Kompas.com - 22/02/2019, 09:07 WIB

BENGKULU, KOMPAS.com - Pembunuh Erni (31), seorang ibu hamil dengan luka robek di perut dan leher adalah RM, yang tak lain suaminya sendiri.

Korban merupakan warga Tanjung Jaya, Kota Bengkulu. Pelaku yang juga suami dari ibu tiga anak ini menyerahkan diri tak lama setelah polisi mengevakuasi jenazah Erni.

"Pelaku sudah diamankan ke Polres Bengkulu," ujar Kapolsek Teluk Segara Kompol Jauhari, Jumat (22/2/2019).

Sementara itu, pelaku mengakui bahwa ia telah melukai leher dan perut isterinya yang sedang hamil.

"Saya melakukannya karena khilaf, kami cekcok perkara ponsel, dia seperti merahasiakan sesuatu," jelas RM di Mapolres Bengkulu.

Baca juga: Ibu Hamil Ditemukan Tewas dengan Luka Robek di Perut

Sebelumnya, warga Kelurahan Tanjung Jaya, Kota Bengkulu, Kamis (21/2/2019) sekitar pukul 14.00 WIB dihebohkan dengan tewasnya seorang ibu hamil, Erni (31) dengan luka robek pada bagian perut. 

Korban yang merupakan ibu beranak tiga dan bekerja sebagai pedagang ini diduga baru saja melahirkan anak ketiganya.

Kejadian terungkap saat suami korban, RM mendatangi rumah salah seorang warga dengan tangan berlumuran darah.

Pelaku menyerahkan diri saat polisi melakukan evakuasi terhadap korban. Pelaku mengaku di hadapan polisi bahwa dia melakukan tindakan sadis tersebut.

Saat pelaku mengaku, ratusan warga di sekitar lokasi nyaris menghakimi pelaku. Beruntung polisi sigap dan mengamankan pelaku.

Sementara itu, bayi yang berada di dalam kandungan ibunya dalam keadaan selamat dan ditangani oleh petugas medis.

Saat ini, pelaku ditahan di Mapolres Bengkulu untuk diperiksa secara intensif.

 

Kompas TV Seorang ibu tega membunuh bayinya yang baru berusia 1 hari karena melampiaskan kekesalan terhadap sang suami yang menelantarkan dirinya selama mengandung. Di Perumahan Arinda, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten seorang Asisten Rumah Tangga ditangkap polisi setelah terbukti membunuh bayi yang baru dilahirkannya. Pelaku membunuh bayi dengan kain dan bantal yang dibekapkan ke bayi. Kemudian jenazahnya dibuang dalam gudang rumah majikannya. Akibat perbuatannya pelaku terancam hukuman penjara maksimal hingga seumur hidup. Di Perumahan Arinda, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten inilah pelaku tega membunuh bayinya yang baru saja dilahirkan secara mandiri. Aksi ini diketahui majikan pelaku yang menemukan jenazah sang bayi di dalam gudang dengan dibungkus sebuah kardus. Aparat kepolisian yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP serta mengamankan sejumlah barang bukti. Sementara itu jazad korban juga turut dievakuasi untuk dilakukan otopsi di rumah sakit.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.