Menteri Susi Tantang Ridwan Kamil Buat Perda Kantong Plastik

Kompas.com - 26/02/2019, 13:26 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menyapa para pelajar yang hadir dalam Talkshow Festival Laut Masa Depan Bangsa di Graha Sanusi Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad), Jalan Dipatiukur, Selasa (26/2/2019). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIMenteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menyapa para pelajar yang hadir dalam Talkshow Festival Laut Masa Depan Bangsa di Graha Sanusi Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad), Jalan Dipatiukur, Selasa (26/2/2019).


BANDUNG, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menantang Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk membuat peraturan daerah tentang larangan menggunakan kantong plastik.

Susi mengungkapkan, hingga saat ini, Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia belum punya aturan soal larangan pemakaian plastik. Padahal, plastik merupakan jenis sampah terbanyak yang mencemari lingkungan.

Baca juga: Menteri Susi: Kalau Perlu Saya Perintahkan Saja Tenggelamkan di Tengah Laut

"Saya harap nanti Jawa Barat akan mengikuti Bali, Banjarmasin, dan kota lain yang telah memutuskan say no untuk one use plastic bag, misalnya. Dengan Pak Gubernur (Jabar) sudah ngobrol, masa Jabar kalah sama Bali," kata Susi, dalam kegiatan 'Talkshow Festival Laut Masa Depan Bangsa' di Graha Sanusi, Universitas Padjadjaran (Unpad), Jalan Dipatiukur, Selasa (26/2/2019).

Langkah tersebut, kata Susi, penting untuk mengubah reputasi Indonesia sebagai peringkat kedua di dunia penyumbang sampah terbesar ke laut.

Selain itu, sambung Susi, perlu keterlibatan akademisi untuk membantu program pengurangan sampah dari pemerintah.

Baca juga: Menteri Susi: Kebakaran Kapal Timbul karena Banyak Pelanggaran di Pelabuhan

"Mari kita mendukung misi visi pemerintah dalam menjadikan laut sebagai masa depan kita. Indonesia jadi poros maritim dunia dan semoga ini orang Bandung cinta laut, orang gunung turun ke laut. Karena laut kita begitu luas. Potensinya banyak," ujar dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Regional
Enam Bulan Diselidiki,  Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Enam Bulan Diselidiki, Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Regional
Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Regional
Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Regional
Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Regional
Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Regional
Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Regional
Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Regional
Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Regional
Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Regional
Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Regional
65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

Regional
Pandemi Virus Corona, Cobaan Terberat Pariwisata Bali

Pandemi Virus Corona, Cobaan Terberat Pariwisata Bali

Regional
Pemprov Sulsel Anggarkan Rp 250 Miliar untuk Penanganan Corona

Pemprov Sulsel Anggarkan Rp 250 Miliar untuk Penanganan Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X