Cegah Antrean Berjubel, RSUD Jombang Luncurkan Aplikasi Antrean "Online"

Kompas.com - 23/02/2019, 13:46 WIB
Bupati Jombang Jawa Timur Hj. Mundjidah Wahab, saat peluncuran aplikasi antrian Online di RSUD Jombang, Sabtu (23/2/2019). KOMPAS.com/MOH. SYAFIIBupati Jombang Jawa Timur Hj. Mundjidah Wahab, saat peluncuran aplikasi antrian Online di RSUD Jombang, Sabtu (23/2/2019).

Melalui aplikasi bernama RSUD Jombang yang bisa diunduh di Playstore, pasien bisa mendaftar berobat ke RSUD Jombang.

"Waktunya satu hari sebelum datang ke RSUD sampai dengan pukul 07.00 saat hari kunjungan. Lewat dari pukul 07.00, silakan antre di loket biasanya," ujar Pudji.

Untuk mendaftar melalui aplikasi online, pasien atau keluarganya terlebih dahulu memilih menu antrean.

Baca juga: Pemohon Paspor Puji Sistem Antrean Online

Pada menu awal, pasien diminta memilih kategori pasien umum atau BPJS.

Setelah itu, pasien diminta mengisi beberapa kolom yang tersedia antara lain nama, tanggal lahir serta poli yang akan dikunjungi.

Khusus bagi pasien BPJS, salah satu syarat untuk bisa mendapatkan nomor antrean adalah mencantumkan nomor rujukan dari puskemas atau faskes I lainnya.

Baca juga: Begini Cara Daftar Antrean Online Pemohon Paspor

"Datanya langsung terintegrasi dengan sistem di BPJS. Kalau pasien umum, biaya yang harus dibayarkan sudah tercantum pada kartu," kata Pudji.

Sementara itu, setelah lengkap memproses pendaftaran online, pasien akan mendapatkan kartu antrean dan barcode.

Kartu antrean dan barcode tersebut tinggal ditunjukkan kepada petugas loket.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penumpang Bandara YIA Tujuan Jakarta Wajib Memenuhi Syarat Ini

Penumpang Bandara YIA Tujuan Jakarta Wajib Memenuhi Syarat Ini

Regional
Waspada! Banjir Rob Terjang Pesisir Selatan Bali

Waspada! Banjir Rob Terjang Pesisir Selatan Bali

Regional
Belum Terapkan New Normal, Tanggap Darurat di Salatiga Diperpanjang Satu Bulan

Belum Terapkan New Normal, Tanggap Darurat di Salatiga Diperpanjang Satu Bulan

Regional
Kapolsek Ditahan, Posisi Terancam Diganti, Diduga Mabuk, Mobilnya Tabrak Rumah hingga Tewaskan Warga

Kapolsek Ditahan, Posisi Terancam Diganti, Diduga Mabuk, Mobilnya Tabrak Rumah hingga Tewaskan Warga

Regional
Salurkan BLT Dana Desa, Bupati Luwu Utara: Poinnya Bukan Bantuan, Tapi..

Salurkan BLT Dana Desa, Bupati Luwu Utara: Poinnya Bukan Bantuan, Tapi..

Regional
Gelombang Tinggi Merusak Bangunan di Pantai Selatan Gunungkidul

Gelombang Tinggi Merusak Bangunan di Pantai Selatan Gunungkidul

Regional
#BantuMakan, Aksi Mahasiswa Undip Bantu Teman yang Tak Mudik Selama Pandemi Covid-19

#BantuMakan, Aksi Mahasiswa Undip Bantu Teman yang Tak Mudik Selama Pandemi Covid-19

Regional
Gadis 16 Tahun Disetubuhi Ayahnya Sejak SD hingga Hamil, Terungkap Setelah Lahirkan Bayi

Gadis 16 Tahun Disetubuhi Ayahnya Sejak SD hingga Hamil, Terungkap Setelah Lahirkan Bayi

Regional
PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang 3 Hari, Jadi Masa Evaluasi Sebelum New Normal

PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang 3 Hari, Jadi Masa Evaluasi Sebelum New Normal

Regional
Baru Beoperasi, RSUP dr J Leimana Ambon Sudah Tangani 10 Pasien Corona

Baru Beoperasi, RSUP dr J Leimana Ambon Sudah Tangani 10 Pasien Corona

Regional
Sulit Tampilkan Wisata Budaya Saat New Normal, Bali Ingin Genjot Wisata Alam

Sulit Tampilkan Wisata Budaya Saat New Normal, Bali Ingin Genjot Wisata Alam

Regional
Sempat Tolak Makamkan Jenazah Ayah dengan Prosedur Corona, 1 Keluarga Positif Covid-19

Sempat Tolak Makamkan Jenazah Ayah dengan Prosedur Corona, 1 Keluarga Positif Covid-19

Regional
Wali Kota Pontianak: Penerapan New Normal Gagal Jika Masyarakat Tak Disiplin

Wali Kota Pontianak: Penerapan New Normal Gagal Jika Masyarakat Tak Disiplin

Regional
Tak Punya SIKM, 9 Orang Dilarang Naik Kereta Api Purwokerto Tujuan Jakarta

Tak Punya SIKM, 9 Orang Dilarang Naik Kereta Api Purwokerto Tujuan Jakarta

Regional
Dari Klaster Bernama Pasar Raya Padang, 148 Orang Positif Covid-19..

Dari Klaster Bernama Pasar Raya Padang, 148 Orang Positif Covid-19..

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X