Polisi Gagalkan Pengiriman 1,2 Kg Sabu yang Dikendalikan dari Lapas

Kompas.com - 26/02/2019, 08:46 WIB
Polda Bengkulu meringkus pengedar sabu dengan barang bukti sabu seberat 1,2 kilogram, Senin (25/2/2019). KOMPAS.com/FIRMANSYAHPolda Bengkulu meringkus pengedar sabu dengan barang bukti sabu seberat 1,2 kilogram, Senin (25/2/2019).

BENGKULU, KOMPAS.com - Polda Bengkulu meringkus tiga orang pengedar sabu seberat 1,2 kilogram yang dikendalikan seorang napi inisial DR dari dalam Lapas Klas IIA Lapas Bentiring, Kota Bengkulu, Kamis (21/2/2019).

Direktur Narkoba Polda Bengkulu, Kombes Pol Imam Syahroni didampingi Kabid Humas, AKBP. Sudarno dalam keterangan persnya, Senin (25/2/2019) menyebut informasi penjualan sabu didapat dari masyarakat dan penyelidikan petugas.

"Barang sabu seberat 1,2 kilogram itu berasal dari Medan dipesan oleh DR salah seorang napi narkoba dari dalam Lapas Bentiring Klas II A, Kota Bengkulu," kata Imam.

Selanjutnya dari medan sabu dikirim melalui jalur darat menggunakan jasa travel diterima oleh dua orang kepercayaan DR.

Baca juga: Buru Napi Kabur dari Lapas Banda Aceh, Polisi Razia Siang Malam

"Dua tersangka orang kepercayaan DR juga ditangkap. Mereka bertugas menerima sabu dan mengedarkannya di Kota Bengkulu," tambah Imam.

Imam mengatakan, pelaku merupakan target lama polisi. Menurut dia, masih banyak beberapa target lainnya di dalam Lapas mengendalikan bisnis narkoba.

"Ada beberapa Napi di Lapas yang kita awasi, kalau masih mengendalikan peredaran narkoba, cepat atau lambat akan terungkap," jelasnya.

Penangkapan sabu seberat 1,2 kilogram merupakan penangkapan terbesar di Provinsi Bengkulu.

Selain itu pelaku DR merupakan mantan anggota Polri yang diberhentikan tidak hormat.

Baca juga: Polda Bengkulu OTT Anggota DPRD Bengkulu Tengah

"DR dipecat tidak hormat pada November 2015 saat ini menjalani hukuman 6 tahun penjara," ungkapnya.

Atas tindakan pelaku polisi menjerat pasal 114 ayat 2 UU 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman maksimal mati atau seumur hidup.

Berhasil diamankannya sabu seberat 1,2 kilogram ini menurut polisi, mampu menyelamatkan nyawa 12 ribu orang.

"Bila diasumsikan 1 gram untuk 10 orang artinya 1,2 kilogram bisa menyelamatkan 12 ribu orang dari tidak mengonsumsi sabu," demikian Imam.

Baca juga: Kurir yang Selundupkan Sabu di Selangkangan Diupah Rp 20 Juta Oleh Bos di Australia



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Bantuan Gempa Majene Diduga Dijarah Warga, Ini Penjelasan Polisi

Video Bantuan Gempa Majene Diduga Dijarah Warga, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Hendak Ambil Ponsel yang Tertinggal, Gita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan

Hendak Ambil Ponsel yang Tertinggal, Gita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan

Regional
Mengungkap Fakta Aksi Perampokan yang Diduga Libatkan Ibu Hamil di Kabupaten Malang

Mengungkap Fakta Aksi Perampokan yang Diduga Libatkan Ibu Hamil di Kabupaten Malang

Regional
Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Regional
Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X