Dalam 10 Menit, Uang dan Laptop Pria Ini Dicuri Maling Bermodus Pecah Kaca Mobil

Kompas.com - 22/02/2019, 16:17 WIB
TIM Inafis saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus Pencurian dengan pecah kaca mobil di Dusun Madusari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta, Jumat (22/2/2019). KOMPAS.com/MARKUS YUWONOTIM Inafis saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus Pencurian dengan pecah kaca mobil di Dusun Madusari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta, Jumat (22/2/2019).


YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Nasib naas dialami Sarjuno, warga Dusun Madusari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta, karena uang tunai dan laptopnya dicuri dengan modus memecah kaca mobil, Jumat (22/2/2019). Polisi masih melakukan penyelidikan kasus ini.

Sarjuno menceritakan, kejadian bermula saat dirinya pulang dari bank yang tak jauh dari rumah menggunakan mobil. Tak ada kecurigaan waktu itu. Dirinya langsung memarkir kendaraan di depan rumah.

Lalu, ia keluar membeli bohlam. Saat bertransaksi, ia ditelepon anaknya memberitahukan bahwa kaca mobilnya pecah.

Mendengar itu, Sarjuno bergegas pulang. "Kejadiannya sekitar pukul 11.15. Paling sekitar 10 menit setelah saya keluar," kata Sarjuno saat ditemui ketika olah TKP, Jumat.

Baca juga: Polisi Tembak Pelaku Pencurian Bermodus Pecah Kaca Mobil di Wajo

Menurut dia, sebenarnya saat pelaku memecahkan kaca, pembantu Sarjuno mendengar dan berteriak minta tolong. 

Pelaku langsung kabur bersama pelaku lain yang sudah menunggu di depan menggunakan sepeda motor.

"Ada suara kaca pecah, pembantu saya keluar dan meminta tolong. Saat sebelum pembantu saya berteriak, pelaku berjalan dengan santai. Tapi setelah mendengar teriakan, ia langsung lari," ucapnya.

Uang Rp 9,7 juta dan sebuah laptop dibawa kabur pelaku. Sarjuno mengatakan tidak mengetahui saat dirinya keluar dari bank apakah ada yang membuntuti atau tidak.

Dirinya langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Petugas Polres Gunung Kidul langsung menurunkan Tim Indonesian Automatic Finger Print Identification System (Inafis) untuk olah TKP.

Baca juga: Mobil Warga Cianjur Jadi Korban Kejahatan Pecah Kaca di Sukabumi, Uang Rp 85 Juta Raib

Kapolsek Wonosari Kompol Sutama membenarkan adanya kejadian pencurian dengan pemberatan dengan memecah kaca mobil bagian kanan belakang.

"Satu tas berisi laptop dan uang tunai beserta surat-surat penting diambil maling. Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan pengembangan," katanya.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada meski berada di wilayah yang dianggap aman.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Kos di Bandung Digerebek,  Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Rumah Kos di Bandung Digerebek, Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Regional
Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Regional
Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Regional
5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

Regional
Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Regional
Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Regional
Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Regional
Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Regional
Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Regional
Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Regional
Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Regional
Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Regional
22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

Regional
Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Regional
Tanah Gambut di Rupat Bengkalis Kembali Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Tanah Gambut di Rupat Bengkalis Kembali Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X