Kompas.com - 23/02/2019, 12:00 WIB
Proses evakuasi jasad perempuan terbungkus karung yang ditemukan di perairan Jepara, Jawa Tengah tepatnya 6,3 mil dari bibir Pantai Teluk Awur, Desa Teluk Awur, Kecamatan Tahunan Jepara, Jumat (22/2/2019) siang. Dok. Polres JeparaProses evakuasi jasad perempuan terbungkus karung yang ditemukan di perairan Jepara, Jawa Tengah tepatnya 6,3 mil dari bibir Pantai Teluk Awur, Desa Teluk Awur, Kecamatan Tahunan Jepara, Jumat (22/2/2019) siang.

JEPARA, KOMPAS.com - Identitas jenazah perempuan terbungkus karung yang ditemukan mengapung di perairan Jepara, tepatnya 6,3 mil dari bibir Pantai Teluk Awur, Desa Teluk Awur, Kecamatan Tahunan Jepara, Jumat (22/2/2019), telah diketahui.

Hasil pemeriksaan tim Labfor Polda Jawa Tengah di RSUD Kartini Jepara menyebutkan bahwa mayat itu adalah Sri Setijawati (48), warga Pandean Lamper, Semarang.

Sri merupakan korban pembunuhan pada 13 Februari 2019 lalu karena masalah utang piutang. Di tubuhnya ditemukan sejumlah luka tusuk. 

"Ditemukan luka bekas tusukan benda tajam di leher bagian kanan dan bawah ketiak bagian kanan korban. Dugaan mengarah ke korban pembunuhan. Sementara itu ada ketidakwajaran karena dibungkus karung dan dibuang ke perairan," kata Kasatreskrim Polres Jepara AKP Mukti Wibowo saat dihubungi Kompas.com via ponsel, Jumat (22/2/2018).

Baca juga: Jenazah Terbungkus Karung di Jepara Diduga Korban Pembunuhan di Kendal

Dugaan korban adalah Sri terbukti setelah kepolisian melakukan pencocokan sidik jari korban dengan jejak digital melalui e-KTP.

"Pencocokan sidik jari kami lakukan dengan tim identifikasi kepolisian yang berkoordinasi ?dengan inafis pusat merujuk data e-KTP. Hasil sidik jari ibu jari kanan korban sesuai dengan data e-KTP. Korban dipastikan Sri Setijawati. Rencananya malam ini jasad akan diambil Polres Kendal beserta keluarga," ungkap Mukti.

Pelaku bernama Ashar (31), warga Patukangan, Kendal, sudah menyerahkan diri kepada pihak kepolisian pada 17 Februari 2019.

Menurut Mukti, pelaku mengaku, mayat korban sempat disembunyikan di dalam kamar mandi sebuah rumah kosong di sebelah rumah. 

Dalam keadaan terikat di dalam karung, jenazah korban dibuang dari atas jembatan Kali Bodri, Kendal, pada 15 Febuari 2019. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X