Dua Orang Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Hoaks Persekusi Nelayan Karawang

Kompas.com - 25/02/2019, 16:23 WIB
Edy Sulistiono dan Cucun Cunayah usai diperiksa penyidik Polres Karawang, Senin (25/2/2019).

KOMPAS.com/FARIDA FARHANEdy Sulistiono dan Cucun Cunayah usai diperiksa penyidik Polres Karawang, Senin (25/2/2019).

KARAWANG, KOMPAS.com - Polres Karawang memeriksa dua orang saksi terkait kasus dugaan hoaks soal Najib, seorang nelayan asal Pasir Putih, Cilamaya Kulon, Karawang yang menjadi korban persekusi.

"Hari ini (kemarin) yang diperiksa dua orang, saya dan warga Kecamatan Cilamaya Wetan (Cucun Cunayah). Diperiksa awalnya minggu kemarin, namun surat pemanggilan telat datangnya, jadi baru sekarang kami dimintai keterangan sebagai saksi," kata Edy seusai diperiksa di Mapolres Karawang, Senin (25/2/2019).

Edy mengaku dicecar enam pertanyaan oleh penyidik, di antaranya perihal kronologi dirinya menyaksikan pernyataan Sandiaga pada debat pilpres pertama.

Saksi lainnya, Cucun Cunayah (21), warga Kecamatan Cilamaya Wetan mengungkapkan, kabar persekusi di wilayahnya telah menyebar dan menimbulkan keresahan.

"Kami sangat resah dengan adanya berita hoaks soal seorang nelayan (Najib) warga Kecamatan Kulon yang menjadi korban persekusi. Hal tersebut bisa memecah belah masyarakat Karawang," jelasnya.

Baca juga: 6 Fakta Pernyataan Sandiaga tentang Persekusi Nelayan di Karawang, Dibantah Bupati hingga Tanggapan Polisi

Ketua Umum Cyber Indonesia Habib Muannas Alaidid menyampaikan, Polres Karawang kembali memeriksa dua orang saksi terkait laporan terhadap Cawapres Sandiaga Uno.

"Adapun saksi yang diperiksa antara lain Edy Sulistiono dan Cucun Cunayah," katanya.

Muanas berharap kasus tersebut ditangani secara profesional sesuai alat bukti yang ada. Ia juga menjamin laporan tersebut murni masalah hukum dan tidak ada intervensi dari pihak mana pun.

Hingga berita ini dibuat, belum ada keterangan dari penyidik perihal pemeriksaan dua orang saksi tersebut.

Sebelumnya, Sandiaga Uno dilaporkan oleh Ahmad Rohiman, koordinator Gusdurian Karawang, yang juga warga Karawang.

Baca juga: Kronologi Dugaan Persekusi Nelayan Karawang, hingga Bantahan Pengacara Najib

Sandiaga dilaporkan lantaran dituding menyebarkan informasi hoaks soal nelayan asal Karawang (Najib) yang dipersekusi lantaran mengambil pasir saat debat pilpres pertama.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Terbaru Pasca-demo di Rumah Mahfud MD, Ibunda Batal Diungsikan, Polisi Periksa Peserta Aksi

Fakta Terbaru Pasca-demo di Rumah Mahfud MD, Ibunda Batal Diungsikan, Polisi Periksa Peserta Aksi

Regional
Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Regional
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Regional
Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X