Hasto: Pidato Kebangsaan untuk Tunjukkan Jokowi Kontras dengan Prabowo

Kompas.com - 23/02/2019, 18:27 WIB
Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Hasto Kristiyanto KOMPAS.com/IhsanuddinSekretaris Jenderal DPP PDI-P Hasto Kristiyanto

KOMPAS.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo ( Jokowi)- Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto mengatakan, calon presiden nomor urut 01 Jokowi dijadwalkan akan menyampaikan pidato kebangsaan di hadapan puluhan ribu orang perwakilan dari partai politik pengusung dan relawan di JICC Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/2/2019).

" Pidato kebangsaan ini untuk menunjukkan bahwa Jokowi memang kontras dengan Prabowo Subianto," katanya saat ditemui di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/2/2019).

Hasto menjelaskan, pada pidato kebangsaan di Sentul, Jokowi akan berbicara tentang bagaimana arah kepemimpinannya jika terpilih sebagai presiden untuk periode kedua.

Hasto mencontohkan, misalnya pembangunan infrastruktur yang menjadi basis strategi untuk kemudian dilanjutkan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

"Hal inilah yang akan menjadi keunggulan Indonesia ke depan, sehingga SDM Indonesia menjadi manusia unggul," katanya.

Baca juga: Hasto Klaim Elektabilitas Jokowi-Maruf Ungguli Prabowo-Sandi di Jawa Barat

Hasto menambahkan, pemerintahan Jokowi periode kedua juga akan membangun pondok-pondok pesantren secara masif sebagai pusat penggemblengan calon-calon pemimpin yang berakhlak mulia.

Dengan karakter Jokowi yang sederhana dan merakyat, menurut Hasto, kepemimpinan Jokowi adalah antitesa dari Prabowo.

Baca juga: Jokowi Dilaporkan karena Diduga Bohong, Ini Kata Hasto

Hasto menyebut Prabowo belum pernah punya pengalaman di pemerintahan maka Jokowi sebaliknya.

"Di sini optimis, di sana pesimis. Jokowi melihat data, di sana tidak. Jadi kompetensi Jokowi, yang di sana kita bisa lihat masyarakat mempertanyakan," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Regional
Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Regional
Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Regional
Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X