Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/02/2019, 11:15 WIB

KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengujungi Pondok Pesantren (Ponpes) Sunan Drajat, di Dusun Banjar Anyar, Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Lamongan, Jawa Timur, Minggu (24/2/2019) sore.

Prabowo mengaku kedatangannya hanya untuk silahturahim dengan KH Abdul Ghofur, pengasuh ponpes.

Hal tersebut diungkapkan Prabowo untuk membantah anggapan kunjungannya tersebut merupakan kampanye terselubung menjelang Pilpres 2019.

Dari pantauan Kompas.com, kedatangan Prabowo tersebut dihadiri ribuan santri dan kader Partai Gerindra di lapangan yang ada di dalam pondok tersebut. 

Berikut ini fakta kunjungan Prabowo di Ponpes Sunan Drajat:

1. Prabowo bantah berkampanye

Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto (tengah) menyapa para pendukungnya saat menghadiri Dialog Kebangsaan di GOR Kota Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (24/2/2019). Prabowo berdialog dengan pengurus dan anggota Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI). ANTARA FOTO/Syaiful Arif/ama.ANTARA FOTO/SYAIFUL ARIF Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto (tengah) menyapa para pendukungnya saat menghadiri Dialog Kebangsaan di GOR Kota Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (24/2/2019). Prabowo berdialog dengan pengurus dan anggota Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI). ANTARA FOTO/Syaiful Arif/ama.

Prabowo mengatakan, kunjungannya ke Ponpes Sunan Drajat tidak merupakan silaturrahim dengan KH Abdul Ghofur, selaku pimpinan pengasuh Ponpes yang sudah dikenalnya sejak lama.

Agenda yang digelar di lapangan Ponpes tersebut, dihadiri dan disaksikan oleh ribuan kader Partai Gerindra, simpatisan, juga santri dan santriwati.

"Tapi ini saya agak repot Pak Kyai (KH Abdul Ghofur), saya ini kan resmi calon presiden, jadi banyak peraturan, ini boleh, itu nggak boleh. Jadi saya cek ke ketua (pemenangan) saya di sini, bilangnya ini kan halaman Pak, ini di luar pesantren," ujar Prabowo, dalam sambutannya di depan para hadirin di lapangan Ponpes Sunan Drajat, Minggu (24/2/2019) sore.

"Saya juga baru dari Pesantren Shiddiqiyah, Ploso, Jombang. Di situ juga saya menyampaikan bahwa saya tidak akan kampanye, saya tidak akan minta dukungan dari para ulama. Saya tidak minta, tapi dalam hati saya tentunya boleh saya berharap dukungan," lanjut dia.

Baca Juga: Kunjungi Ponpes Sunan Drajat, Prabowo Enggan Disebut Kampanye

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.