KILAS DAERAH

Gubernur Olly: Pekerja Lintas Agama Harus Dilindungi Pemerintah

Kompas.com - 26/02/2019, 09:00 WIB
Gubernur Sulawesi Utara (Sulit) Olly Dondokambey saat menghadiri pembukaan Sidang Sinode ke-51 Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM). Dok. Humas Pemprov SulutGubernur Sulawesi Utara (Sulit) Olly Dondokambey saat menghadiri pembukaan Sidang Sinode ke-51 Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM).

KOMPAS.com - Gubernur Sulawesi Utara (Sulit) Olly Dondokambey mengatakan, pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan kepada para pekerja lintas agama.

Hal tersebut adalah sebagai salah satu komponen penting bagi keberlanjutan dan kesuksesan pelaksanaan program pembangunan daerah dan bangsa.

"Sebagai contohnya, pemerintah bisa memberikan asuransi kecelakaan kerja kepada seluruh pelayan khusus, pendeta, dan pekerja gereja termasuk kostor. Dalam hal ini pemerintah memproteksi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Olly seperti dalam keterangan tertulisnya.

Pesan tersebut Olly sampaikan saat menghadiri pembukaan Sidang Sinode ke-51 Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) yang dilaksanakan di Gedung GMIBM Sion Tungoi, Kabupaten Bolmong, Senin (25/2/2019).

Olly meyakini, lewat berbagai terobosan yang dilakukan saat ini akan memberikan dampak positif bagi seluruh tokoh agama dan pekerja lintas agama.

Mereka dapat berperan dan berkontribusi dalam percepatan pembangunan masyarakat, daerah, dan bangsa untuk semakin maju, unggul, serta hebat ke depan.

Di kesempatan itu, Olly juga mengimbau seluruh komponen GMIBM agar dapat terus bersinergi dengan berbagai program dan kebijakan Pemprov Sulut.

Untuk itu, dia yakin bahwa pelaksanaan sidang sinode mampu memantapkan spirit dan komitmen pelayanan segenap komponen GMIBM dalam memberitakan injil Tuhan serta melayani demi keadilan dan perdamaian bangsa.

"Pemprov Sulut selalu berharap bahwa sinergitas terbangun tidak hanya kepada masyarakat umum, tapi juga kepada jemaat gereja. Ini tentunya menjadi perhatian penuh dari pemerintah," ungkap Olly.

Lebih jauh, Olly optimis bahwa sidang Sinode GMIBM ke-51 ini akan benar-benar menghasilkan perubahan ke arah yang lebih baik, dapat merumuskan program kerja yang inovatif, dan menghantar segenap komponen GMIBM semakin berkualitas.

Dalam sidang sinode yang dihadiri sebanyak 185 jemaat ini, Gubernur Olly juga memberikan bantuan Rp 500 juta untuk Badan Pekerja Sinode GMIBM dan Rp 100 juta buat tempat pelaksanaan sidang sinode yaitu GMIBM Sion.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X