Sejumlah Fakta Haul Gus Dur di Solo, Yenny Wahid Menangis Haru hingga Cerita Didatangi Gus Dur dalam Mimpi

Kompas.com - 25/02/2019, 12:25 WIB
Kirab kebangsaan peringatan Haul ke-9 Gus Dur di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (23/2/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKirab kebangsaan peringatan Haul ke-9 Gus Dur di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (23/2/2019).

KOMPAS.com — Hujan deras mengguyur saat Kirab Kebangsaan Haul Gus Dur berlangsung di Kota Solo pada Sabtu (23/2/2019).

Ribuan warga menyaksikan kirab tersebut meski di tengah guyuran hujan. Kirab kebangsaan yang bertajuk "Berjuta Warna Satu Jiwa Indonesia" tersebut disaksikan putri kedua Gus Dur, Yenny Wahid.

Kirab kebangsaan tersebut juga menampilkan sejumlah kesenian tradisional, antara lain kesenian barongsai.  

Baca fakta lengkapnya berikut ini:

1. Kirab bawa pesan Gus Dur untuk mencintai NKRI

Kirab kebangsaan peringatan Haul ke-9 Gus Dur di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (23/2/2019).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Kirab kebangsaan peringatan Haul ke-9 Gus Dur di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (23/2/2019).

Kirab dimulai di Stadion Manahan dan berakhir di Stadion Sriwedari. Rute kirab melintasi Jalan Adi Sucipto-Jalan dr Moewardi-Jalan Slamet Riyadi-Jalan Bhayangkara.

Peserta kirab kebangsaan dilepas oleh putri kedua Gus Dur, Yenny Wahid, disaksikan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo.

Iring-iringan kirab dibuka oleh pasukan pembawa burung Garuda Pancasila. Disusul di belakangnya pasukan paskibraka, marching band Gita Pamong Praja, kelompok kesenian reog, batik karnival Ponpes Azzayadi, Pagar Nusa, kelompok masyarakat, dan liong Tripusaka Solo.

Ketua panitia haul ke-9 Gus Dur, Hussein Syifa, menyampaikan, kirab kebangsaan itu bertujuan mengajak masyarakat meneladani ajaran Gus Dur untuk selalu mencintai Tanah Air.

"Mudah-mudahan dengan semangat selalu merah putih ada di dada kita. Kita sebagai warga Solo 100 persen mencintai Indonesia. Mari kita jaga kota kita agar tetap selalu menjadi kota yang ramah nomor satu di Indonesia," ungkapnya.

Baca Juga: Meski Diguyur Hujan, Warga Solo Tetap Ramaikan Kirab Kebangsaan Haul Ke-9 Gus Dur

2. Kirab gambarkan sosok Gus Dur yang multidimensional

Kirab kebangsaan peringatan Haul ke-9 Gus Dur di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (23/2/2019).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Kirab kebangsaan peringatan Haul ke-9 Gus Dur di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (23/2/2019).

Yenny Wahid mengapresiasi kegiatan kirab kebangsaan yang diselenggarakan di Solo. Banyak masyarakat di Solo yang ikut berpartisipasi dalam kirab kebangsaan haul ke-9 Gus Dur.

"Saya terharu sekali. Saya mengapresiasi apa yang telah dikerjakan teman-teman Surakarta dengan dukungan Pak Wali Kota. Saya sendiri tak menyangka acaranya akan semeriah ini," ungkapnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Regional
APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

Regional
Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Regional
Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Regional
Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Regional
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Regional
Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Regional
Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Regional
Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Regional
Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Regional
8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Regional
Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X