Hendak Nonton Bola di Jakabaring Palembang, Pelajar SMP Dirampok

Kompas.com - 21/02/2019, 20:55 WIB
Firilandir Ramadhan (15) korban perampokan di Jakabaring, saat membuat laporan di Polresta Palembang, Kamis (21/2/2019). Akibatnya, satu unti handphone korban raib dibawa kabur pelaku.
KOMPAS.com/AJI YK PUTRAFirilandir Ramadhan (15) korban perampokan di Jakabaring, saat membuat laporan di Polresta Palembang, Kamis (21/2/2019). Akibatnya, satu unti handphone korban raib dibawa kabur pelaku.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Niat Firilandir Ramadhan (15), salah satu pelajar SMP untuk menyaksikan laga Sriwijaya FC dan Madura United di stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, malah berujung petaka.

Firilandir kehilangan satu unit ponsel miliknya setelah menjadi korban perampokan oleh dua orang pelaku di kawasan Jakabaring Palembang, Kamis (21/2/2019).

Firilandir menceritakan, kejadian bermula ketika ia bersama tiga temannya yang lain hendak menuju Jakabaring dengan menaiki mobil angkot dari Jalan Gubernur Bastari sekitar pukul 16.00 WIB.

Ketika sedang menunggu angkutan kota di depan halte, mendadak dua pelaku yang tak dikenal mendekati korban dengan modus menawarkan tumpangan menuju ke Jakabaring.

"Kami tidak mau, tapi mereka masih maksa naik motor mereka. Tadi mau ke Jakabaring, nonton Sriwijaya FC," kata Firilandir saat membuat laporan di Polresta Palembang.

Baca juga: Seorang Bidan Desa di Ogan Ilir Dirampok dan Diperkosa

Penolakan korban ternyata membuat pelaku marah. Salah satu pelaku langsung mendekati korban dan mengeluarkan pisau sembari menggeledah ketiga remaja tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Awalnya minta uang Rp 200.000, kami bilang tidak ada, terus mereka marah dan memeriksa kantong saya. Handphone langsung diambil, karena mereka bawa pisau," ujar korban.

Kasubag Humas Polresta Palembang, AKP Andi Haryadi membenarkan adanya laporan korban. Saat ini, laporan telah diterima untuk ditindaklanjuti Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).

"Dugaannya ada dua pelaku, saat ini korban masih dimintai keterangan. Kerugian satu unit handphone dibawa kabur," kata Andi.

Baca juga: Baru Keluar dari Bank, Rp 600 juta Raib Dirampok Kawanan Begal



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X