Cerita Prabowo Kunjungi Ponpes Sunan Drajat di Luar Agenda Kampanye

Kompas.com - 24/02/2019, 22:12 WIB
Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto (tengah) saat berkunjung ke Ponpes Sunan Drajat, Minggu (24/2/2019) sore. KOMPAS.com / HAMZAHCalon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto (tengah) saat berkunjung ke Ponpes Sunan Drajat, Minggu (24/2/2019) sore.

LAMONGAN, KOMPAS.com - Di tengah kesibukan kunjungannya ke Jawa Timur, calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subiato, menyempatkan diri berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Sunan Drajat, yang berada di Dusun Banjar Anyar, Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Lamongan, Minggu (24/2/2019) sore.

Dalam kunjungan yang dikatakan sebagai ajang silaturrahim tersebut, Prabowo menolak dengan tegas cap maupun anggapan bahwa dirinya tengah melakukan kampanye.

"Saya sungguh merasa sangat dihormati, saya sangat terharu. Karena memang Kyai Ghofur (KH. Abdul Ghofur, pimpinan pengasuh Ponpes Sunan Drajat) saya memandang sebagai guru saya, sebagai kyai saya. Dari dulu beliau selalu mendukung saya, mendoakan saya, memberi nasehat kepada saya," ujar Prabowo, dalam pidatonya di depan ribuan simpatisan, kader, serta santri yang memadati lapangan Ponpes Sunan Drajat, Minggu (24/2/2019) sore.

Baca juga: Kunjungi Ponpes Sunan Drajat, Prabowo Enggan Disebut Kampanye

Ia lantas merujuk pada kunjungan dirinya ke tempat yang sama, pada Mei 2018 lalu, sebelum Prabowo resmi dinyatakan sebagai calon Presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

"Beberapa bulan yang lalu, sebelum saya resmi menjadi calon Presiden. Beberapa minggu, saat belum jelas siapa yang mendukung saya, beliau (Kyai Ghofur) mengundang saya ke lapangan ini juga, dan beliau di situ juga menyatakan dukungan dan berdoa," ucap dia.

"Alhamdulillah, akhirnya saya mendapat dukungan cukup, mendapat tugas, amanah kepercayaan, untuk maju sebagai calon Presiden Republik Indonesia," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Prabowo pun mengakui, jika kunjungan ke Ponpes Sunan Drajat memang tidak termasuk dalam rangkaian agenda yang dijadwalkan di Jawa Timur sebelumnya. Tapi dikarenakan 'undangan' yang dilakukan oleh Kyai Ghofur dan para pengasuh Ponpes.

Baca juga: Apabila Jadi Presiden, Prabowo Janji Sediakan Pupuk Murah untuk Petani

"Saya sebenarnya ini dibajak, karena tadinya saya sedang keliling di Jawa Timur. Hari ini saya baru dari Ploso, Jombang, kemudian sebelumnya di Mojokerto ketemu dengan petani tebu, petani garam dari Madura yang datang, petani jagung, padi, petani bawang. Tadi malam juga dengan para ulama di Mojokerto. Saya sedang keliling (Jawa Timur) tiba-tiba diberitahu oleh staf bahwa Pak Prabowo dimohon datang di Sunan Drajat, Lamongan," jelasnya.

"Kemudian staf saya menghitung-hitung, waduh ini Pak terlalu sore, cuaca untuk helikopter mungkin tidak memungkinkan kita ke Lamongan. Hingga tadi malam masih telpon-telponan, akhirnya saya mengatakan, sudahlah, kalau saya dipanggil Kyai Ghofur nggak berani kalau nggak datang," tutur dia.

"Mau pake heli kek, mau pakai apa kek, kalau kyai panggil ya kita datang. Tapi staf saya masih hitung-hitung, Pak tapi ini, eh nggak ada tapi-tapi, aku kualat nanti kalau nggak datang. Jadi Alhamdulillah. Tapi dilaporkan ke saya nggak ada apa-apa hanya sowan (silaturahim) kyai saja, tahu-tahu begini ada ribuan orang. Terima kasih atas sambutan yang demikian," kata Prabowo.

Dalam kunjungan ke Ponpes Sunan Drajat pada Mei 2018 lalu, Prabowo juga sempat disambut oleh ribuan santri dan kader Partai Gerindra waktu itu, meski Prabowo saat itu belum ditetapkan sebagai calon Presiden 2019. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.