Pendukung Jokowi di Jombang Sambut Kedatangan Prabowo

Kompas.com - 25/02/2019, 08:33 WIB
Para pendukung Jokowi - Maruf Amin menyambut kedatangan Prabowo Subiyanto yang melakukan kunjungan ke Pesantren Siddiqiyah Ploso Kabupaten Jombang, Minggu (24/2/2019). KOMPAS.com/MOH. SYAFIIPara pendukung Jokowi - Maruf Amin menyambut kedatangan Prabowo Subiyanto yang melakukan kunjungan ke Pesantren Siddiqiyah Ploso Kabupaten Jombang, Minggu (24/2/2019).

JOMBANG, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berkunjung ke Pesantren Siddiqiyah di Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (24/2/2019).

Kedatangan Prabowo disambut puluhan pendukung Jokowi di sekitar pesantren. Sembari berdiri di pinggir jalan di depan pesantren, puluhan pendukung Jokowi ini membentangkan sejumlah spanduk.

"Selamat Datang Pak Prabowo Subiyanto di Kab. Jombang. Tetapi mohon maaf, pilihan kami sudah tetap Jokowi-Ma'ruf Amin," demikian tulisan pada salah satu spanduk yang dibentangkan pendukung Jokowi.

Joko Fattah, salah satu pendukung Jokowi yang turut serta dalam penyambutan kedatangan Prabowo mengatakan, aksi penyambutan terhadap capres nomor urut 02 tersebut terjadi secara spontan.


"Kita sendiri sebelumnya tidak tahu kalau hari ini Pak Prabowo ke sini. Kalau ada spanduk-spanduk penyambutan Pak Prabowo, itu dibikin mendadak hari ini," kata Fattah.

Baca juga: Ketika Prabowo Menolak Disebut Kaya Raya...

Namun, aksi penyambutan kedatangan Prabowo oleh para pendukung Jokowi tak sampai mengganggu jalannya agenda Prabowo di Pesantren Siddiqiyah Ploso, Kabupaten Jombang.

Prabowo sendiri datang ke pesantren pimpinan KH Mukhtar Mu'ti tersebut tidak melalui jalan raya depan Pesantren. Mantan Danjen Kopassus itu datang dengan menaiki helikopter dan turun di lapangan yang ada di dalam kawasan pesantren.

"Kami sudah tahu siapa-siapa mereka. Pastinya bukan orang pesantren sini," kata KH Irfan Yusuf, juru bicara (jubir) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Ditemui seusai Prabowo meninggalkan Pesantren Siddiqiyah Jombang, Irfan Yusuf menganggap biasa adanya aksi tersebut.

"Enggak apa-apa, biarkan saja. Toh, tidak mengganggu agenda di dalam pesantren ini," ujar Gus Irfan, sapaan akrabnya.

Salah satu spanduk sambutan kedatangan Prabowo Subiyanto. Pada Minggu (24/2/2019), Capres Nomor urut 02 itu melakukan kunjungan ke Pesantren Siddiqiyah Ploso Kabupaten Jombang.KOMPAS.com/MOH. SYAFII Salah satu spanduk sambutan kedatangan Prabowo Subiyanto. Pada Minggu (24/2/2019), Capres Nomor urut 02 itu melakukan kunjungan ke Pesantren Siddiqiyah Ploso Kabupaten Jombang.
Selain aksi penyambutan kedatangan Prabowo oleh para pendukung Jokowi di depan Pesantren Siddiqiyah, belasan spanduk sambutan kedatangan Prabowo juga tampak terpasang di beberapa titik di sepanjang jalan menuju Pesantren Siddiqiyah.

Spanduk-spanduk itu diduga dipasang oleh para pendukung Jokowi. Tulisan pada spanduk mirip dengan tulisan pada spanduk yang dibentangkan para pendukung Jokowi di depan pesantren.

Baca juga: Di Pesantren Shiddiqiyah Jombang, Prabowo Dapat Oleh-oleh Istimewa

Sementara itu, Prabowo Subianto datang ke Pesantren Siddiqiyah Ploso Jombang pada pukul 12.00 WIB. Selama hampir dua jam di Pesantren Siddiqiyah, Prabowo melakukan pertemuan dengan pengasuh serta menyampaikan orasi.

Prabowo dan rombongannya meninggalkan Pesantren ini pada pukul 14.00 WIB. Dari Jombang, Prabowo menuju Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Baca tentang
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Doa Sang Anak untuk Rosna, Wanita Pertama Asal Maluku yang Taklukan Carstensz

Ini Doa Sang Anak untuk Rosna, Wanita Pertama Asal Maluku yang Taklukan Carstensz

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ular Berkaki Ditemukan Mati di Karhutla Riau | Ibu Muda Lahirkan Bayi Kembar 4

[POPULER NUSANTARA] Ular Berkaki Ditemukan Mati di Karhutla Riau | Ibu Muda Lahirkan Bayi Kembar 4

Regional
Mi Rebus hingga Ikan Palumara, Menu Andalan Kantin Arowana Mace Ardi Unhas yang Sulit Dilupakan

Mi Rebus hingga Ikan Palumara, Menu Andalan Kantin Arowana Mace Ardi Unhas yang Sulit Dilupakan

Regional
Fakta Kasus Kematian Zaenal Usai Berkelahi dengan Polisi, Dipukul di Halaman Satlantas hingga Mobil Patroli

Fakta Kasus Kematian Zaenal Usai Berkelahi dengan Polisi, Dipukul di Halaman Satlantas hingga Mobil Patroli

Regional
Kisah Kantin Legendaris Arowana Mace Ardi Unhas, Bisa Utang hingga Jadi Tempat Mengadu Mahasiswa

Kisah Kantin Legendaris Arowana Mace Ardi Unhas, Bisa Utang hingga Jadi Tempat Mengadu Mahasiswa

Regional
Fakta di Balik Ibu Muda Lahirkan Bayi Kembar 4, Tak Ada Keturunan hingga 1 Dapat Penangan Khusus

Fakta di Balik Ibu Muda Lahirkan Bayi Kembar 4, Tak Ada Keturunan hingga 1 Dapat Penangan Khusus

Regional
Fakta Video Asusila Guru Honorer di Purwakarta, Sakit Hati hingga Terancam 6 Tahun Penjara

Fakta Video Asusila Guru Honorer di Purwakarta, Sakit Hati hingga Terancam 6 Tahun Penjara

Regional
Heboh Toilet Tanpa Sekat di Stasiun Ciamis, Bagaimana Kisahnya?

Heboh Toilet Tanpa Sekat di Stasiun Ciamis, Bagaimana Kisahnya?

Regional
BERITA FOTO: Melihat dari Dekat Wajah Calon Ibu Kota Baru

BERITA FOTO: Melihat dari Dekat Wajah Calon Ibu Kota Baru

Berita Foto
Jumat Malam, Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya

Jumat Malam, Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya

Regional
Kejanggalan TKW Lily, Tanda Tangan Dipalsukan hingga Organ Tubuh Diduga Diambil

Kejanggalan TKW Lily, Tanda Tangan Dipalsukan hingga Organ Tubuh Diduga Diambil

Regional
Rektor: Mosi Tidak Percaya pada Jokowi Bukan Sikap Resmi Mahasiswa Unpad

Rektor: Mosi Tidak Percaya pada Jokowi Bukan Sikap Resmi Mahasiswa Unpad

Regional
Pasangan Non Muhrim Dicambuk, Sempat Terhenti karena Kena Leher

Pasangan Non Muhrim Dicambuk, Sempat Terhenti karena Kena Leher

Regional
Dua Tahun Dipaksa Mengemis, Bocah 9 Tahun Dirantai Orangtua Jika Tak Bawa Rp 100 Ribu

Dua Tahun Dipaksa Mengemis, Bocah 9 Tahun Dirantai Orangtua Jika Tak Bawa Rp 100 Ribu

Regional
Ini Motif 3 Pelaku Aniaya Mahasiswa Timor Leste hingga Tewas

Ini Motif 3 Pelaku Aniaya Mahasiswa Timor Leste hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X