Diduga Curi Helm, Dua Pria Dihajar Massa hingga Tewas di Unimed

Kompas.com - 22/02/2019, 15:43 WIB
IlustrasiTHINKSTOCK Ilustrasi

MEDAN, KOMPAS.com - Dua pria yang diduga mencuri helm tewas setelah diamuk massa di Kampus Unimed, Jalan Selamat Ketaren/Pasar V Timur Desa Medan Estate, Medan, Sumatera Utara, Selasa (19/2/2019) sore.

Kapolsek Percutseituan Kompol Faidil Zikri membenarkan bahwa JPS (30) dan SS (21) tewas setelah dianiaya massa dan akhirnya meninggal di RS Haji.

Menurut Faidil, kedua pria yang tewas karena dikeroyok tersebut adalah warga Jalan Tangkul I Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung. Polisi lalu menghimpun keterangan dari sejumlah saksi dan korban yang kehilangan helm.

"Untuk kedua korban, M Arif Gunawan Siregar dan Riana Pratiwi sudah dimintai keterangannya," ujarnya, Rabu (20/2/2019).

Baca juga: Kisah Imam, Sopir Taksi Online yang Bantu Penumpang Lahirkan Bayi di Dalam Mobil (1)

Dari pengakuan korban yang kehilangan helm, aksi pengeroyokan tersebut berawal ketika sepasang mahasiswa yang olahraga di Unimed hendak pulang ke rumah. Mereka pun ke parkiran dan mendapati helmnya hilang.

Kemudian keduanya pun diarahkan ke pos satpam yang baru saja menangkap dua terduga maling helm. Kemudian keduanya mendapati helmnya diambil kedua orang yang sudah dikeroyok massa.

Baca juga: Fhatimah, Bayi 8 Bulan yang Divonis Serosis Hati, Badan Menguning, Tubuh Pakai Selang Urine

Sementara itu, Humas Unimed M Surip membenarkan kejadian tersebut di kampusnya pada Selasa petang.

"Ada dua pelaku curanmor dihakimi massa di kampus. Infonya, beberapa petugas keamanan dan beberapa mahasiswa sudah mengintai dua pelaku untuk bisa menangkap tangan curanmor," katanya.

"Mereka ketangkap tangan mencuri motor dan helm. Karena di kampus sudah sering motor mahasiswa dan pegawai hilang, jadi para mahasiswa serta petugas keamanan sudah sangat geram," tambah dia.

Saat hendak kabur, di pintu keluar, mereka sudah ditunggu petugas keamanan serta sejumlah mahasiswa.

"Petugas keamanan dengan cepat melapor polisi dan berupaya mengamankan pelaku agar tidak terus dihakimi massa. Tapi masa mahasiswa tak terbendung. Saat polisi datang, pelaku langsung dibawa ke RS oleh Polisi Percutseituan," ungkap Surip.

 

Artikel ini telah tayang di tribun- medan.com dengan judul Pria Terduga Maling Helm di Unimed Tewas Setelah Dihajar Satpam, Tinggalkan Istri yang Tengah Hamil



Close Ads X