Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Pemkot Semarang akan Fasilitasi Start Up agar Jadi Unicorn

Kompas.com - 22/02/2019, 21:15 WIB
Wali Kota Hendrar Prihadi bersama sekitar 500 anak muda Semarang yang tergabung dalam komunitas Semarang Startup menggelar forum diskusi membahas unicorn, Jumat (22/2/2019). Dok. Humas Pemerintah Kota SemarangWali Kota Hendrar Prihadi bersama sekitar 500 anak muda Semarang yang tergabung dalam komunitas Semarang Startup menggelar forum diskusi membahas unicorn, Jumat (22/2/2019).


KOMPAS.com
- Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sepakat akan memfasilitasi startup di daerahnya untuk dapat berkembang menjadi salah satu  unicorn di Indonesia.

Kesepakatan itu terjalin saat Wali Kota Hendrar Prihadi bersama sekitar 500 anak muda Semarang yang tergabung dalam komunitas Semarang  Startup menggelar forum diskusi membahas fenomena unicorn, Jumat (22/2/2019).

"Hari ini yang dikatakan online-online di TV itu peluangnya sangat besar, kita harus saling mendukung agar bisa tumbuh bersama," pesan Hendi dalam rilis yang diterima Kompas.com

Seperti diketahui, bisnis startup terbukti menjadi bisnis yang luar bisa. Ini dilihat dari beberapa peserta yang hadir dalam diskusi tersebut seperti Tumbas.In, LindungiHutan.com, dan TemanBerkebun.com berhasil menjalankan bisnisnya.

Melihat hal tersebut, Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu berpesan perlu adanya rasa saling dukung antara komunitas Semarang Startup dan Pemerintah Kota Semarang.

Baca juga: Wapres Kalla Nilai Logika Prabowo soal Unicorn Terbalik

Mengenai bentuk dukungan, Hendi mengambil contoh Tumbas.In, sebuah aplikasi yang mempertemukan pedagang pasar dengan pembeli online.

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan akan menjembatani para founder Tumbas.In untuk menjangkau seluruh pedagang pasar di Kota Semarang melalui Dinas Perdagangan Kota Semarang.

"Nanti setelah ini kami ketemu bareng seluruh kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pasar di Semarang, nanti selanjutnya apa yang diperlukan akan diusahakan," kata Hendi kepada Chief Executive Officer (CEO) Tumbas.In, Bayu Mahendra.

Dukungan Hendi tersebut ternyata mendapat respon dari salah satu peserta forum, Gatot Hendraputra. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian Hendi kepada Semarang Startup.

"Pasti senang karena ada dukungan langsung yang diberikan sehingga semakin tumbuh rasa optimis dari saya dan teman-teman. Lagi pula sinergi ini akan berdampak positif bagi Kota Semarang," ungkapnya.

Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

36 Pelajar SMP di Surabaya Positif Covid-19

36 Pelajar SMP di Surabaya Positif Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 2 Desember 2020

Regional
Rizieq Minta Maaf soal Acara di Bogor, Bagaimana dengan Kasus Hukumnya?

Rizieq Minta Maaf soal Acara di Bogor, Bagaimana dengan Kasus Hukumnya?

Regional
Bupati Pati Larang Kerumunan Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

Bupati Pati Larang Kerumunan Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

Regional
Buru Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Buru Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Regional
Polisi Tembak Mati Kurir Sabu 30 Kg yang Punya 7 Identitas

Polisi Tembak Mati Kurir Sabu 30 Kg yang Punya 7 Identitas

Regional
Gudang Sekolah di Samarinda Jadi Pabrik Narkoba, Bahan Bakunya dari Jakarta

Gudang Sekolah di Samarinda Jadi Pabrik Narkoba, Bahan Bakunya dari Jakarta

Regional
Ibu Mahfud MD Batal Diungsikan Setelah Ada Jaminan Keamanan

Ibu Mahfud MD Batal Diungsikan Setelah Ada Jaminan Keamanan

Regional
Meski Tak Diwajibkan, Bawaslu Bali Berharap Saksi Paslon di Pilkada Jalani Rapid Test

Meski Tak Diwajibkan, Bawaslu Bali Berharap Saksi Paslon di Pilkada Jalani Rapid Test

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Desember 2020

Regional
Bisa Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji di Solo Diusulkan Jadi Tempat Isolasi

Bisa Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji di Solo Diusulkan Jadi Tempat Isolasi

Regional
Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka

Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2020

Regional
Tertidur, Pasien di Rumah Sakit Dilecehkan Anak Teman Sekamarnya, Ini Kronologinya

Tertidur, Pasien di Rumah Sakit Dilecehkan Anak Teman Sekamarnya, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya