Ardindo Gowes dan Pasar Rakyat 2019 Jadi Ajang Kenalkan Produk Lokal

Kompas.com - 24/02/2019, 19:37 WIB
Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir memastikan produk unggulan Sumedang hadir di event skala nasional Ardindo Gowes dan Pasar Rakyat 2019, Minggu (24/2/2019) sore. KOMPAS.com/AAM AMINULLAHBupati Sumedang H Dony Ahmad Munir memastikan produk unggulan Sumedang hadir di event skala nasional Ardindo Gowes dan Pasar Rakyat 2019, Minggu (24/2/2019) sore.

SUMEDANG, KOMPAS.com - Berbagai produk unggulan Badan Usaha Milik Desa ( Bumdes) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat siap dipamerkan di ajang Ardindo Gowes dan Pasar Rakyat 2019.

Gowes Asosiasi Perusahaan Perdagangan Barang, Distributor, Keagenan dan Industri Indonesia (Ardindo) sendiri akan diikuti sedikitnya oleh 400 eksektuif dari kota besar di Indonesia. Dengan menempuh jarak 60 kilometer, start di Mapolda Jabar dan finish di Sumedang kota.

Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir mengatakan, produk yang akan ditampilkan nanti merupakan produk unggulan.

Produk lokal sejumlah Bumdes Sumedang tersebut terdiri dari ragam kuliner dan kerajinan tangan khas Kota Tahu.

Baca juga: Angin Puting Beliung di Sumedang, Warga Berharap Bantuan Pemerintah

"Kerajinannya nanti ada sepatu, kulinernya ada ubi lapis Cilembu dan produk-produk unggulan khas Sumedang lainnya," ujarnya kepada Kompas.com, saat Jumpa Pers di kompleks Gedung Negara, Sumedang, Minggu (24/2/2019) sore.

Bupati menekankan, produk-produk unggulan yang akan dipamerkan nanti diseleksi dan telah disiapkan oleh DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) dan Diskopernidag (Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian dan Perdagangan) Kabupaten Sumedang.

Di tempat yang sama, Event Organizer Ardindo Dadan Hendaya mengatakan, Ardindo Gowes Toer de Bandung-Sumedang akan menempuh jarak 60 kilometer dan akan dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Barat HM Ridwan Kamil, Kapolda Jabar Irjen. Pol. Agung Budi Maryoto dan Ketua Umum Ardindo Bambang Soesatyo.

Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas di Sumedang Diklaim Turun 50 Persen

Ardindo Gowes dan Pasar Rakya 2019 akan dilaksanakan pekan depan. Tepatnya, tanggal 2-3 Maret 2019.

"Acara gowes nanti akan diikuti sedikitnya 400 pesepeda asal Jakarta, Bogor, Lampung, Bandung hingga Sumedang," katanya.

Tujuannya, kata Dadan, selain mengenalkan produk unggulan Sumedang sekaligus memperlihatkan keindahan alam Sumedang melalui rute yang akan ditempuh.

"Sebagai entry point untuk berperan serta menyebarluaskan keunggulan produk lokal, khususnya Sumedang melalui Pasar Rakyat nantinya, event berskala nasional ini juga sebagai upaya untuk mengenalkan keindahan alam Sumedang," katanya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Santri Korban Pencabulan Guru Ngaji Alami Trauma, Polisi Datangkan Psikolog

Santri Korban Pencabulan Guru Ngaji Alami Trauma, Polisi Datangkan Psikolog

Regional
Hasil Seleksi Pilkades Cianjur Ricuh, Massa yang Kecewa Bakar Ban hingga Sepeda Motor

Hasil Seleksi Pilkades Cianjur Ricuh, Massa yang Kecewa Bakar Ban hingga Sepeda Motor

Regional
Ketua PWI Aceh Barat Dikeroyok 5 Orang, Sebelumnya Beritakan Kasus Acaman Terhadap Jurnalis

Ketua PWI Aceh Barat Dikeroyok 5 Orang, Sebelumnya Beritakan Kasus Acaman Terhadap Jurnalis

Regional
[POPULER NUSANTARA] 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka | Nikah 7 Tahun, Istri Baru Tahu Suaminya TNI Gadungan

[POPULER NUSANTARA] 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka | Nikah 7 Tahun, Istri Baru Tahu Suaminya TNI Gadungan

Regional
Kapal Pelindo 'Kencing' di Tengah Laut, Diduga Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Kapal Pelindo "Kencing" di Tengah Laut, Diduga Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Regional
Antisipasi Virus Corona, Batam Siagakan 11 Thermal Scanner di Pelabuhan dan Bandara

Antisipasi Virus Corona, Batam Siagakan 11 Thermal Scanner di Pelabuhan dan Bandara

Regional
Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Setiap Hari Kepala Saya dipukul (1)

Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Setiap Hari Kepala Saya dipukul (1)

Regional
Industri Batik Kulon Progo Mulai Pakai Mesin yang Ubah Limbah Jadi Air Baku

Industri Batik Kulon Progo Mulai Pakai Mesin yang Ubah Limbah Jadi Air Baku

Regional
Fakta di Balik Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut, Sakit Hati hingga Terancam 8 Tahun Penjara

Fakta di Balik Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut, Sakit Hati hingga Terancam 8 Tahun Penjara

Regional
5 Kisah Kegigihan Pengumpul Uang Koin, Bayar Persalinan hingga Gunakan Kaleng Bekas Oli

5 Kisah Kegigihan Pengumpul Uang Koin, Bayar Persalinan hingga Gunakan Kaleng Bekas Oli

Regional
Fakta Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, Terjadi Saat ABK Tertidur Pulas

Fakta Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, Terjadi Saat ABK Tertidur Pulas

Regional
Bukti Minim, Polisi Simpulkan Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala Tewas akibat Jatuh ke Parit

Bukti Minim, Polisi Simpulkan Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala Tewas akibat Jatuh ke Parit

Regional
Pabrik Mi Sohun Bercampur Kaporit dan Kecoa di Banyuasin Sudah Beroperasi Selama 25 Tahun

Pabrik Mi Sohun Bercampur Kaporit dan Kecoa di Banyuasin Sudah Beroperasi Selama 25 Tahun

Regional
Nenek yang Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil Ternyata Hidup Sebatang Kara

Nenek yang Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil Ternyata Hidup Sebatang Kara

Regional
80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X