Kompas.com - 24/02/2019, 15:54 WIB
Kapal Pembangkit Listrik Marine Vessel Power Plant  Karadeniz  Zeynep Sultan sedang berlayar. PLNKapal Pembangkit Listrik Marine Vessel Power Plant Karadeniz Zeynep Sultan sedang berlayar.

MANADO, KOMPAS.com - Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtara) Cerah Bangun mengatakan, pihaknya telah menyegel kapal pembangkit listrik Leasing Marine Vessel Power Plant (LMVPP) Karadeniz berkapasitas 120 Megawatt (MW), di Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.

"Betul, kita memang segel karena izin impor sementaranya selama tiga tahun sudah jatuh tempo," katanya saat dihubungi Kompas.com via telepon, Minggu (24/2/2019) pukul 15.45 Wita.

Menurut Cerah, selama ini izin impor kapal tersebut hanya sementara.

"Saat ini izinya sementara diproses. Namun, izinnya bukan diperpanjang tapi didefinitifkan. Jadi impor resmi gitu. Kalau selama ini kan impor sementara namanya. Bisa saja izin impornya selamanya. Dari impor sementara, menjadi impor selamanya. Itu bisa," ujarnya.

Baca juga: PLN Sewa Kapal Pembangkit Listrik dari Turki Selama 5 Tahun

Ia menambahkan, kalau ada izin dari pihak PLN bahwa listrik akan terganggu, pihaknya akan memberi izin dipakai dulu.

"Saat ini kapal memang disegel. Tapi biar disegel sebenarnya bisa beroperasi, agar jangan tenggelam, juga bisa memproduksi listrik," ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Soal berapa lama izin impor akan keluar, kata Cerah, tergantung pihak kapal.

"Prosesnya tergantung mereka. Kalau mereka cepat datang, sehari dua hari selesai. Yang berkewenangan terkait kapal ini kan bukan PLN. PLN hanya nyewa ke importir. Bukan PLN punya itu. Kita sudah koordinasi dengan pihak PLN," sebutnya.

Sementara, pihak PLN Wilayah Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo, telah menyampaikan informasi kepada publik lewat akun Facebook-nya.

Baca juga: Dua Kapal Pembangkit Listrik dari Turki Menuju Indonesia

Diberitahukan kepada pelanggan PLN di Provinsi Sulut dan Gorontalo terhitung mulai Minggu (24/2/2019) pukul 00.00 Wita, Kapal Pembangkit Sewa di Amurang 120 MW diberhentikan (disegel) untuk sementara waktu oleh pihak Bea Cukai karena masih menunggu penyelesaian proses administrasi perpanjangan izin impor yang telah habis masa berlakunya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.