Anjing Gila Serang Puluhan Warga, Kolaka Utara Tetapkan Siaga 1 Rabies

Kompas.com - 22/02/2019, 08:05 WIB
Ilustrasi anjing tverkhovinetsIlustrasi anjing

KOLAKA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, menerapkan status siaga rabies akibat serangan anjing gila didaerah tersebut. Pasalnya dalam beberapa hari saja terdapat 17 warga Kolaka Utara yang diserang oleh anjing gila.

Hal ini dijelaskan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kolaka Utara, Irham, Jumat (22/02/2019) pagi. Menurut dia, penetapan status siaga 1 rabies karena korban gigitan anjing gila terus bertambah. 

“Dari angka 5 orang drastis naik menjadi 17 orang dan kami takutkan jangan sampai angka ini terus bertambah. Makanya kami juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap anjing liar yang berkeliaran ditengah pemukiman,” katanya,

Status siaga satu terhadap gigitan anjing dilakukan oleh Dinas Kesehatan berdasarkan kputusan bersama dengan DPRD Kolaka Utara.

Baca juga: Dinyatakan KLB Rabies, Pemkab Dompu Vaksin Ribuan Hewan Penular Rabies

“Kami sepakat untuk menindak masalah ini dengan cara melakukan pembasmian besar-besaran terhadap anjing liar yang berkeliaran. Jadi untuk korban yang diserang kami juga sudah menyuntikkan vaksin anti rabies,“ tambahnya.

Saat ini seluruh Puskesmas yang ada di Kolaka Utara telah mendapatkan tambahan stok vaksin anti rabies dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Hal ini untuk meminimalisir jumlah korban gigitan.

Hingga saat ini tercatat lebih dari 20 orang yang telah menjadi korban gigitan anjing liar. Dan mereka yang terserang rata-rata mengalami luka yang serius. Bahkan ada yang sempat diserang pada bagian mata sebelah kiri.

Pemerintah Kabupaten Kolaka juga berharap keterlibatan masyarakat Kolaka Utara secara aktif dalam meminimalisir masalah ini, dengan cara mengurung anjing peliharan mereka. 

Baca juga: Antisipasi KLB Rabies, Ratusan Anjing Liar di Kota Mataram Diracun

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Regional
Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Regional
Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Regional
Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Regional
Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan

Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan

Regional
Hari Terakhir PSBB, Penambahan 1 Kasus Covid-19 di Kota Malang

Hari Terakhir PSBB, Penambahan 1 Kasus Covid-19 di Kota Malang

Regional
Lelah Periksa Swab Ratusan PDP di Jatim, Tim Mobil PCR Minta Libur

Lelah Periksa Swab Ratusan PDP di Jatim, Tim Mobil PCR Minta Libur

Regional
Detik-detik Keluarga Pasien Corona yang Kabur Adang dan Peluk Polisi hingga Ketakutan Tertular Saat Penjemputan

Detik-detik Keluarga Pasien Corona yang Kabur Adang dan Peluk Polisi hingga Ketakutan Tertular Saat Penjemputan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Soal Mobil PCR dan Kemarahan Risma | Video Pria Bugil Lari di Depan Hotel

[POPULER NUSANTARA] Soal Mobil PCR dan Kemarahan Risma | Video Pria Bugil Lari di Depan Hotel

Regional
Fakta Dua Anggota KKB Papua Reaktif Rapid Test dan Ditangkap Usai Jalani Isolasi

Fakta Dua Anggota KKB Papua Reaktif Rapid Test dan Ditangkap Usai Jalani Isolasi

Regional
Fakta 3 Tahanan di Luwu Timur Kabur dari Rutan, Bengkokkan Terali, Satu Orang Ditembak

Fakta 3 Tahanan di Luwu Timur Kabur dari Rutan, Bengkokkan Terali, Satu Orang Ditembak

Regional
Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X