Penonton MotoGP di Mandalika Akan Dimanja Pemandangan Laut yang Indah

Kompas.com - 25/02/2019, 09:28 WIB
Inilah salah satu arena Sirkuit MotoGP Mandalika yang akan dibangun oleh ITDC dan satu perusahaan asal Perancis. Panjang sirkuit 4,34 kilometer dan memiliki 18 tikungan. Gambar ini didapatkan pada Sabtu (23/2/2019). KOMPAS.com/FITRI R Inilah salah satu arena Sirkuit MotoGP Mandalika yang akan dibangun oleh ITDC dan satu perusahaan asal Perancis. Panjang sirkuit 4,34 kilometer dan memiliki 18 tikungan. Gambar ini didapatkan pada Sabtu (23/2/2019).

KUTA LOMBOK, KOMPAS.com - Sudah bukan rahasia lagi jika Indonesia jadi tuan rumah MotoGP pada 2021 mendatang, di Sirkuit Mandalika, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Pada Sabtu (23/2/2019), Kompas.com dan sejumlah jurnalis lain berkesempatan untuk meninjau sejumlah titik lokasi pembangunan sirkuit balap motor tingkat dunia tersebut. 

Sirkuit Mandalika akan dibangun Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan sebuah perusahaan asal Perancis. Pembangunan sirkuit akan dimulai September 2019 hingga 2020. Setelah terbangun, sirkuit balap itu akan bisa menampung lebih dari 90.000 penonton. 

Dalam site plan, tribun utama penonton berupa hamparan bukit yang menghadap ke laut. Sehingga penonton di tribun utama ini selain bisa menikmati ajang balapan, juga bisa menikmati laut Lombok yang indah. 

Baca juga: Event MotoGP 2021 Akan Pulihkan Pariwisata Lombok

"Ini belum kelihatan karena masih dalam proses. Tapi di areal inilah akan dibangun areal balap itu," kata Miranti Rendranti, Sekretaris ITDC, kepada rombongan awak media. Direktur ITDC Abdulbar M Mansoer tidak menemani tour para awak media karena mendelegasikan tugasnya ke sekretarisnya tersebut. 

Miranti menerangkan, lokasi yang akan dibangun sirluit seluas 106 hektar. Proyek pembangunan Sirkuit Mandalika memakan waktu 9 bulan. Saat ini proyek ini masuk tahap pembebasan lahan. Tahap selanjutnya yakni perencanaan hingga pengaspalan agar sesuai standar internasional. 

Pihak ITDC bersama perusahaan asal Perancis merencanakan sirkuit sepanjang 4,32 kilometer dengan 18 tikungan tersebut bakal disewa selama 80 tahun.

Wakil Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengatakan bahwa pembangunan sirkuit itu akan dimulai September 2019 dan akan selesai 2020 nanti.

Selain ITDC, salah satu investornya asal Perancis yakni Vinci Construction Grands Project. Di Indonesia, perusahaan ini beralamat di wilayah Mega Kuningan, Jakarta Selatan. 

"Mudah-mudahan cepat selesai, karena ini investornya dari Prancis ya, Vinci Construction Grands Project, ownernya bernama Dorna. Mereka akan menyampaikan lebih jauh tentang sirkuit motoGP ini. Kami yakin positif akan dibangun dan 2021 sudah mulai ada event," kata Pathul. 

Menurut Pathul, kawasan Kuta di Lombok Tengah telah siap dengan fasiltas pendukung gelaran MotoGP, seperti hotel berbintang, fasilitas kesehatan, keamanan dan segala sesuatu yang mendukung pembangunan sirkuit kelas dunia itu.

Baca juga: Mengintip Infrastruktur Mandalika, Calon Tuan Rumah MotoGP 2021

Kepala Dinas Pariwisata NTB Muhammad Faozal menambahkan, meskipun kawasan tersebut belum sepenuhnya terlihat namun pengerjaan sirkuit masih dalam proses. 

Pengerjaan yang terlihat yakni pada badan jalan, listrik dan drainase yang terintegritas dalam satu kawasan, termasuk juga  fasilitas pendukungnya, seperti hotel berbintang, rumah sakit dan lainnya.

"Perencanaan yang memikat siapapun ini tak terlepas dari dukungan masyarakat sebagian besar warga Lombok yang mendukung pembangunan sirkuit motoGP di kawasan Mandalika ini," kata Faozal.

Menurut dia, masyarakat berharap Lombok akan semakin dikenal pasca-gelaran MotoGP lantaran sirkuitnya memiliki kemolekan alam dan kecantikan laut. 

"Secara visual Kuta Lombok ini sangat mengesankan, mata akan terpuaskan jika di kawasan ini," kata Faozal.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Heboh Paus Terdampar di Geopark Ciletuh, Tubuh Penuh Luka hingga Jadi Tontonan Warga

Heboh Paus Terdampar di Geopark Ciletuh, Tubuh Penuh Luka hingga Jadi Tontonan Warga

Regional
Kemarau Datang Lebih Awal, 7.000 Warga Terdampak Kekeringan

Kemarau Datang Lebih Awal, 7.000 Warga Terdampak Kekeringan

Regional
Cerita Dahlan Sang Petugas 'Cleaning Service', Menangis Haru Saat Dihadiahi Umrah

Cerita Dahlan Sang Petugas "Cleaning Service", Menangis Haru Saat Dihadiahi Umrah

Regional
Hutan Bukit Kondo di Taman Nasional Gunung Rinjani Terbakar

Hutan Bukit Kondo di Taman Nasional Gunung Rinjani Terbakar

Regional
Ribuan Orang Bakal Banjiri Kota Semarang Bulan Depan

Ribuan Orang Bakal Banjiri Kota Semarang Bulan Depan

Regional
Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Regional
PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

Regional
Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Regional
Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Regional
Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Regional
Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Regional
Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Regional
Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Regional
2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

Regional

Close Ads X