamet Widodo mengatakan, mereka saat ini sedang mengumpulkan bukti-bukti untuk mencari para pelaku yang diduga oknum polisi tersebut.

Bahkan, Slamet berujar, jika hal itu terbukti dilakukan oleh anggotanya mereka tak akan segan memberikan sanksi kepada para oknum tersebut.

"Kalau terbukti, kami tindak tegas. Sekarang kasusnya masih diselidiki Propam," kata Slamet di Polda Sumsel, Selasa (26/2/2019).

Baca juga: Buruh Batu Dipaksa Mengaku Memperkosa Bidan, Kontras Minta Hak Korban Dipenuhi

Slamet mengutarakan, kondisi Haris saat ini kian membaik.

Setelah korban dinyatakan sembuh, mereka akan meminta ketarangan dari buruh batu itu terkait dugaan adanya oknum anggota yang melakukan penganiayaan.

"Iya,propam sudah diturunkan.Kalau memang terbukti ada oknum polisi yang terlibat akan diproses," jelas Kabid Humas.

Sebelumnya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menduga kuat jika pelaku penculikan serta penganiayaan terhadap Haris adalah seorang oknum polisi.

"Saya berpendapat ini oknum polisi, nggak mungkin orang preman, nangkap orang kecuali keluarga dia (korban). Tetapi dia tidak bisa menjelaskan, siapa orang-orang tersebut karena ditutupi dari satuan mana, sempat dia mengatakan dari Polda," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X